HAPPY EASTER...WELCOME TO MY BLOG...HAPPY READING!

KESAKSIAN YESUS (Part 2)

Johannes 10: 11-18

Jesus berkata :

“ Akulah gembala yang baik.Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya, sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku , sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
Ada lagi domba-dombaKu lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”

Johannes 10: 24-30

Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: ”Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

Yesus menjawab mereka: ”Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu bukan domba-domba-Ku.
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka tidak akan pernah binasa ( tidak mengalami kematian kekal ) dan tidak seorang pun akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

30. Aku dan Bapa adalah satu.”




JALAN , KEBENARAN , HIDUP
( Johanes 14:1-31 )


” Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Elohim, percayalah juga kepada-Ku.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. ika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

Kata Thomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ? “

Kata Yesus kepadanya : ” Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

Kata Yesus kepadanya: ” Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku ? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku ?

Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. “

” Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.
Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya. “

Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia? “

Jawab Yesus: ”Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku.

Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku,
bangunlah, marilah kita pergi dari sini. “

Read More..

KESAKSIAN YESUS (Part 1)

Johanes 8: 12-59

12. Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: ”Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, tetapi akan mempunyai Terang kehidupan.”

13. Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: ”Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar.”

14. Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: ”Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku ini benar, sebab Aku tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.
15. Kamu menghakimi menurut ukuran daging ( manusia ); Aku tidak menghakimi seorang pun ( menurut ukuran manusia => red ).
16. Dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku adalah benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku dan sang Bapa yang mengutus Aku.
17. Ini juga tertulis dalam kitab hukummu, bahwa kesaksian dua orang adalah benar . 18. Aku sendiri yang membuat pernyataan dari diriKu sendiri, dan Bapa yang mengutus Aku yang telah membuat pernyataan melalui Aku.”

19. Maka kata mereka kepada-Nya: ”Di manakah Bapa-Mu?”

Jawab Yesus: ” Kamu tidak kenal Aku ataupun Bapa-Ku . Jikalau kamu telah mengenal Aku, kamu tentu telah mengenal Bapa-Ku juga.”

20. Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorang pun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

21. Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak : ”Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku, dan kamu akan mati dalam dosa-dosa mu. Ke tempat Aku pergi, kamu tidak bisa datang.”

22.Maka kata orang-orang Yahudi itu: ”Apakah Ia mau bunuh diri ? sebab dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, kamu tidak bisa datang ”

23. Lalu Ia berkata kepada mereka: ”Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. 24. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosa-dosa mu : jikalau kamu tidak percaya bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosa-dosa mu.”



25. Maka kata mereka kepada-Nya: ”Siapakah Engkau?”

Jawab Yesus kepada mereka: ” Hal yang sama sebagaimana telah kukatakan pada mu dari permulaan .

26. Banyak hal yang harus Ku katakan dan Ku tegur tentang kamu; tetapi Dia yang mengutus Aku adalah kebenaran, dan apa yang Ku katakan kepada dunia adalah apa yang telah Ku dengar dari Nya.”

27. Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.

28. Maka kata Yesus: ”Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal sebagaimana diajarkan Bapa Ku kepada Ku.
29. Dan Ia yang mengutus Aku adalah bersama Ku : sang Bapa tidak membiarkan Aku sendiri, karena Aku senantiasa berbuat hal-hal yang berkenan kepada-Nya.”

30. Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

31. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: ”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, maka kamu adalah benar-benar murid-Ku 32. dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

33. Jawab mereka: ”Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata : kamu akan merdeka ?”

34. Kata Yesus kepada mereka: ” Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. 35. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi Anak tetap tinggal dalam rumah. 36. Jadi apabila Anak memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.”

37. “Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu mencari jalan untuk membunuh Aku, karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. 38. Aku mengatakan apa yang kulihat pada Bapa-Ku, dan kamu berbuat apa yang kamu lihat dari bapamu.”

39Jawab mereka kepada-Nya: ”Bapa kami ialah Abraham.”

Kata Yesus kepada mereka: ”Jikalau kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. 40.Tetapi nyatanya kamu mencari jalan untuk membunuh Aku , seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu yaitu yang Kudengar dari Tuhan; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. 41. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.”

Jawab mereka: ”Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Tuhan.”

42. Kata Yesus kepada mereka: ”Jikalau Tuhan adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Tuhan. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

43. Mengapa kamu tidak mengerti ucapan-Ku ? juga apa sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku. 44. Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
45. Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku.

46. Siapakah di antaramu yang dapat membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Jika Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?

47. Dia yang berasal dari Tuhan, mendengarkan ucapan Tuhan ; sebab itulah kamu tidak mendengarnya karena kamu tidak berasal dari Tuhan.”

48.Kemudian orang-orang Yahudi menjawab Yesus: ”Bukankah benar kalau kami katakan bahwa Engkau orang Samaria dan kerasukan setan?”

49. Jawab Yesus: ”Aku tidak kerasukan setan, Aku menghormati Bapa-Ku, tetapi kamu tidak menghormati Aku. 50. Dan Aku tidak mencari hormat bagi-Ku ; ada juga seorang yang mencari hormat dan menghakimi.

51. Sesungguhnya, Aku katakan kepadamu : Barang siapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”

52. Kemudian kata orang-orang Yahudi kepada-Nya : ”Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati, dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. 53. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati ! Nabi-nabi pun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?’‘

54. Jawab Yesus: ”Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu tidak ada artinya. Bapa-Ku lah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata bahwa Dia adalah Tuhan kamu, 55. Padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia.
Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku memelihara firman-Nya.
56.Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

57. Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: ”Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”

58. Kata Yesus kepada mereka: ” Sesungguhnya Aku katakan kepadamu, sebelum Abraham jadi, Aku ada.”

59. Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

Read More..

Siapakah MESIAS?

Mesiah atau Mesias atau Messiah atau Mashiach , atau dalam bahasa lain disebut Xristos atau Kristus atau Christ , artinya adalah Jurus Selamat yang keberadaanNya kekal abadi , yang satu-satunya dan yang penuh berkat .

Ramalan / Nubuatan / Janji tentang kedatangan Mesiah ( Juru Selamat )

Ramalan / nubuatan / janji tentang kedatangan seorang Mesiah di kitab-kitab tua Jahudi, kalau kita koleksi diprediksi lebih dari 300 ramalan tentang Mesiah ( Juru Selamat ) yang akan datang untuk Jahudi dan dunia.

Prediksi ini ditulis oleh berbagai penulis, dalam berbagai buku tua, diperkirakan melampaui selama 1000 tahun.

Siapakah Mesiah

Walaupun saya sekarang melihat Bible ( Alkitab ) sebagai sumber yang dapat dipercaya, saya tercengang dengan sejarah ramalan ini, yang saya temukan di Old Testament , karena saya tidak menemukan ketidak-sesuaian antara prediksi di Old Testament ( Perjanjian Lama ) dengan Jesus di New Testament ( Perjanjian Baru)



Mungkin saja ini kebetulan cocok atau kebetulan sesuai …. . Saya harus coba untuk memeriksanya dan mentest untuk diri sendiri agar jelas siapa mesiah sebenarnya …


Saya mulai membaca koleksi kitab-kitab yang actual. Saya buka Old Testament untuk mencari kalimat-kalimat yang berhubungan dengan New Testament ( Injil ) . Hanya dengan sebuah notebook untuk tempat mencatat, namun ini sangat berguna.

Sang Mesiah ( Jesus ) telah memenuhi semua ramalan / nubuatan yang tertulis pada Old Testament tersebut ….. dan bukan hanya sebagiannya saja ….. statistik catatan saya membuat saya tercengang kagum … benarlah seperti kata Jesus Kristus : “ Ini Kukatakan kepadamu saat Aku berada bersamamu , semuanya harus digenapi apapun yang tertulis tentang diriKu di Kitab Hukum Musa, para Nabi dan di Mazmur “

Siapa Mesiah ( Juru Selamat ) ?


Ini beberapa dari yang saya catat ( lebih 300 ) dari yang tertulis di Old Testament ( Dalam Alkitab disebut Perjanjian Lama ) dan yang di penuhi di New Testament ( Dalam Alkitab disebut Perjanjian Baru / Injil )


NB : Kitab-kitab Old Testament ( Perjanjian Lama ) ditemukan ratusan tahun bahkan lebih seribuan tahun sebelum New Testament ( Perjanjian Baru )

Isaiah = Jesaya ; Zechariah = Jakaria ; Luke = Lukas ; Micah = Mikha ; Psalm = Mazmur

Mark = Markus ; Mathew = Matheus ; John = Johannes


Silahkan buka Bible ( Alkitab ) agar jelas petunjuk tentang siapa Mesiah yang dimaksud !

Dia akan lahir dari seorang dara / perawan (Isaiah 7:14 / Matthew 1:21-23 ; Luke 1:26-35)
Dia akan lahir di Betlehem (Micah 5:2 / Matthew 2:1 ; Luke 2:4-7)
Dia yang yang disebut-sebut di dalam firman Tuhan yang terdahulu (Isaiah 40:3-5 ; Malachi 3:1 / Matthew 3:1-3 ; 11:10; Mark 1:2-3 ; Luke 7:27)
Dia akan membuat keajaiban-keajaiban (Isaiah 35:5-6 ; Matthew 9:35, and throughout the gospels)
Dia akan mengajarkan kabar baik (Isaiah 61:1-2 / Luke 4:14-21)
Dia pertama kali akan menyatakan diri sebagai Raja saat 173.880 hari setelah dideklarasikan akan dibangun kembali Jerusalem (Daniel 9:25 / Matthew 21:4-9 ; Mark 11:1-10 ; Luke 19:29-38)
Dia akan memasuki Jerusalem sebagai seorang Raja dengan menunggang keledai (Zechariah 9:9 / Matthew 21:4-9 ; Mark 11:1-10 ; Luke 19:29-38)
Dia akan mati sebagai seorang yang rendah hati dan sangat dijelek-jelekkan (Psalm 22; Isaiah 53 / Matthew 27 ; Mark 15 ; Luke 23; John 19)
Tangan dan kakiNya akan di tembus (Psalm 22:16; / Crucifixion accounts of Matthew 27 ; Mark 15; Luke 23 ; John 19)
Orang-orang yang mengeksekusiNya akan membuang undi untuk dapat bajuNya (Psalm 22:18 ; John 19:23-24)
Tidak akan ada tulangNya yang patah saat Dia dibunuh (Psalm 34:20 ; John 19:32-36)
Dia akan ditembus ( ditombak ) (Zechariah 12:10 ; John 19:34-37)
Dia akan mati bersama penjahat dan akan dikebumikan di kuburan orang kaya (Isaiah 53:9; Matthew 27:57-60)

Walaupun beberapa prediksi kelihatannya seperti bersifat umum, bila dilihat secara keseluruhan bagi saya Mesiah / Juru Selamat yang dijanjikan sudah jelas siapa mesiah itu . Sungguh heran , semua yang diramalkan di Old Testament telah dipenuhi / terlaksana pada satu orang ini ( pada Jesus ) . Walaupun saya membuang beberapa ramalan utama namun secara statistic hasilnya masih sangat mencengangkan.

Jadi, benarkah prediksi / ramalan / nubuatan / janji ini benar-benar menunjuk gambaran tentang Jesus ? Apakah Jesus yang tertulis pada New Testament benar-benar sebagai Mesiah ( Juruselamat ) yang dijanjikan di Old Testament ?

Jawabnya = Tidak ada yang lain selain Jesus , karena Jesus telah menggenapi semua ramalan ( Janji ) Firman Tuhan yang tertulis pada kitab-kitab para Nabi sebelumnya.

Kata Tuhan Jesus : “ Ini Kukatakan kepadamu saat Aku berada bersamamu , semuanya harus digenapi apapun yang tertulis tentang diriKu di Kitab Hukum Musa, para Nabi dan di Mazmur “

Diambil dari http://murid1jesus.wordpress.com

Read More..

Kehidupan Positif (Positive Life)

by Lidya Yusuf

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

Yohanes 10:10

Tahukah saudara bahwa Tuhan merencanakan kehidupan yang penuh dengan segala kelimpahan bagi kita. Bukanlah kehendak-Nya bagi kita untuk hidup hanya biasa-biasa saja.

Ada cerita yang sangat menarik yang saya dapat dari Internet. Di dalam cerita ini diceritakan tentang katak-katak yang sedang berlomba untuk naik ke atas menara. Selain daripada peserta, banyak juga yang menonton, yang tentunya adalah katak-katak juga. Saat katak-katak mulai memanjat menara tersebut, mulai banyak katak-katak penonton yang berkomentar dan bersorak. “Mana bisa memanjat menara setinggi itu.” “Badan kamu kecil begitu, mana mampu.” Semua komentar yang dilontarkan adalah komentar-komentar negatif. Banyak sekali peserta yang berjatuhan dan gagal. Pada akhirnya, tinggal satu ekor katak yang berhasil naik sampai ke atas menara. Kenapa katak yang satu ini mampu? Karena katak ini tuli, sehingga tidak dapat mendengarkan perkataan-perkataan negatif yang dilontarkan oleh katak-katak penonton.


Seperti cerita di atas, kehidupan kita sebagai manusia pun sangat berpengaruh dengan perkataan-perkataan yang kita dengar. Janganlah sampai perkataan-perkataan negatif menghalang kita untuk mencapai garis akhir. Biarlah kita senantiasa hidup positif. Mengapa senantiasa? Karena hidup positif bukanlah hal yang dilakukan hanya sekali saja, tetapi perlu dibangun setiap hari.


Berikut adalah hal-hal dasar untuk memulai hidup positif.

1. Berpikir positif
Pikiran kita sangatlah berkuasa! Dengan pikiran kita bisa menghancurkan hidup kita, dan dengannya kita juga dapat membangun hidup.

Kita dapat mengubah mengubah hidup dengan mengubah sikap berpikir kita.

Orang yang berpikiran positif tahu bahwa hal-hal besar dapat diciptakan dari hal-hal yang kecil. Dan mereka dapat menguasai masalah, sebab mereka percaya bahwa masalah adalah kesempatan untuk mengalami mujizat.

2. Kepercayaan positif
Kita perlu keluar dari diri kita sendiri dan memiliki kepercayaan kepada Tuhan dan diri sendiri.

“Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” (Yeremia 17: 5)

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan!

Kepercayaan adalah kekuatan dari hidup yang positif. Dan kepercayaan positif dapat menyelesaikan segala sesuatu. Dengan kepercayaan juga seseorang dapat membalik kegagalan menjadi keberhasilan.

Kita perlu tahu bahwa tidak ada keberhasilan di luar Tuhan.

“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” (Amsal 3: 5-6)

3. Gaya hidup yang antusias dan optimis
Orang yang berhasil dalam hidupnya adalah orang-orang yang antusias.

“Bersukacitalah senantiasa.” (1 Tesalonika 5: 16)
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4: 4)

4. Berkata-kata positif
Janganlah kita berbicara soal kekalahan. Janganlah kita juga mengeluarkan perkataan yang isinya keluhan. Jangan juga kita berkata-kata negatif tentang orang lain.

“Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.” (Yakobus 3: 9-10)

Kata-kata positif akan menciptakan atmosfir yang penuh damai sejahtera.

5. Bersikap positif
Milikilah sikap positif untuk mengatasi musuh-musuh, seperti kebencian, ketakutan, kepahitan, kekecewaan, kekhawatiran dan hal-hal negatif lainnya.

“Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.” (1 Tesalonika 5: 15)

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4: 13)

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4: 23)

Read More..

Masa Depan

Pengkhotbah 3:1
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

Jangan terlalu memusingkan masa depan. Masa depan adalah milik Allah. Dia yang bertanggung jawab tentang segalanya dan akan menjaga dan memeliharamu. Jika engkau mencoba untuk menebak apa yang akan terjadi, itu hanya akan membuatmu khawatir terhadap diri sendiri dan berusaha mengantisipasi masalah.

Hiduplah hari demi hari. Hari-hari memiliki hal yang baik dan yang tidak baik, tetapi apa yang kelihatannya tidak baik akan menjadi baik bila engkau menyerahkannya ke dalam tangan Tuhan. Jangan menunda rencana-Nya karena ketidaksabaranmu.


Tuhan mempunyai waktu untuk segalanya. Jangan pernah meragukan Dia. Salah satu hal yang terpenting yang harus kau lakukan adalah hidup di saat ini. Yang menjadi perhatian bukan seberapa cepat engkau pergi, tetapi seberapa baik engkau pergi. Tuhan tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk membawamu dari satu tempat ke tempat yang lain. Engkau tidak perlu selalu bergegas. Ikuti saja pimpinan Tuhan.

Yang harus kau lakukan hanyalah mempersiapkan hatimu dengan memberikan seluruhnya kepada Tuhan, tanpa syarat. Dia akan melakukan sesuatu buatmu, yang berkenan bagi-Nya. Tutup matamu dan ikuti Dia. Berjalan, sama seperti Abraham, yang tidak tahu kemana harus berjalan. Tuhan sendiri yang akan menjadi pemandumu. Dia akan memimpinmu melewati gurun menuju Tanah Perjanjian. Engkau akan menjadi sangat bahagia bila engkau mengijinkan Allah mengontrol seluruh kehidupanmu!

Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.


The Seeking Heart by Fenelon
Diterjemahkan Oleh: UnitedFool.com

Read More..

YESUS dalam alqur'an

Diambil dari: http://www.oyr79.com

Yesus telah menjadi sosok sentral dalam pemahaman iman Kristen. Para pemimpin gereja mula-mula dan para teolog Kristen perdana memfokuskan teologi mereka kepada Yesus, yang dianggap sebagai pionner Gereja dan sekaligus Kepala Gereja. Ada begitu banyak interpretasi atas tokoh Yesus dan ada begitu banyak respon atas kesiapaan Yesus pada masa gereja awal dan pada masa perkembangannya kemudian. Ada yang melihatnya secara pribadi sebagai seorang “Kawan Sejati”, ada yang melihatnya sebagai seorang manusia biasa, “Orang Nazaret”, ada yang melihatnya dalam nuansa teo-politikal sebagai seorang “Pembebas”, dan bahkan ada yang lebih jauh melihatnya secara ontologis sebagai “Sabda Allah” yang berinkarnasi dalam waktu.

Banyaknya interpretasi dan respon atas kesiapaan Yesus pada masa-masa awal dan masa perkembangan gereja mengakibatkan munculnya begitu banyak perdebatan seputar Yesus di kalangan para teolog kala itu atau yang kemudian kita sebut “Bapa-bapa Gereja”. Perdebatan pada waktu itu tampaknya dilihat sebagai perdebatan yang serius oleh kaisar, sehingga untuk mencegah perpecahan dalam kerajaan Romawi, digelarlah Konsili Gereja yang khusus berbicara soal Kristologi.

Interpretasi dan respon atas kesiapaan Yesus juga muncul di kalangan Muslim. Muhammad, yang menjadi tokoh sentral berdirinya Islam, mengenal Yesus dari para rahib gereja abad ke-7. Bagi Muhammad, Yesus merupakan sosok yang tidak bisa diabaikan dalam upayanya menyebarkan Islam. Mau tidak mau, ia pun harus berbicara tentang Yesus dalam interpretasinya terhadap apa yang ia ketahui dari para rahib gereja. Interpretasinya itu kemudian oleh gereja dinilai sebagai interpretasi yang keliru, sebab Muhammad lebih melihat sisi humanisnya Yesus dan tidak mengakui sisi ilahiyah-nya.


Terlepas dari semuanya itu, ada baiknya kita mencermati apa dan bagaimana Muhammad melihat Yesus. Kita tidak punya bahan literatur karya Muhammad yang dapat dijadikan kajian, selain Al Qur’an, Sunnah dan Hadits. Dalam kesempatan ini, ada baiknya kita melihat dulu apa kata Al Qur’an tentang Yesus. Namun sebelumnya perlu dipahami, bahwa interpretasi terhadap Al Qur’an sangatlah kaya dan beragam. Setiap orang yang berupaya membaca Al Qur’an akan memiliki interpretasi tersendiri atas apa yang ia baca itu. Oleh karena itu, apa yang saya sajikan ini, janganlah kemudian dilegitimasi sebagai satu-satunya interpretasi yang benar terhadap Al Qur’an.

I. Nama Yesus dalam Al Qur’an

Ada dua nama yang digunakan bagi Yesus dalam Al Qur’an, yaitu ‘Isâ dan Ibnu Maryam [Qs. Ali ‘Imran/3:45]. ‘Isa menjadi semacam personal name bagi Yesus dalam masyarakat Arab. Persoalannya adalah, mengapa ia disebut ‘Isa? Jika kita membaca Alkitab berbahasa Arab, maka nama yang digunakan bukanlah ‘Isa, melainkan Yasu’a.

Untuk memahami hal ini, maka penting sekali jika pertama-tama kita mengetahui latar belakang pengenalan Muhammad akan Yesus. Muhammad adalah seorang warga Makkah yang awalnya berprofesi sebagai pedagang, mengikuti pamannya, yang membesarkannya. Perdagangan Muhammad termasuk sukses. Ia berhasil mencapai negeri Syam (Syria) untuk menjual barang dagangannya. Pada masa itu, Syam merupakan kota sentra-niaga atau bisa dikatakan sebagai kota metropolitan di negeri Arab.

Mayoritas penduduk Syam pada masa itu beragama Kristen. Kekristenan di Syam didominasi oleh kelompok Yakobit, di samping Melkit dan beberapa kelompok Kristen lainnya. Selain menggunakan bahasa Arab, penduduk Syam menggunakan bahasa Aramik sebagai lingua franca-nya. Gereja-gereja di Syam juga menggunakan bahasa Aramik sebagai salah satu bahasa liturginya, termasuk dalam menyampaikan pengajarannya.

Penduduk Syam pada waktu itu, menyebut Yesus sebagai Yasu atau ‘Ishō. Jika ‘Isō dirubah ke dalam bahasa Arab, maka akan menjadi ‘Isâ, sebab biasanya huruf “o” panjang dalam bahasa Aramik dan Ibrani akan berubah menjadi huruf “a” dalam bahasa Arab. Misalnya kata shalōm dalam bahasa Ibrani sama pengertiannya dengan kata salâm dalam bahasa Arab. Jadi, penggunaan nama ‘Isa oleh Muhammad dan dalam Al Qur’an dapat diterima dan dibenarkan. Kita tidak usah memperpanjang perdebatan tentang penggunaan nama ini.

Ibnu Maryam bisa dikatakan sebagai marga bagi Yesus. Secara harafiah, Ibnu Maryam dapat diartikan “Putra Maryam”[1] Bagi beberapa kalangan Kristen, penyebutan Ibnu Maryam bagi Yesus merupakan salah satu bentuk pengakuan Muhammad atas virginitas Maria, sebab dalam tradisi Arab, biasanya nama yang disertakan kepada nama seorang anak adalah nama bapaknya, bukan ibunya (Mestinya Yesus disebut Ibnu Yusuf). Selain itu, beberapa ahli mengatakan bahwa penyebutan ini juga lebih menunjukkan pada pengakuan Muhammad atas keistimewaan Maria sebagai seorang perempuan suci.

Al Qur’an sendiri sangat menghormati sosok Maria (Maryam). Dengan jelas Al Qur’an menceritakan bagaimana Maria dilindungi oleh Tuhan dari hinaan orang-orang Yahudi karena dituduh melakukan hubungan seks di luar nikah. Peristiwa kelahiran Yesus sendiri diset sedemikian rupa untuk menghormati Maria, ibu Yesus. Kemungkinan besar, Muhammad mendapat pengaruh dari tradisi gereja ortodoks yang begitu mengagungkan Maria.[2]

Bagi kebanyakan orang Kristen, Yesus lebih dikenal dengan sebutan ‘Isa Al Masih, namun, dalam Al Qur’an, sebutan yang justru lebih dikenal adalah ‘Isa Ibnu Maryam. Masing-masing sebutan ini memiliki makna tersendiri jika diinterpretasikan lebih jauh.

II. Gelar-gelar Yesus dalam Al Qur’an

Ada empat gelar utama yang diberikan kepada Yesus di dalam Al Qur’an, yaitu: ‘Abdullahu (hamba Allah) [Qs. An Nisa/4:172, Maryam/19:30], Nabīun [Qs. Maryam/19:30] Rasūlullahu (utusan Allah) [Qs. Ali ‘Imran/3:49, An Nisa/4:157,171, Al Ma’idah/5:75, Ash Shaff/61:6], dan Al Masīhu [Qs. Ali ‘Imran/3:45]. Keempat gelar ini, jika dikaji secara teologi Islam, memiliki makna dan nilai teologis yang berbeda. Misalnya gelar ‘Abdullahu yang secara harafiah dapat berarti “abdi Allah” atau “hamba Allah”. Gelar ini dalam wacana teologi Islam merupakan gelar yang umum dan bisa disandang oleh siapa saja yang mengabdikan dirinya untuk pekerjaan agama. Seorang pengajar di sebuah sekolah Islam dapat disebut sebagai abdi atau hamba Allah. Diberikannya gelar ini kepada Yesus menunjukkan suatu bentuk pengabdian Yesus atas pekerjaan atau amanat Allah. Ia adalah seorang hamba Allah, yang bekerja atas petunjuk Allah.

Gelar Nabi merupakan gelar yang lebih spesifik dibanding gelar ‘Abdullahu. Tidak semua ‘Abdullahu dapat disebut sebagai Nabiun, tapi semua Nabiun pastilah seorang ‘Abdullahu. Dalam kepercayaan Islam, diakui ada 25.000 Nabiun yang diutus oleh Allah, mulai dari Adam hingga Muhammad. Yang penting untuk dicatat di sini bahwa ada definisi yang berbeda akan pemahaman Nabiun dalam Islam dengan Nabiun (Nabi) dalam Kristen, meskipun keduanya menggunakan kata yang sama. Nabiun dalam pemahaman Kristen mengikuti pemikiran Yahudi, di mana seorang Nabiun haruslah berasal dari keturunan Yakub (Israel). Ia harus menyampaikan pesan Tuhan kepada umat dan merupakan seorang yang menyampaikan nubuat Ilahi. Dalam pemahaman Islam, seorang Nabiun adalah seorang utusan Tuhan yang menjalankan amanat Tuhan. Ia dibekali dengan pengajaran-pengajaran dari Tuhan yang harus ia sampaikan.

Di antara gelar-gelar tersebut, Rasūlullahu adalah gelar yang paling spesifik. Tidak semua ‘Abdullahu dan Nabiun adalah Rasulūllahu, tapi semua Rasulūllahu adalah ‘Abdullahu dan juga Nabiun. Menurut definisi beberapa mufassir Islam, Rasulūllahu memiliki pengajaran yang lebih universal. Karena itu, ia diberi sebuah kitab pegangan oleh Allah yang harus ia sampaikan kepada umat Allah. Begitu spesifiknya gelar ini, sehingga hanya ada 5 orang Rasulūllahu yang diakui dalam Islam, yaitu: Nuh, Ibrahim, Musa, ‘Isa (Yesus), dan Muhammad.

Meskipun menggunakan istilah yang sama dengan Kristen, namun Rasul dalam pemahaman Islam jelas berbeda dengan Rasul dalam pemahaman Kristen. Rasul dalam pandangan Kristen lebih menunjuk kepada ke-12 murid Yesus ditambah Matias (pengganti Yudas Iskhariot) dan Paulus. Rasul dalam pandangan Islam lebih menunjuk kepada mereka yang menerima wahyu dari Tuhan dan mendapat amanat secara langsung dari Tuhan.

Gelar Al Masīhu adalah gelar yang kontroversial. Gelar ini dalam Al Qur’an hanya diberikan kepada Yesus, karena itu ada beberapa kalangan Islam yang menganggap bahwa Al Masīhu adalah nama diri bagi Yesus. Kata Al Masīhu berasal dari kata Masīhun, yang dalam bahasa Arab memiliki dua pengertian, yaitu: (1) orang yang diurapi dengan minyak atau orang yang diminyaki, dan (2) orang yang bepergian. Maulana M. Ali, seorang penerjemah dan penafsir Al Qur’an dalam terjemahan yang dilengkapi tafsir Al Qur’an ke dalam bahasa Inggris mengatakan bahwa Yesus diberi gelar Al Masīhu karena ia adalah seorang yang gemar melakukan perjalanan jauh. Konon, ia dikatakan pernah berjalan hingga ke sepuluh suku Israel yang hilang dan menetap di negeri Timur, yaitu Afghanistan dan Kasymir.[3]

Beberapa kalangan Islam liberal justru melihat kesamaan akar katanya dengan kata “Meshikha” dalam bahasa Aram (Syria). Dalam bahasa Ibrani, kata ini berasal dari kata Mashiakh yang artinya “Mesias”. Dalam bahasa Yunani, kata ini diterjemahkan dengan kata Χριστος (Khristos) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan “Kristus”, yang artinya sama dengan “Mesias” yaitu “Yang Diurapi”. Gagasan ini paling sulit diterima oleh umat Islam pada umumnya, apalagi dalam teologi Kristen, Mesias atau Kristus memiliki makna yang luar biasa, khususnya dalam pandangan Mesianik penulis Injil Yohanes. Mesias bukan saja seorang nabi yang dijanjikan Tuhan sejak zaman para nabi sebelumnya, namun ia adalah juga Sang Pembebas (bukan dalam makna politik, namun teo-politikal) manusia dan bahkan Juru Selamat (Salvator; Savior).

III. Keistimewaan Lainnya

1. Kalimatullah

Yesus memiliki banyak keistimewaan dalam Al Qur’an. Dalam surat Ali ‘Imran/3:45 [terjemahan Depag RI tahun 1998], berbunyi, “(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: ‘Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masīh ‘Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” Makna yang dapat kita tangkap dari terjemahan ini adalah bahwa Yesus adalah seorang putera Maria yang diciptakan dengan ‘kalimat’ dari Tuhan.

Secara harafiah mestinya ayat ini berarti, “Ketika Malaikat berkata: ‘Hai, Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan (yaitu) kalimat (Firman) dari Dia yang namanya Al Masīh putra Maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk al muqarrabīn[4]”

Memang tidak semua mufassir Islam menafsirkan ayat tersebut sebagaimana penafsiran Departemen Agama RI. Terdapat juga di antara para mufassir itu yang mengakui bahwa Yesus diakui sebagai kalimatullah dalam Al Qur’an. Mereka berpendapat bahwa Yesus adalah benar-benar kalimatullah (Firman Allah) dan itu tidak bisa disangkal. Namun, Firman Allah bukanlah sebagaimana pemahaman Kristen. Dalam pemahaman Kristen, Yesus adalah Firman yang nuzul menjadi daging (manusia). Firman itu adalah yang kekal bersama-sama dengan Allah atau apa yang dibahasakan oleh kaum Asy’ariah sebagai “Sifat Allah”.

Olaf Schumann mengatakan —dalam suatu kesempatan di Studium Generale yang diadakan oleh STT Apostolos— bahwa kita harus membedakan pemahaman akan Al Kalamu dengan Al Kalimatu. Al Qur’an menyebut Firman yang adalah Sifat Tuhan itu dengan Al Kalamu, sedangkan Al Kalimatu menunjuk pada karya-karya Tuhan, seperti gunung, lautan, dan sebagainya. Jadi, pemberian gelar Kalimatullah bagi Yesus tidak kemudian dipahami bahwa Yesus adalah Kalamullah. Jadi, keliru juga penafsiran yang mengatakan bahwa Yesus diciptakan dengan kalimat dari Tuhan, sebab ia adalah kalimat itu sendiri, namun bukan juga kemudian ditafsirkan sebagai kalamullah.

2. Rūhullah

Yesus dalam surat An Nisa/4:171 disebut sebagai “Rūh yang dari Allah” sedangkan dalam surat At Tahrim/66:12 dikatakan bahwa Yesus adalah “Rūh Allah yang ditiupkan ke dalam rahim Maria.” Mengenai hal ini juga terdapat perbedaan opini di antara para mufassir Islam. Mereka menghubungkan hal ini dengan Ruhul quddus (Roh Kudus).[5]

Pemikiran Islam umumnya didominasi oleh pemahaman bahwa yang dimaksud dengan Ruhul quddus itu adalah Malaikat Jibril. Malaikat Jibril dianggap sebagai Malaikat yang menyampaikan kabar kepada Maria tentang kelahiran Yesus dan juga dikatakan turut membantu kelahiran Yesus. Karena itu, penafsiran yang berkembang kemudian mengatakan bahwa yang dimaksud oleh kedua ayat di atas adalah bahwa Yesus lahir dengan bantuan Malaikat Jibril.

Rūhullah sebetulnya berbicara tentang Roh Allah itu sendiri. Dalam pemahaman Kristen, Roh Allah atau yang kemudian disebut dengan Roh Kudus, adalah salah satu hupostasis Tuhan atau bisa dikatakan sebagai Sifat Tuhan. Roh Allah melekat sehakekat dengan Esensi Tuhan (Ouisa). Namun, tentunya harus kita ingat bahwa kita tidak sedang berbicara tentang teologi Kristen, melainkan Islam. Dalam penafsiran kebanyakn mufassir Islam, Yesus tidak disebut sebagai Rūhullah. Ia hanya diciptakan dengan Rūhullah dengan bantuan Malaikat Jibril (Rūhul quddus).

3. Al Muqarrabīn

Dalam Qs. Ali ‘Imran/3:45 disebutkan bahwa Yesus adalah termasuk dalam al muqarrabīn. Kata ini secara harafiah berarti “yang didekatkan”. Departemen Agama RI menerjemahkannya dengan kalimat “orang-orang yang didekatkan kepada Allah”, namun pengertian ini pun masih sulit untuk dipahami.

Dalam surat Al Waqi’ah/56:8-10 disebutkan adanya tiga golongan manusia pada hari kiamat nanti, yaitu: (1) golongan kiri, (2) golongan kanan, dan golongan yang paling dahulu beriman [menurut terjemahan Depag RI]. Menurut Al Qur’an, dalam ayat-ayat selanjutnya, dikatakan bahwa golongan yang ketiga ini adalah golongan yang didekatkan (kepada Allah). Merekalah yang terlebih dulu masuk surga [menurut penafsiran Depag RI]. Sedangkan, golongan kanan adalah juga orang-orang yang berhak atas surga. Jika golongan ketiga ditafsirkan sebagai golongan yang lebih dulu masuk surga, maka berarti golongan kanan adalah yang kemudian. Golongan kiri digambarkan sebagai golongan yang akan mengalami penderitaan dan siksaan. Bisa dikatakan bahwa tempat mereka adalah di neraka.

Yang dimaksud dengan golongan al muqarrabīn adalah mereka yang masuk golongan ketiga. Pada ayat 10 dan 11 jelas sekali disebutkan siapa yang masuk golongan ketiga. Ayat tersebut berbunyi “dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang terdahulu. Mereka itulah al muqarrabūn”

Al Qur’an menyebut Yesus sebagai salah seorang yang termasuk dalam golongan ini. Artinya, bahwa Yesus adalah yang terdahulu masuk surga bersama-sama dengan orang-orang lainnya yang masuk dalam golongan yang ketiga ini. Memang masih kurang jelas penafsiran kita akan golongan ini, kemungkinan mereka adalah orang-orang yang diutus Tuhan dan kemudian diangkat ke surga, seperti Henokh dan Elia misalnya. Kemungkinan lain bahwa ada suatu kelompok manusia tersendiri yang dipilih Tuhan untuk masuk lebih dulu ke dalam surga pada hari kiamat. Kelompok ini, sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas, disebut sebagai as sâbiqūn (yang terdepan).

4. Jīhan, Ash Shālihīn, dan Mubārakan

Dalam surat Ali ‘Imran/3:45 terdapat janji Malaikat [Jibril] kepada Maria ketika Malaikat itu diutus untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran Yesus kepada Maria. Dalam Al Qur’an terjemahan Depag RI diterjemahkan “orang yang terkemuka di dunia dan di akhirat”. “Orang yang terkemuka” merupakan terjemahan untuk kata jīhan. Kata ini juga sebetulnya dapat diartikan sebagai “orang yang dihormati”.

Tafsiran terhadap ayat ini sepertinya kurang mendapat perhatian dari para mufassir Islam. Sedikit sekali bahkan mungkin tidak ada seorang pun mufassir yang mencoba menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud Al Qur’an dengan pernyataan tersebut. Mestinya, harus ada alasan kenapa Yesus disebut sebagai orang yang terkemuka (dihormati) di dunia dan di akhirat.

Kalangan Kristen “fundamentalis” tentu akan memanfaatkan ayat ini dalam upaya mencari kelemahan pandangan Islam tentang Yesus. Jika Yesus memang adalah yang terkemuka di dunia dan di akhirat, kenapa kemudian bukan Yesus yang dijadikan tokoh sentral dari ajaran Islam? Namun, barangkali ayat ini mau dikaitkan dengan pernyataan berikutnya yang mengatakan bahwa Yesus adalah yang didekatkan kepada Allah atau al muqarrabīn tadi. Tapi, apakah “terkemuka” (jīhan) yang dimaksud di situ identik dengan “terdahulu” (al muqarrabīn)? Hal ini masih bisa dikaji lebih jauh.

Selain dikatakan sebagai jīhan, Yesus juga dikatakan sebagai orang yang termasuk dalam kelompok orang-orang saleh (ash shālihīn).

Pernyataan lainnya tentang Yesus yaitu bahwa Yesus adalah seorang yang diberkati di mana saja ia berada. Untuk hal ini harus dipahami apa yang dimaksud dengan “berkat” dalam pemahaman Islam. Berkat tentunya tidak saja berbicara tentang pemberian materi atau harta oleh Tuhan. Berkat mengandung makna teologis yang luas, di mana rasa aman termasuk di dalamnya. Artinya, berkat tidak hanya berbicara phisically semata, melainkan seluruh aspek dari kehidupan manusia, yaitu jasmani dan rohani.

IV. Penutup

Masih ada begitu banyak kesaksian Al Qur’an tentang Yesus. Namun, semuanya itu harus dipahami dalam pemahaman teologi Islam. Banyak kalangan berupaya mencari kesaksian Al Qur’an tentang Yesus yang adalah ilahi, namun pada akhirnya kesan yang muncul adalah terlalu dipaksakan. Al Qur’an menyorot Yesus yang historis, bukan Yesus yang dogmatis. Setiap gelar yang dikenakan kepada Yesus lebih dipahami dalam makna humanis, misalnya al masīhun (Mesias), kalimatullah (Firman Allah), Rūhullah (Roh Allah) ataupun gelar-gelar lainnya.

Namun demikian, Al Qur’an, sama halnya dengan Injil, masih memasukkan unsur mitologi dalam penjelasannya tentang Yesus. Untuk itu, historisitas Yesus yang murni tanpa percampuran mitologi tidak akan pernah kita temukan dalam teks-teks yang ada dan diakui sekarang ini. Untuk memahami historisitas Yesus tersebut, tawaran Rudolf Bultman tetap menjadi alternatif terbaik, yaitu demitologisasi.

Penulis: Yosi Rorimpandei




--------------------------------------------------------------------------------


[1] Maryam merupakan sebutan Arab untuk Maria, ibu Yesus


[2] Dalam liturgi gereja ortodoks, Maria disebut sebagai “orang yang penuh rahmat”. Tradisi pengagungan Maria juga dilanjutkan oleh gereja Katolik. Tradisi ini baru mendapat kritikan pada zaman reformasi gereja, terutama setelah Luther mengkritik pemujaan terhadap icon-icon gereja


[3] Maulana M. Ali. The Holy Qur’an: Arabic Text, English Translation and Commentary, diterjemahkan oleh H.M. Bachrun (Jakarta: Darul Kutubil Islamiyah)


[4] al muqqarabin secara harafiah artinya “yang didekatkan”


[5] Ada perbedaan antara Rūhul quddus dengan Rūhul quddūs. Rūhul quddus adalah rūh yang berada di luar dzat Allah dalam bentuk ciptaan, seperti malaikat, dsb.

Read More..

MENYELIDIKI KEBANGKITAN YESUS ?

Bagaimana jika ada Tuhan ?
Bagaimana jika ada rencana ilahi bagi umat manusia?
Bagaimana jika jiwa atau roh seseorang ada untuk selamanya?
Bagaimana jika ada sorga dan neraka?
Bagaimana jika ultimatum Alkitab akan sorga dan neraka benar?
Bagaimana jika berkomitmen kepada Yesus merupakan satu-satunya jawaban
untuk mencapai sorga?

menerima rencana Tuhan merupakan hal terpenting dalam kehidupan. Lebih penting dari liburan berikutnya. Bahkan lebih penting daripada slip gaji berikutnya. Dan pilihan kita yang berkenaan dengan rencana itu akan mempengaruhi kita selamanya. Itu merupakan pilihan yang dapat membawa sukacita sejati di bumi ini. Pilihan yang dapat berarti "tak ada lagi penderitaan dan tak ada lagi air mata" selamanya, Atau pilihan yang akan membawa pada kengerian abadi.

Akankah Tuhan mengharapkan kita menerima rencana-Nya berdasarkan iman? Ya dan tidak, karena sejarah tak akan pernah dapat "terbukti".Sebaliknya, bukti merupakan satu-satunya dasar untuk memverifikasi fakta sejarah. Apakah ada bukti untuk kebangkitan Yesus ? Tentu saja. Ada jauh lebih banyak bukti untuk kebangkitan Yesus daripada untuk peristiwa lain apapun dalam sejarah dunia.


Seringkali orang-orang tidak menjalin hubungan dengan Tuhan karena mereka gagal menyelidiki dan memahami kepercayaan mereka. Beberapa orang diajari kepercayaan yang salah sejak lahir, yang tidak pernah mereka pertimbangkan secara objektif. Beberapa orang disesatkan oleh individu-individu yang dengan cerdik mengutak-atik fakta-fakta dan mengatakan kepada orang-orang apa yang ingin mereka dengar. Dan ada berlimpah-limpah bukti untuk paskah pertama dan pesan luar biasa yang dibawakannya kepada umat manusia. Karena itu kita mungkin saja menolak Tuhan karena apatis… atau karena kesombongan diri… atau karena alasan lain. Namun kita tidak memiliki dasar untuk menolak Tuhan karena kurangnya bukti jika kita ingin mengambil waktu untuk mencarinya. Sebagaimana dikatakan Alkitab, "mereka tidak dapat berdalih" (Roma1:20)



PASKAH PERTAMA - ISU-ISU SEBENARNYA

Isu yang sebenarnya dari paskah pertama –Yesus Kristus – telah dianalisis jauh lebih sering daripada siapapun dalam sejarah dunia

1. Apakah Yesus benar-benar eksis

Eksistensi Yesus merupakan salah satu fakta yang paling kokoh dalam sejarah. Ribuan manuskrip awal yang selamat dari upaya-upaya pembasmian besar-besaran yang memberikan dukungan untuk eksistensi Yesus jauh lebih banyak daripada dukungan yang ada untuk fakta sejarah lainnya. Dan konfirmasi martir-martir Kristen mula-mula yang masih hidup pada masa Yesus tidak dapat disangkal.

2. Sebenarnya Tentang Apakah Paskah Itu ?

Inti paskah adalah hubungan manusia dengan Tuhan. Manusia dipisahkan dari Tuhan oleh dosa. Tuhan mengharuskan suatu korban sempurna agar hubungan-hubungan manusia dengan-Nya dapat ditebus. Penebusan itu disediakan, bagi mereka yang menerima-Nya, dengan kematian Anak Tunggal-Nya. Kebangkitan (Paskah) memverifikasi peran Yesus dan kemenangan puncak-Nya atas dosa. Perjanjian Lama penuh dengan ratusan pesan yang mempersiapkan manusia untuk kehadiran Yesus dan
memverifikasi kedatangan-Nya.

3. Mengapa Yesus Penting ?

Sukacita di Bumi dan untuk selama-lamanya. Kekuatan untuk menghadapi tantangan apapun. Kehidupan kekal bersama Tuhan. Semua orang harus membuat pilihan untuk menerima atau menolak Dia yang dengan penuh kasih memberikan nyawa-Nya untuk kita. Tidak membuat keputusan juga merupakan pilihan … penolakan. Yesus memberikan karunia-karunia Cuma-Cuma di atas kepada siapa saja.

PASKAH PERTAMA

- FAKTA-FAKTA SEJARAH KUNCI -

1. Kubur Yang Kosong : Kubur itu kosong. Jasad Yesus tidak pernah ditemukan. Musuh-musuh awal pasti melakukan sesuatu untuk menemukan jenazah-Nya dan membungkam kisah kebangkitan untuk selamanya. Kubur itu juga dijaga sangat ketat untuk menghindari pencurian.

2. Nubuat-Nubuat Kitab Suci : Nubuat-nubuat mendetail memberitahukan banyak fakta tentang Sang Mesias. Siapa Ia kelak, apa yang akan Ia lakukan, kapan Ia akan datang, di mana Ia akan dilahirkan.

3. Nubuat-Nubuat Yesus Sendiri : Yesus sendiri menubuatkan detail-detail kematian dan kebangkitan-Nya. Ini menguatkan keilahian-Nya.

4. Perubahan Paulus : Seorang pemimpin terkemuka, penganiaya terhadap orang-orang Kristen, melepaskan kekayaannya, posisi dan statusnya begitu ia bertemu Yesus yang sudah bangkit. Paulus bahkan menuliskan sebagian besar Perjanjian Baru.

5. Saksi-Saksi Lain : banyak orang menyaksikan Kristus yang sudah bangkit… lebih dari 500 orang melihat Yesus setelah kebangkitan (1 Korintus 15:6). Apabila kebangkitan tidak benar, laporan-laporan Injil yang disebarluaskan tidak akan pernah dapat bertahan menghadapi ujian waktu.

6. Ledakan Manuskrip : Belum pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi lagi ledakan laporan akan sebuah peristiwa, seperti laporan tentang kelahiran, kehidupan dan kebangkitan Yesus. Catatan sejarah tersedia bagi banyak saksi mata.

7. Terbentuknya Jemaat Dengan Cepat : Peristiwa-peristiwa yang menyebabkan terbentuknya jemaat – sebuah kumpulan yang selamat dari penganiayaan yang paling terarah dan intensif sepanjang masa.

8. Bukti Non-Kristen : Beberapa penulis-penulis non-Kristen mencatat fakta-fakta tentang Yesus, murid-murid-Nya dan kebangkitan.

9. Kemartiran Murid-Murid : Sebelas orang yang tahu pasti akan kebenaran Yesus dan kebangkitan-Nya, bersedia – bahkan dengan sukacita– mati untuk mendukung laporan sejarah. Itu mencerminkan upaya sengaja murid-murid untuk memastikan catatan sejarah tetap utuh, kendati harganya adalah hukuman mati.

10. Para Martir Historis : Jutaan orang, banyak yang dapat berkomunikasi dengan para martir mempertahankan catatan sejarah.

11. Catatan Yahudi : bahkan orang-orang yang dengan keras menentang Yesus memberikan bukti sejarah, termasuk ratusan nubuat, hari-hari raya nubuatan, dan rujukan-rujukan dalam tulisan-tulisan seperti Talmud.

12. Arkeologi : Para Arkeolog percaya bahwa mereka telah menemukan tempat kelahiran Yesus. Juga ditemukan bukti menarik lainnya akan eksistensi Yesus dan luasnya pengetahuan akan kebangkitan.

APAKAH YESUS EKSIS ?

Sebenarnya hampir semua agama –bahkan yang menentang Dia- mengakui eksistensi Yesus. Selama ratusan tahun, eksistensi Yesus diterima secara luas sebagaimana eksistensi Abraham Lincoln diterima pada saat ini. Baru dalam sejarah relative belakangan ini, beberapa orang mempertanyakannya. Mungkin dalam beberapa ribu tahun mendatang, eksistensi Tn. Lincoln juga akan dipertanyakan.

Catatan Sejarah Kristen

Banyaknya catatan sejarah Kristen jauh melampaui jumlah catatan apapun tentang siapapun yang pernah hidup di planet ini. Manuskrip-manuskrip awal yang masih ada melebihi 24.000. Yang paling awal ditulis 25 tahun setelah kematian-Nya. Tidak ada karya kuno lainnya yang mendekati kredibilitas dokumenter Alkitab, termasuk semua karya yang kita terima sebagai karya sejarah.

Beberapa contohnya adalah:

Manuskrip utama yang eksis Jumlah Catatan Awal Lamanya peristiwa sampai manuskrip yang eksis

Gallic War – Julius Caesar
10 1000 tahun

Sejarah – Pliny the Younger
7 750 tahun

Sejarah – Thucydides
8 1300 tahun

Sejarah – Herodotus
8 1300 tahun

Iliad – Homer
643 500 tahun

Perjanjian Baru
24.000 + 25 tahun

Banyaknya jumlah laporan tentang kebangkitan sangat luar biasa dengan pertimbangan bahwa:

1. Yesus tidak menduduki posisi penting dalam masyarakat pada waktu itu. Ia bukan seorang Raja, bukan seorang pemimpin agama dan bukan seorang jenderal Bagi Roma, Yesus hanyalah seorang tukang kayu rendahan yang berasal dari kota kecil terpencil dengan pelayanan tiga tahun yang kurang memadai. Roma hampir tidak mengenal Yesus sampai kesaksian para saksi mata belakangan mengancam stabilitas politik dan religius.

2. Catatan-catatan tentang Dia selamat dari upaya pembasmian paling intensif sepanjang masa. Berkembang pesat dalam jumlah: Saksi-saksi Kristen yang dibunuh, catatan-catatan tertulis dibakar, dan siapapun yang mengaku percaya kepada Kristus dihukum mati. Pada tahun 303 M, dikeluarkan sebuah maklumat untuk memusnahkan Alkitab di seluruh dunia. Mereka yang kedapatan memiliki Alkitab dibunuh.

3. Tidak ada mesin cetak, dan populasi dunia masih rendah waktu itu. Jumlah manuskrip awal yang selamat luar biasa mengejutkan, mengingat semuanya disalin dengan tangan dalam populasi manusia yang jauh lebih sedikit. Hanya 138 miliar orang yang ada pada masa itu, tanpa metode duplikasi otomatis untuk mencetak kata. Apa yang memotivasi pekerjaan yang sedemikian intensif ?

Apakah bertahannya catatan Kristen secara luar biasa merupakan suatu mukjizat atau sekedar meluasnya suatu mitos ? mengapa agama-agama lain– dengan pemimpin yang lebih menonjol, dengan pelayanan seumur hidup, dengan penganiayaan lebih sedikit – tidak memiliki bukti serupa ? Sesuatu yang besar telah terjadi.

DOKUMENTASI MANUSKRIP

Posisi seorang penyalin Yahudi merupakan salah satu yang paling menuntut dan dihargai di zaman Alkitab. Setelah menjalani latihannya selama bertahun-tahun, para penyalin baru diizinkan mempraktekkan profesinya setelah berumur 30 tahun. Kadang-kadang dirujuk sebagai doktor Hukum, mereka bergabung dengan para imam dalam mengajarkan Hukum.

ATURAN-ATURAN PENYALINAN KITAB SUCI

Pencatatan Kitab Suci merupakan tanggung jawab yang serius. Begitu pentingnya reproduksi yang tepat sehingga para penyalin Yahudi dipaksa mengikuti aturan-aturan yang menuntut ini kapan saja manuskrip disalin:

1. Gulungan-gulungan kitab –kertas, tinta, dan permukaan harus disiapkan secara khusus.
2. Spesifikasi-spesifikasi ketat – jumlah kolom spesifik, 37 huruf per kolom.
3. Master harus digunakan – tidak ada duplikat dari duplikat.
4. Setiap huruf harus dikonfirmasi secara visual – tidak ada penulisan frase.
5. Jarak antar huruf diperiksa dengan seutas benang.
6. Alfabet – setiap huruf dihitung dan dibandingkan dengan masternya.
7. Huruf-huruf per halaman dihitung, dan dibandingkan dengan masternya.
8. Huruf tengah gulungan kitab diverifikasi apakah sama dengan masternya.
9. Satu kesalahan – gulungan kitab dimusnahkan.

BUKTI KEOTENTIKAN:

Tidak mengejutkan, para kritikus Alkitab, khususnya mereka yang mengetahui mukjizat-mukjizat nubuat, menyiratkan bahwa Alkitab diubah, diganti, dan entah disalahgunakan. Umumnya orang-orang mengklaim bahwa Alkitab dikendalikan oleh Gereja Katholik Roma, yang diduga memiliki "kesempatan dan motif" untuk mengubah Kitab Suci untuk mencapai tujuannya. Para kritikus semacam ini melewatkan beberapa fakta kunci. Terdapat dua set tak terbantahkan bahwa umat manusia kini memiliki apa yang tidak dikendalikan secara historis oleh Gereja Kristen dan memverifikasi keotentikan pesan yang terdapat dalam kata-kata Alkitab yang kita baca saat ini:

>SEPTUAGINTA

Hampir 300 tahun sebelum Kristus, dunia menjadi begitu terbiasa dengan bahasa Yunani sehingga bahasa Ibrani mulai "hilang". Dianggap lebih penting untuk menterjemahkan Alkitab ke dalam sebuah bahasa yang umum daripada berusaha mengajarkan bahasa Ibrani kepada semua orang. Sekelompok sarjana elite yang terdiri dari 70 orang berkumpul untuk menterjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa Yunani. Hasilnya adalah dokumen yang disebut Septuaginta (bermakna "tujuh puluh"), yang disusun sekitar tahun 250 SM. (beberapa salinannya dibuat dengan menggunakan teknik-teknik para penyalin di atas). Kini kita masih memiliki salinan-salinan dari terjemahan-terjemahan awal. Pesan Septuaginta konsisten dengan terjemahan Alkitab.

GULUNGAN-GULUNGAN KITAB LAUT MATI

Keraguan apapun mengenai transmisi akurat menuskrip-menuskrip terhapus pada tahun 1947 dengan ditemukannya ratusan gulungan kitab yang terkubur hampir selama 2000 tahun. Banyak yang ditulis sebelum 100 SM. Perbandingan dengan salinan-salinan Yahudi yang belakangan dengan jelas menunjukkan tidak adanya perubahan.


BUKTI NON-KRISTEN

Hanya sedikit karya tulisan apa pun dari periode tahun 30 M, sampai dengan 60 M. yang masih ada. Semua karya dari tahun 50-60 M. yang masih ada dikatakan hanya cukup untuk membuat 2 penahan buku berjarak satu kaki jauhnya satu dengan lainnya. Pembunuhan orang-orang Kristen atas perintah Nero pada tahun 64 M. membuat orang-orang non-Kristen menulis tentang Yesus:

1. Tulisan-tulisan dari Para Rabi Yahudi.
Beberapa bagian dari Talmud dan tulisan-tulisan Yahudi lainnya dengan jelas merujuk pada Yesus Kristus. rujukan-rujukan itu termasuk :
"Penggantungan" Yesus (di sebuah salib) pada malam Paskah[ditulis: sekitar 40-180 M.]
- Mengidentifikasi Yesus dan nama lima orang muridnya.
- Penyembuhan dalam nama Yesus.
- Olok-olokan terhadap "pernyataan" kelahiran Yesus oleh seorang perawan, dan mengimplikasikan "ketidaksahan" -Nya

2. Thallus (sekitar tahun 52 M.)
Karya sejarah yang dirujuk oleh Julius Africanus. Menjelaskan kegelapan pada saat kematian Kristus sebagai gerhana matahari. Walaupun tidak terjadi gerhana pada periode itu (di jelaskan oleh Julius Africanus), rujukan pada kematian Yesus disebutkan sebagai kenyataan.

3. Josephus (sekitar 64-93 M.)
Sejarawan Yahudi ini merujuk pada Yesus, mukjizat-mukjizat-Nya, penyaliban-Nya, dan murid-murid-Nya. Yang juga dirujuk adalah Yakobus, "saudara laki-laki Yesus yang disebut juga Kristus", dan Yohanes Pembaptis.

>4. Cornelius Tcitus (sekitar 64-116 M.)
Menulis untuk menghalau desas-desus bahwa Nero menyebabkan kebakaran besar di Roma pada tahun 64 M., ia merujuk pada orang-orang Kristen sebagai para pengikut "Christus", yang "menjalani hukuman mati pada masa pemerintahan Tiberius, oleh keputusan prokurator Pontius Pilatus." Kebangkitan disebut "takhayul yang jahat".

5. Pliny the Younger atau Pliny yang Lebih Muda(sekitar tahun 112M.)
Sebagai gubernur Bitinia di Asia Kecil, ia meminta panduan dari Roma mengenai ujian yang tepat untuk diberikan kepada orang-orang Kristen sebelum menghukum mereka. (Bila mereka meninggalkan iman mereka, mengutuk Yesus, dan menyembah patung Kaisar Trajan, mereka dibebaskan).

6. Hadrian (sekitar tahun 117-138 M.)
Sebagai respons terhadap pernyataan-pernyataan mengenai hukuman atas orang-orang Kristen yang menjauhkan orang-orang dari dewa-dewa kafir, yang mempengaruhi penjualan berhala-berhala, Hadrian memerintahkan agar mereka "diperiksa" berkenaan dengan iman mereka (mirip dengan respons pada Pliny the Younger).

7. Suetonius (sekitar tahun 120 M.)
Seorang sejarawan yang menulis tentang peristiwa-peristiwa pada tahun 40-60 M. Ia merujuk pada Kristus, kebangkitan yang merupakan "takhayul yang berbahaya dan tidak lazim", dan pada orang-orang Kristen yang dihukum mati oleh Nero.

8. Phelegon (sekitar tahun 140 M.)
Dirujuk oleh Julius Africanus dan Origen, ia merujuk pada "gerhana", gempa Bumi, dan pada nubuat-nubuat Yesus.

9. Lucian dari Samosata (sekitar 170 M.)
Satiris Yunani ini menulis tentang orang-orang Kristen, Kristus, penyaliban, martir-martir Kristen, dan "kepercayaan-kepercayaan baru dan tidak lazim".

10. Mara Bar-Serapion (sebelum 70+ M.)
Seorang filsuf Syria, ia menulis dari penjara kepada putranya, membandingkan Yesus dengan Socrates dan Plato.

APAKAH KEBANGKITAN BENAR-BENAR TERJADI ?

Sebagaimana yang telah diindikasikan halaman-halaman sebelumnya, penyaliban Yesus didokumentasikan dengan sangat baik dan diterima sebagai fakta. Dengan demikian pertanyaan pentingnya adalah, apakah Yesus bangkit dari kematian, membuktikan pernyataan dirinya sebagai Tuhan yang berinkarnasi ? Atau apakah terjadi hal lain pada jasad-Nya ? atau apakah Ia tidak pernah mati sama sekali ?

Kunci pada isu ini adalah arti penting lokal yang diberikan pada penanganan hukuman mati. Ucapan yang penuh kuasa dan makna serta banyaknya mukjizat membuat rakyat meminta Yesus menjadi raja. Ini mulai mengancam stabilitas politik lokal Roma dan kekuasaan religious pemimpin Yahudi yang dikritik Yesus secara terbuka. Kematian Yesus serta pencegahan muslihat harus dipastikan, karena sebelumnya Yesus telah menyatakan bahwa Ia akan mengalahkan kematian. Akibatnya, diambil tindakan pencegahan sedapat mungkin (Matius 27:62-66).

Alkitab mengimplikasikan bahwa penyebab kematian Yesus adalah cardiac arrest (gagal jantung), diindikasikan oleh darah dan air yang mengalir keluar dari luka tikaman tombak (para pakar medis mengkonfirmasi ini). Untuk mengamankan jasad-Nya, ditempatkan penjaga-penjaga Roma di luar kuburan. Penjaga-penjaga semacam ini terdiri dari 16 serdadu, denganrotasi disiplin untuk tidur di waktu malam (setiap empat jam, empat serdadu akan bergantian berjaga). Para penjaga itu akan dijatuhi hukuman penyaliban Roma bila mereka tidur pada jam tugas mereka atau meninggalkan pos mereka. Gagasan bahwa semua penjaga tertidur, dengan mempertimbangkan hukuman mati tadi sangatlah tidak masuk akal. Untuk lebih memastikan keamanan, sebongkah batu seberat dua ton digulingkan ke depan kuburan Yesus dengan materai Pontius Pilatus di atasnya.

Membuka materai itu tanpa persetujuan para penjaga resmi Roma berarti disalib terbalik. Isu sentralnya – yang tidak dapat dijelaskan oleh para pemimpin Yahudi, khususnya mengingat banyaknya tindakan pencegahan yang dilakukan – adalah …

Apa yang terjadi dengan jenazah Yesus bila Ia tidak bangkit dari kematian sebagaimana yang diindikasikan dalam laporan-laporan Injil ?

Penjelasan resminya adalah bahwa murid-murid mencuri jasad itu selagi para penjaga tertidur (dengan para imam melindungi para penjaga dari gubernur). Gagasan ini perlu karena tak seorangpun dapat menghasilkan tubuh mati Yesus, yang akan menghentikan kisah kebangkitan untuk selamanya. Apakah pencurian jenazah Yesus sangat tidak mungkin ?

1. Keenam belas penjaga pasti menghadapi risiko hukuman penyaliban apabila tertidur atau meninggalkan tugas. Pasti ada seorang penjaga yang tidak tertidur.
2. Murid-murid Yesus dalam keadaan terguncang, takut dan kacau balau, setelah melihat Tuan mereka disalibkan. Apakah masuk akal untuk berpikir bahwa mereka akan segera menciptakan rencana cemerlang dan dengan sempurna melaksanakannya pada hari istirahat Sabat ?
3. Motif apa yang dimiliki murid-murid ? Jika Yesus bukanlah Anak Allah seperti yang Ia nyatakan, mencuri jasad-Nya akan menciptakan suatu dusta tanpa manfaat apapun – dan kematian tanpa guna bagi murid-murid.

Analisis atas Penjelasan-Penjelasan Lain :

Apakah Yesus benar-benar mati ?

Saat itu penyaliban dilakukan lebih rutin, dan lebih menguras fisik untuk periode yang lebih lama, daripada kursi listrik di masa kini. Mungkinkah para algojo seprofesional itu tidak mengenali kematian ? Tikaman terakhir tombak ke daerah jantung adalah untuk memastikan bahwa seseorang sudah mati. Terhadap seorang ancaman politik seperti Dia, mereka harus yakin. Jika Yesus tidak mati, apakah seorang yang "setengah mati" dapat menggerakkan batu seberat dua ton dari dalam kubur dan melarikan diri dari sepasukan penjaga Roma tanpa terlihat ?

Apakah jasad-Nya dicuri pada waktu malam ?

Dengan tidak adanya senter atau sensor infra merah pada masa itu, mungkinkah sekumpulan murid ketakutan yang membawa-bawa obor dapat melewati sepasukan penuh penjaga Roma, menggerakkan batu seberat dua ton dan tidak terlihat ? lebih jauh lagi, dua hari Sabat sangat membatasi gerakan. Dan sekali lagi, untuk motif apa ?

Para Saksi Mata Kebenaran, Mati Untuk Menceritakan Kisah Itu

Kemartiran demi suatu kepercayaan adalah tidak unik. Namun orang seperti apa yang bersedia mati demi suatu dusta yang diketahuinya ? Seorang yang gila ? Apakah semua murid mau menghadapi kesulitan dan kematian demi suatu dusta yang mereka ketahui ? Murid-murid bersama Yesus terus-menerus selama tiga tahun. Mereka pasti mengetahui kebenaran kebangkitan. Berdusta tidak akan berguna karena pelayanan Yesus nanti akan diperdebatkan. Namun catatan-catatan dan laporan-laporan sejarah tentang para murid, mengindikasikan bahwa mereka semua dibunuh secara kejam karena kepercayaan mereka (kecualiYohanes). Yakobus dirajam, Petrus disalibkan terbalik, Tadeus dibunuh dengan panah, Matius dan Yakobus (Zebedeus) dibunuh dengan pedang, dan yang lainnya disalibkan.

Kesaksian Katakombe

Di bawah kota Roma membentang goa-goa berukir sepanjang 900 mil di mana lebih dari 7 juta orang Kristen, banyak yang dihukum mati karena kepercayaan mereka, dikuburkan. Yang lain-lain bersembunyi di bawah goa-goa ini selama berlangsungnya penganiayaan hebat atas orang-orang Kristen. Inkripsi-inkripsi yang paling awal diketahui di dinding-dinding bertanggal 70 M. beberapa penghuni awalnya mungkin berkomunikasi langsung dengan orang-orang yang telah melihat Yesus. Sejak sekitar tahun 400 M, Katakombe di kuburkan dan "terlupakan" selama lebih dari 1000 tahun. Pada tahun 1578 Katakombe diketemukankembali secara tidak sengaja. Kini Katakombe dapat dilihat sebagai saksi bisu akan banyak orang yang lebih memilih mati daripada mengutuk Yesus atau bersujud pada patung seorang kaisar. Martir-martir Kristen sangat berbeda dari martir-martir dunia lainnya dalam hal bahwa fakta-fakta sejarah merupakan landasan kepercayaan mereka – fakta-fakta yang dapat diverifikasi pada masanya, bukan sekedar pemikiran-pemikiran.

Saksi-Saksi Lawan Berubah Menjadi Kristen

Paulus, seorang pemimpin penganiayaan terhadap orang-orang Kristen, melepaskan kekayaan, kekuasaan, dan kenyamanan setelah melihat Kristus yang sudah bangkit, kemudian menulis sebagian besar Perjanjian Baru. Dua anggota Sanhedrin (yang tidak hadir ketika Sanhedrin menjatuhkan hukuman atas Yesus) secara diam-diam menjadi murid Yesus. Saudara-saudara kandung Yesus yang tidak percaya, Yakobus dan Yudas, belakangan menjadi percaya setelah kebangkitan. Persidangan persidangan hukum menganggap saksi-saksi lawan sangat penting, karena mereka cenderung mempersoalkan fakta-fakta yang mendukung lawan mereka. Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa saksi-saksi lawan berubah menjadi orang-orang yang percaya kepada Yesus.


BUKTI ARKEOLOGIS KEBANGKITAN YESUS

Para Arkeolog telah menemukan dukungan kuat untuk banyak detail dari kehidupan Yesus. Beberapa contohnya adalah:

Bukti tidak langsung akan kebangkitan

Bukti bahwa orang-orang pada masa Yesus mempercayai kebangkitan terdapat pada peti-peti tulang (ossuary-wadah serupa jambangan untuk tulang-belulang) yang diketemukan dalam sebuah kuburan terkunci di luar Yerusalem pada tahun 1945. Koin-koin yang dicetak sekitar tahun 50 M, ditemukan dalam peti-peti itu, menunjukkan bahwa penguburan tersebut dilakukan dalam kira-kira 20th setelah penyaliban Yesus.

Tanda-tanda pada peti-peti mati tersebut mudah dibaca dan mencakup kata-kata (dalam bahasa Yunani): "Yesus, tolong" dan "Yesus, bangkitkanlah dia." Pada peti-peti mati itu juga terdapat beberapa salib, ditandai dengan jelas dengan menggunakan arang. Ini membuktikan bahwa orang-orang Kristen mula-mula percaya pada kemampuan Yesus untuk menang atas kematian. Ini juga terkait dengan pemikiran tentang kemenangan atas kematian di salib.

Sebelum kebangkitan, "perampokan kuburan" tidak dianggap sebagai pelanggaran serius. Kebangkitan mengubah hal tersebut. Suatu inkripsi yang ditemukan di sebuah kuburan di Nazaret memperingatkan bahwa siapapun yang kedapatan mencuri dari kuburan akan menerima hukuman mati. Para sarjana percaya bahwa inkripsi itu ditulis seawal-awalnya pada pemerintahan Tiberius (berakhir tahun 37 M) atau selambat-lambatnya pada pemerintahan Claudius (41-45 M). Yang manapun kasusnya, itu pasti sesaat sesudah penyaliban. Secara wajar, Nazaret yang adalah kampung halaman Yesus pasti "menarik" bagi para pejabat.

KAIN KAFAN YESUS ?

Sebuah kain kafan (Kain Kafan dari Turin) oleh banyak orang dianggap sebagai kain kafan Yesus yang sebenarnya (Matius 27:59; Markus 15:46; Lukas 23:53). Beberapa Hal yang mendukung keasliannya adalah:

1. Tes-tes yang mengkonfirmasi jenis serat dan partikel-partikel kecil dari debu batu kapur yang hanya ada di wilayah tersebut.
2. Konfirmasi darah, pada luka-luka yang posisinya tepat seperti yang diindikasikan dalam laporan-laporan hukuman mati Yesus yang unik.
3. Konfirmasi penyaliban sebagai kemungkinan penyebab kematian berdasarkan citra yang dihasilkan… sesuai dengan tubuh yang sudahmati.
4. Perkiraan tanggalnya adalah sekitar penyaliban.

Beberapa pakar telah dapat membuat tiruan citra pada kain kafan itu dengan menggunakan teknologi masa kini. Beberapa orang percaya bahwa kain kafan itu merupakan muslihat rumit abad ke empat belas. Isu terakhirnya, yaitu apakah kain kafan itu digunakan oleh Yesus, bagaimanapun juga, tidak akan pernah pasti.

APAKAH KEBANGKITAN BERSIFAT FISIK ?
Beberapa orang (dan bahkan beberapa organisasi) berupaya meminimalkan atau bahkan menyanggah kebangkitan fisik Kristus. Mengapa ? Mungkin karena itu meruntuhkan pernyataan-pernyataan Yesus akan keilahian-Nya. Seorang nabi harus 100 persen akurat untuk menjadi seorang nabi Tuhan, dan Yesus dengan jelas mengindikasikan bahwa Ia akan bangkit kembali secara fisik dari kematian (Yohanes 2:19-22). Atau mungkin orang-orang ingin mengurangi peran dan kuasa Yesus. Fakta-fakta dengan jelas
menyatakan bahwa kebangkitan Yesus nyata dan bersifat fisik.

>Kebangkitan merupakan peristiwa yang amat sangat penting bagi orang-orang Yahudi di daerah itu. Kaum Saduki dan Farisi berdebat sengit tentang konsep kebangkitan, lama sebelum Yesus. Setelah Paskah pertama, orang-orang berselisih tentang Kebangkitan, orang-orang memenjarakan orang lain karena Kebangkitan, bahkan banyak orang-orang mati karena Kebangkitan. Pada masa sesudah Kebangkitan, tidak ada keraguan bahwa banyak orang percaya bahwa Yesus muncul kembali dalamwujud fisik.

Laporan-laporan yang dicatat dalam Perjanjian Baru berhasil bertahan dalam ujian pemeriksaan saksi mata. Laporan-laporan tentang kebangkitan dapat dengan mudah dipertanyakan oleh orang-orang pada masa itu. Pada masa awal, tidak ada catatan tentang siapapun yang menyatakan bahwa Yesus adalah sesosok bayangan (hantu) atau halusinasi atau "makhluk halus". Agar memiliki makna penting, kebangkitan harus merupakan kebangkitan tubuh, seperti yang diindikasikan oleh Yesus sendiri. Beberapa rujukan mendukung ini.

Makan, Minum, Menjamah

Apakah roh dapat makan ? Minum ? Menjamah ? Tidak ada bukti historis akan wujud roh apapun yang dapat melakukan fungsi-fungsi manusia kecuali roh itu menjadi manusia terlebih dahulu (misalnya malaikat menjadi manusia). Yesus, di sisi lain, secara spesifik membuat verifikasi penting akan eksistensi fisik-Nya dengan makan dan minum setelah kebangkitan (Lukas 24:37-43).

Apakah roh atau halusinasi dapat disentuh atau dirasakan ? Tomas,murid yang paling peragu, pasti percaya bahwa menjamah merupakan kriteria utama untuk "bukti". Yesus secara fisik menampakkan diri kepada Tomas (dan yang lainnya), menantang dia untuk melihat bekas paku di kedua tangan-Nya dan menjamah pinggang-Nya (Yohanes 20:25-28).


YESUS – APAKAH IA ADALAH TUHAN ?

Orang-orang Kristen menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan (sebenarnya) yang muncul di dunia dalam daging manusia. Konsep Kristen akan satu Tuhan semesta alam mencakup tiga bagian yang sangat berbeda namun tak terpisahkan: Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

APAKAH YESUS BERPIKIR BAHWA IA ADALAH TUHAN ?

Yesus sering merujuk pada ketuhanan-Nya sendiri, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Meskipun Yesus menegaskan bahwa ia adalah sang Mesias (Markus 14:62,63), ia tidak menggunakan istilah Mesias untuk merujuk pada diri-Nya sendiri, mungkin untuk membedakan Dia dalam ketuhanan-Nya dari pengharapan luas akan seorang Mesias manusia.

Yesus kerap menggunakan istilah "Anak Manusia" dan "Anak Allah" untuk diri-Nya sendiri. Keduanya merujuk pada sifat ilahi-Nya (Daniel 7:13, 14; Matius 26:63, 64).

Yesus juga menggunakan kata-kata spesifik "Aku" (Ego eimi dalam bahasa Yunani, ani bu dalam bahasa Ibrani) dalam beberapa kesempatan (misalnya Yohanes 8:56-58).

Allah menggunakan kata-kata ini untuk mendeskripsikan diri-Nya kepada Musa. Yesus juga menyatakan secara spesifik bahwa Ia dan Allah adalah "satu" (Yohanes10:30).

Dan Yesus dengan jelas mengindikasikan bahwa Ia memiliki otoritas atas hal-hal yang dikendalikan hanya oleh Tuhan, seperti pengampunan atas dosa (Markus 2:5-10), kuasa kata-kata-Nya yang tak berkesudahan (Matius 24:35), penerimaan akan kemuliaan (Yohanes 17:5), dan yang juga penting adalah penerimaan Yesus akan penyembahan (Lukas 5:8; Yohanes 20:28).

Dasar monoteistik Yahudi yang kuat, mutlak melarang penyembahan terhadap apapun atas kehidupan Yesus –mukjizat-mukjizat-Nya yang penuh belas kasihan, gaya hidup-Nya yang sempurna, dan kasih-Nya – mengindikasikan bahwa pernyataan-pernyataan-Nya dapat dipercaya, dan mungkin merupakan bukti terkuat akan keilahian-Nya.

APAKAH ORANG LAIN BERPIKIR BAHWA YESUS ADALAH TUHAN ?

Murid-murid Yesus memandang Yesus sebagai Tuan dalam daging manusia, dan mereka menyembah Dia sebagai demikian (Lukas 5:8, Yohanes 20:28). Tentunya, menyaksikan kebangkitan dan transfigurasi (Matius 17:1-5) merupakan bukti tak terbantahkan bagi mereka. Perjanjian baru dan tulisan-tulisan Kristen mula-mula mendefinisikan Yesus sebagai Tuhan …

Tuhan kami… di bumi sini (1 Korintus 8:6; 1 Timotius 2:5).

ADAKAH BUKTI LAIN AKAN KETUHANAN YESUS ?

Banyak orang mengatakan bahwa mukjizat-mukjizat Yesus merupakan bukti ketuhanan-Nya. Namun terdapat banyak catatan tentang mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh orang lain (dalam Alkitab dan lain-lain). Alkitab mengatakan bahwa penggenapan nubuat secara sempurna membuktikan campur tangan Tuhan (Ulangan 18:21, 22). Kemungkinan semua nubuat Perjanjian Lama tentang Yesus menjadi kenyataan dalam seorang manusia adalah di luar kemungkinan statistik tanpa campur tangan ilahi. Dan Yesus dinubuatkan dengan keakuratan sempurna tentang hal-hal seperti waktu kematian-Nya, cara kematian-Nya, kebangkitan-Nya, dan pemunculan-Nya belakangan di Galilea. Kesempurnaan nubuatan-Nya digabungkan dengan pernyataan-Nya sebagai Tuhan merupakan verifikasi akan ketuhanan Yesus.

MENGAPA NUBUAT PENTING ?

Manusia terobsesi dengan masa depan.

Hubungan-hubungan… karir… kesehatan… kekayaan… kematian… pertanyaan-pertanyaan tentang masa depan mendenominasi pemikiran manusia. Tiga bentuk dasar meramalkan masa depan (selain menebak-nebak) adalah:

1. Perkiraan (Oleh para pakar) – Ramalan-ramalan akan efek-efek dari sebab-sebab – berdasarkan pengalaman dan pemahaman (cara ini didukung oleh Alkitab).
2. Tenungan (Oleh dukun dan sejenisnya) – Ramalan-ramalan yang berdasar pada informasi supranatural yang berasal bukan dari Tuhan (dilarang oleh Alkitab).
3. Nubuat (Oleh para nabi) -- Ramalan-ramalan yang berdasar pada informasi yang diterima dari Tuhan (direkomendasikan oleh dan terdapat dalam Alkitab).

Pakar-pakar bisa salah. Para dukun sering salah. Para nabi tidak pernah, tidak pernah salah. Begitu pentingnya peran para nabi alkitabiah sehingga mereka dibunuh bila membuat kesalahan dalam sebuah nubuat.


Pentingnya nubuat ditekankan dalam Alkitab dengan perintah untuk :
1. Menguji segala sesuatu… termasuk kitab-Kitab Suci dan orang-orang.
2. Menggunakan nubuat… untuk menentukan apakah sesuatu berasal dari Tuhan.

Alkitab terbuka terhadap serta dapat digunakan untuk pengujian nubuat. Lebih dari 1000 nubuat mengisi Alkitab. Nubuat-nubuat ini adalah tentang orang-orang, tempat-tempat dan peristiwa-peristiwa -- nubuat-nubuat tepat yang dibuat berabad-abad sebelum penggenapannya.

Kita bisa memilih untuk menerima atau menolak pesan Alkitab. Para dokter memberitahu kita bagaimana memperpanjang hidup kita, dan para insinyur memberitahu cara membangun jembatan. Kita biasanya meminta nasihat dari pakar-pakar seperti itu. Namun para dokter dan insinyur kadang-kadang salah. Alkitab memberitahu kita bagaimana caranya meraih kehidupan penuh di Bumi dan untuk kekekalan. Nubuat membantu memverifikasi bahwa Alkitab tidak pernah salah. Kita sungguh bodoh bila menolaknya.

Standar-standar keberhasilan manusia
• Memiliki rata-rata pukulan 40 % dalam bisbol professional.
• Berhasil meramalkan para pemenang pertandingan futbol sebanyak 75 persen sepanjang satu musim.
• Melempar koin 100 kali dan dengan benar meramalkan kepala atau ekor sebanyak 60 persen.
• Dengan tepat meramalkan kandidat yang menang dalam tiga dariempat pemilihan presiden mendatang.
• Dalam 100 perbandingan berbeda dari dua saham yang sangat mirip, dengan tepat memilih yang nilainya paling baik selama periode 12 bulan sebesar 70 persen.

Standar-standar keberhasilan Tuhan:
• 100 persen – sama sekali tidak ada kesalahan dalam nubuat apapun, tidak peduli betapa ajaib atau luar biasa itu kelihatannya.
• Satu kesalahan oleh seorang nabi harus dihukum dengan kematian

Nubuat-Nubuat – "Bukti" Statistik

Walaupun sejarah tak akan pernah dapat "terbukti", probabilitas statistik yang luar biasa sering dipandang sebagai "bukti" oleh para ilmuwan dan matematikawan. Dari sudut pandang statistik, keterlibatan Tuhan dalam kehidupan Yesus adalah "PASTI".

Sebagaimana diindikasikan sebelumnya, nubuat-nubuat yang terdapat dalam Perjanjian Lama ditulis lama sebelum kelahiran Yesus. Gulungan-gulungan Kitab Laut Mati memberikan bukti tak terbantahkan bahwa laporan-laporan tersebut tidak diutak-atik selama berabad-abad. Dari 469 nubuat sejarah yang terdapat dalam Perjanjian Lama yang harus digenapi, 467 telah diverifikasi sebagai nubuat yang sudah digenapi (kita tidak memiliki catatan akan penggenapan dua yang lainnya).

Mungkin yang paling memikat adalah nubuat-nubuat mengenai Yesus.

Siapakah nenek moyang Yesus menurut nubuat Alkitab:
• Daud : 2 Samuel 7:12-16; Yeremia 23:5.
• Isai : Yesaya 11.
• Yehuda : Yesaya 11 .
• Yakub : Kejadian 35:10-12; Bilangan 24:17.
• Ishak : Kejadian 17:16; 21:12.
• Sem : Kejadian 9:26, 27; 10.

Apa :
• Seorang perawan melahirkan : Yesaya 7:14.
• Kelahiran Juruselamat kekal : Yesaya 9:6,7.
• Juruselamat bagi Bangsa Yahudi dan bangsa bukan Yahudi : Yesaya 49:6.
• Pembuat mukjizat : Yesaya 29:18; 35:5,6.
• Ditolak oleh orang-orang Yahudi : Yesaya 53:1-3; Mazmur 118:22; Matius 21:42-46.

Di mana :
• Kota kelahiran Yesus : Mikha 5:2 menyatakan bahwa Yesus akan dilahirkan di Betlehem, di Efrata (tepatnya, Yudea – ada di Betlehem lain yang lebih dekat dengan rumah Yusuf di Nazaret).

Kapan :
• Nubuat tanggal minggu palem : Daniel 9:20-27.
Walaupun nubuat Daniel ini rumit sebelum dipahami, nubuat yang dibuat sekitar tahun 535 SM. ini meramalkan saat terakhir Yesus masuk ke Yerusalem sampai pada hari-Nya. Nubuat ii menyatakan "Tujuh Puluh Tujuh" Daniel :

• 69 kali 7 (tahun) akan berlaku sejak dekrit untuk membangun Yerusalem sampai kedatangan "Dia yang Diurapi" (disebut Messiah - dalam bahasa Ibrani). Ini merupakan tanggal masuknya Yesus ke Yerusalem pada Minggu Palem.

• Setelah waktu itu Dia yang Diurapi akan diputus (kata Ibrani yikaret, bermakna kematian yang tiba-tiba dan kejam –semacam penyaliban)

• Sejak saat itu kota Yerusalem dan bait suci akan dimusnahkan.

Nubuat: Daniel, seorang Ibrani, menerima wahyu nubuatan pada tahun 535 SM. Dengan menggunakan definisi tahun Ibrani (360 hari) kita mendapatkan:


Dekrit untuk membangun kembali Yerusalem dikeluarkan oleh Artahsasta pada tanggal 14 Maret 445 SM (Hari pertama bulan Nisan tahun itu – Nehemia 2:1-6).

Dengan menggunakan kalendar 365 hari, serta penyesuaian untuk tahun-tahun kabisat dan penyesuaian ilmiah akhir (tahun kabisat jatuh setiap 128 tahun), kita mendapati bahwa jumlah hari-hari ini membawa kita tepat pada:

6 April 32 M.

Sejarah: Pelayanan Yesus dimulai pada tahun ke lima belas pemerintahan Kaisar Tiberius (Lukas 3:1), yang pemerintahannya dimulai tahun 14 M. Suatu analisis kronologis atas pelayanan Yesus menunjukkan bahwa tiga tahun membuat minggu terakhir jatuh pada tahun 32 M.

The Royal Observatory di Greenwich, Inggris, mengkonfirmasi bahwa tanggal hari Minggu sebelum Paskah tahun itu adalah…

6 April 32 M

Unsur-unsur nubuat lain yang juga digenapi
• Yesus disalibkan 3 ½ hari kemudian.
• Roma memusnahkan kota Yerusalem dan bait suci pada tahun 70 M.

Nubuat-nubuat lain
• Raja yang menunggang seekor keledai (Zakharia 9:9)
• Menderita dan ditolak (Yesaya 53:1-3)
• Disalib dan ditusuk (Mazmur 22:16)
• Undi dibuang untuk pakaiannya (Mazmur 22:18)
• Tidak ada tulang yang patah (Mazmur 34:21)
• Diberi empedu dan anggur (Mazmur 69:20-22)
• Ditikam dengan sebatang tombak (Zakharia 12:10)
• Semua keturunan melayani Dia (Mazmur 22:30)
• Dikhianati oleh seorang sahabat (Mazmur 41:9)
• Untuk 30 keping uang perak (Zakharia 11:12, 13)
• Perak itu dilemparkan di lantai bait suci, lalu digunakan untuk membeli tanah tukang periuk (Zakharia 11:13)

Para pakar statistik memperkirakan bahwa probabilitas semua nubuat ini menjadi nyata dalam seorang manusia siapa saja adalah kira-kira 1 kemungkinan dalam 10 pangkat 99 – kurang dari kemungkinan untuk dengan tepat memilih satu elektron dari semua zat di alam semesta, atau intinya nol tanpa campur tangan ilahi.

NUBUAT-NUBUAT YESUS

Nubuat-nubuat yang dibuat Yesus sendiri sangat penting karena:
1. Keakuratan yang sempurna memverifikasi bahwa nubuatan-nubuatantersebut "berasal dari Tuhan" (Ulangan 18:19-22)
2. Karena Ia menyatakan diri sebagai Mesias dan Anak Allah, nubuatan-nubuatan tersebut memverifikasi pernyataan-pernyataan Yesus Kristus.

Nubuat dari Yesus meliputi beberapa nubuat yang segera diverifikasi oleh orang-orang di sekeliling-Nya (misalnya, Yesus memberitahu seorang perwira bahwa hambanya akan sembuh – Matius 8:5-13). Nubuat-nubuat lain merujuk pada penghakiman, pada Sorga, atau pada akhir zaman. Yesus memberitahukan kepada murid-murid-Nya nubuat akan kematian dan kebangkitan-Nya sehingga ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi, mereka percaya bahwa Ialah sang Mesias (Yohanes 13:19). Bangsa Yahudi menyadari bahwa hanya Tuhan yang mengetahui masa depan.

Nubuat-nubuat Yesus tentang kebangkitan-Nya :
1. Bahwa Ia akan dikhianati (Matius 26:21; Markus 14:17-21; Lukas 22:21,22)
2. Siapa yang akan mengkhianati Dia
3. Kapan Ia akan dikhianat
4. Bahwa murid-murid-Nya akan meninggalkan-Nya.
5. bahwa Petrus akan menyangkal Dia tiga kali (Matius 26:33,34; Markus 6. Bahwa Ia akan disalibkan (Yohanes 3:14-16; 12:32-34)
7. Bahwa Ia akan mati dan kemudian dibangkitkan:

• Nubuat pertama (Matius 16:21-28; Markus 8:31-9:1; Lukas 9:21-27)
• Nubuat kedua (Matius 20:17-19; Markus 10:32-34; Lukas 18:31-34
8. Bahwa pada hari ke-tiga Ia akan bangkit dari kematian
9. Bahwa Ia akan kembali dari kematian untuk menemui murid-murid di Galilea.


MENGAPA ORANG-ORANG MENOLAK YESUS ?

Bukti-bukti mengenai Yesus begitu berlimpah sehingga rasanya luar biasa bahwa banyak orang masih menolak Dia. Betapapun, janji-janji akan kehidupan kekal di Sorga bukanlah janji-janji yang buruk… dan janji-janji itu mudah dan cuma-cuma. Penolakan terhadap sang Mesias, bagaimanapun juga, seharusnya tidak mengejutkan. Hal itu sudah banyak dinubuatkan (Yesaya 53:1-3; Mazmur 118:22; Matius 21:42-46; Lukas 16:19-31).

Ketidaktahuan – Mungkin Alasan terbesar untuk tidak percaya kepada Yesus adalah ketidaktahuan. Kebanyakan orang menggunakan terlalu sedikit waktu untuk menyelidiki kepercayaan religius mereka. Akibatnya, pendapat dunia sering menjadi dasar isu terpenting dalam kehidupan ini. Kepercayaan religius mungkin berasal dari kepercayaan keluarga, teman, atau gereja yang dominan dalam komunitas. Namun pada akhirnya, tidak peduli apa alasannya jika Anda salah. Juga tidak peduli walaupun Anda bersungguh-sungguh. Seperti yang sangat sering ditunjukkan sejarah, orang-orang dapat menjadi sangat sungguh-sungguh,namun sungguh-sungguh salah.

Apatis – Acapkali orang-orang memiliki perasaan aman yang salah bahwaTuhan akan memelihara semua orang. Pemikiran ini kadang kala disertai pemikiran bahwa Neraka tidak ada, atau bahwa Tuhan bagaimanapun juga akan mengirim semua orang yang "berusaha menjadi baik" ke Sorga. Ini bukanlah apa yang Alkitab ajarkan. Alkitab mengungkapkan bahwa janji-janji Tuhan disediakan bagi umatnya dan ada banyak alasan mengapa yang lain-lain "tidak mendengar" (Matius 13:11-43). Kenyataan dan kengerian Neraka dinyatakan dengan jelas, termasuk sempitnya jalan yang menuju Sorga (Matius

Ketakutan – Beberapa orang takut bahwa menjadi seorang Kristen berarti "meninggalkan kesenangan" atau menjalani kehidupan yang aneh dan terkucil tanpa teman-teman. Tidak tercantum sama sekali di manapun dalam Alkitab bahwa kita harus mengawali kehidupan yang membosankan dan tidak berkumpul dengan orang lain. Alkitab menyatakan kebalikannya. Alkitab menjanjikan bahwa mengenal Yesus akan membuat kita "mempunyai hidup dalam segala kelimpahan" (Yohanes 10:10). Dan bukan hanya kebebasan semacam itu yang akan membuat kita bersenang-senang dengan teman-teman; Alkitab juga mengatakan bahwa para malaikat di Sorga "bersukacita" ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan.

Tradisi – Orang-orang cenderung mengadopsi kepercayaan orang tua mereka, bahkan meskipun kepercayaan-kepercayaan tersebut salah. Alasan untuk menolak Yesus ini seringkali merupakan yang paling kuat. Namun kita bertanggung jawab atas tindakan kita masing-masing. Bahkan masyarakat tidak memasukkan orang tua ke penjara karena kejahatan anak-anak mereka. Yesus tahu bahwa Ia akan, kadang-kadang, menyebabkan orang-orang terpisah dari kepercayaan tradisional keluarga (Matius10:21, 22).


Pengaruh Kejahatan

Agar dapat sepenuhnya memahami mengapa orang-orang menolak Yesus, kita harus menyadari keberadaan agen-agen kejahatan yang supranatural, yang sama nyatanya dengan Tuhan dan agen-agen kebaikan. Alkitab secara luas mengakui setan-setan, Iblis, dan pengaruh jahat yang menyesatkan.

Tujuan setan adalah melakukan apapun yang diperlukan untuk menarik orang-orang menjauh dari Yesus. Yang diperlukan hanyalah satu langkah keluar dari jalan, seperti "jenis" Yesus yang berbeda atau kekeras-kepalaan untuk tidak meminta Dia memimpin kehidupan kita.

Dunia penuh dengan upaya-upaya jahat semacam itu yang berusaha menarik kita menjauh dari Yesus. Namun bila kita sungguh-sungguh meminta kepada Tuhan untuk mengungkapkan kebenaran, kita akan dapat mengatasinya.

JAWABAN ATAS PERTANYAAN-PERTANYAAN UMUM

Bagaimana Kita Mengetahui bahwa Alkitab Akurat ?

Pertama, integritas manuskrip-manuskrip Alkitab asli telah didemonstrasikan oleh sejumlah besar manuskrip yang disalin dengan
persis pada masa kehidupan para saksi mata dan diverifikasi sebagai manuskrip-gulungan-gulungan Kitab Laut Mati.

Kedua, Arkeologi telah menunjukkan konsistensi menyeluruh Alkitab dengan apa yang kita kenal sebagai sejarah dunia.

Ketiga, ratusan nubuat kuno yang terdapat dalam Alkitab, menunjukkan keakuratan 100 persen, mengindikasikan adanya panduan ilahi

Dan akhirnya, Alkitab 100 persen konsisten dengan fakta-fakta ilmu pengetahuan… yang dikoborasi

Mengapa Beberapa Orang Menyatakan Bahwa Alkitab Mengandung Banyak Kontradiksi ?

Setelah dipertanyakan selama ratusan tahun, keakuratan Alkitab berhasil bertahan dari ujian waktu. Jenis-jenis kesalahpahaman yang muncul adalah :

1. Detail-detail yang dulunya tampak bertentangan dengan ilmu pengetahuan atau Arkeologi. Seringkali informasi yang kita terlalu terbatas sehingga kita tidak dapat mengetahui apakah Alkitab benar.

Selama bertahun-tahun para sarjana percaya bahwa Bumi datar, sementara Alkitab mengindikasikan bentuk bola. Demikian juga, para kritikus mencemooh penyebutan bani Het awal, atau kota-kota seperti Sodom dan Gomora – yang dipikir tidak ada, namun kini diverifikasi sebagai fakta. Para ilmuwan baru-baru ini "membuktikan" definisi Einstein tentang alam semesta (konsisten dengan Alkitab), yang menggantikan pandangan Newton yang lebih terbatas. Daftar ini terus berlanjut dan terus. Saat Arkeologi dan ilmu pengetahuan mengungkap lebih banyak, Alkitab diverifikasi dan tidak terbukti salah.

2. Laporan-Laporan berbeda oleh penulis-penulis berbeda. Detail-detail yang terdapat dalam Injil-Injil yang berbeda mulanya tampak bertentangan. Bagaimanapun juga laporan-laporan tersebut sekedar melaporkan peristiwa-peristiwa dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Misalnya Matius mencatat bahwa Maria Magdalena dan "Maria yang lain" pergi ke kubur. Markus mencatat Maria Magdalena dan Maria, ibu Yakobus, dan Salome. Lukas mencatat "perempuan-perempuan", dan Yohanes mencatat Maria Magdalena. Apakah laporan-laporan itu bertentangan ? Tidak. Orang-orang berbeda mencatat fakta-fakta berbeda. Bila ditempatkan saling berdampingan, laporan-laporan tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap akan apa yang terjadi.

Apakah Sorga dan Neraka Nyata ?

Alkitab secara luas menuturkan tentang Sorga, Neraka, Iblis, malaikat-malaikat, dan setan-setan. Survey menunjukkan bahwa lebih banyak orang yang percaya pada Sorga daripada Neraka. Beberapa agama non-alkitabiah bahkan menyangkal bahwa Neraka ada. Namun, Yesus sebenarnya lebih banyak berbicara tentang Neraka daripada tentang Sorga. Jadi tidaklah bijaksana untuk mengabaikan Neraka. Perumpamaan Yesus dalam Lukas 16:19-31 memberikan kita peringatan yang sangat jelas mengenai Sorga dan Neraka.

Apa yang Dikatakan Alkitab tentang Sorga dan Neraka
S O R G A
N E R A K A

Luar biasa indah
Siksaan Kekal

(Markus 9:43-49)

Sepadan dengan melepaskan segala-galanya

(Matius 13:44-46)
Keterpisahan dengan Tuhan

(Lukas 16:19-31)

Tempat di mana Tuhan Berdiam

(Ulangan 26:15)
Tempat di mana Iblis Berdiam

(Wahyu 20:10)

>Sempurna – tanpa penderitaa

(Wahyu 21:1-4)
Penuh Penderitaan

2 Petrus 2:4-9)

Akan tampak indah jika hanya ada jalan ke Sorga tanpa ke Neraka. Tidak mengejutkan, nabi-nabi palsu merancang agama menurut hasrat manusia yang berusaha menjauh dari Neraka, atau menyakinkan orang-orang bahwa mereka dapat menjadi "Tuhan" . Alkitab secara spesifik berkenaan dengan jalan ke Sorga, dan mengindikasikan bahwa jalan-jalan yang lain>menuju ke Neraka.

Bagaimana Kita dapat Mengetahui Agama Mana yang Benar ?

Tidak ada agama yang "benar" di dalam dan akan dirinya sendiri. Alkitab adalah tentang hubungan manusia dengan Tuhan – cara yang benar dan cara yang salah. Agama apapun yang sepenuhnya konsisten dengan pengajaran Alkitab adalah benar. Sedangkan yang bertentangan dengan pengajaran Alkitab adalah agama yang salah.

Jadi dapat dipercayanya Alkitab sebagai garis pedoman sifatnya sangat vital. Seperti sudah diindikasikan, manuskrip-manuskrip Alkitab asli merupakan mukjizat di dalam dan akan dirinya sendiri. Bukti bahwa



Alkitab dapat dipercaya mencakup :
1. Ledakan tulisan yang dapat dipercaya dan koroboratif.
2. Dapat diverifikasinya manuskrip-manuskrip Alkitab pada masa itu oleh para saksi
3. Kematian para saksi mata karena kesaksian yang dapat mereka tegaskan kebenarannya
4. Banyak orang lain, yang dapat mengetahui fakta-fakta sejarah, juga mati karena kepercayaan-kepercayaan yang sama.

Jika Perjanjian Baru benar, maka Perjanjian Lama juga secara luas diverifikasi oleh Yesus (Lukas 16:16, 17) oleh lebih dari 700 rujukan silang, oleh bukti gulungan-gulungan Kitab Laut Mati, dan oleh "bukti matematis" ratusan nubuat.

Masalah mulai timbul ketika orang-orang mulai mengubah atau menambahi Alkitab. Beberapa hal akan mengindikasikan bahwa "inspirasi" semacam itu tidak berasal dari Tuhan. Pertama, Alkitab memerintahkan kita untuk tidak menambah, menghapus atau mengubahnya (Wahyu 22:18, 19). Kedua, Yesus memverifikasi bahwa Alkitab tidak akan berubah (Lukas 16:17). Dan Ketiga, mengapa Tuhan yang sempurna perlu mengubah Firman-Nya yang orisinil dan sempurna ? Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa jalan ke Sorga didefinisikan sebagai Kristus: Yohanes 14:6-9, Matius 27:51-53, Yohanes 3:16, Efesus 2:8, Kisah Para Rasul 4:12, Kolose 1:15-23, Yohanes 6:48-58, Ibrani 10:26-31.

>Menghindari tuhan-tuhan palsu – Alkitab memberi peringatan atas Tuhan-Tuhan palsu berikut ini:

1. Tuhan yang bukan Tuhan semesta alam yang esa (yang tidak memiliki rekan yang setara – termasuk manusia) bukanlah Tuhan Alkitab (1 Timotius 2:5; Yesaya 44:6).

>2. Tuhan yang tidak bermanifestasi sebagai Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus, bukanlah Tuhan Alkitab (Lukas 12:8-10; Yohanes 1:1, 2, 14; Kisah Para Rasul 5:3, 4).

>3. Tuhan yang tidak memproklamirkan Yesus Kristus sebagai korban puncak untuk menebus mereka yang menyerahkan diri kepada-Nya bukanlah Tuhan Alkitab (Matius 27:51-53; Markus 14:24; Yohanes 6:48-58; Kisah Para Rasul 4:12; Kolose 1:15-23).

Bagaimana Kita Dapat Memastikan Hubungan yang Benar dengan Tuhan Sehingga kita Dapat Pergi ke Sorga ?

Ketika Yesus mengatakan bahwa tidak semua orang yang menggunakan nama-Nya akan masuk ke dalam Sorga (Matius 7:21-23), Ia sedang merujuk pada orang-orang yang berpikir bahwa menggunakan nama Kristus beserta ritual-ritual dan aturan-aturan merupakan kunci ke Sorga. Hubungan dengan Tuhan tidak berasal pada ritual dan aturan. Hubungan dengan Tuhan berdasar pada kasih karunia, pengampunan dan jenis hubungan yang benar dengan Dia.

Bagaimana Cara Memiliki Hubungan Pribadi dengan Tuhan ?

1. Percayalah bahwa Tuhan ada dan ia datang ke Bumi dalam wujud manusia Yesus Kristus (Yohanes 3:16; Roma 10:9).
2. Terimalah pengampunan atas dosa dari Tuhan secara cuma-Cuma melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus (Efesus 2:8-10; 1:7,8).
3. Beralihlah pada rencana Tuhan untuk kehidupan (1 Petrus 1:21-23; Efesus 2:1-5)
4. Ekspresikanlah bahwa Anda ingin Kristus memimpin kehidupan Anda (Matius 7:21-27; 1 Yohanes 4:15).


Lalu Apa ?

Mereka yang dengan sungguh-sungguh mengambil langkah-langkah ini secara otomatis menjadi anggota keluarga Tuhan yang terdiri dari orang-orang percaya. Sebuah dunia kebebasan dan kekuatan baru kini tersedia melalui doa dan ketaatan pada kehendak Tuhan. Orang-orang baru dapat membangun hubungan mereka dengan Tuhan dengan mengambil langkah-langkah berikut ini:

1. Bergabunglah dengan sebuah Gereja (yang berdasar pada Alkitab) yang Anda sukai dan hadirilah Gereja itu secara teratur.
2. Cobalah untuk menyisihkan waktu setiap hari untuk berdoa dan membaca Alkitab.
3. Bersekutulah dengan orang-orang Kristen lainnya secara teratur.

Janji Tuhan Kepada Orang-Orang Percaya:

Untuk Masa Kini:
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,maka semuanya itu (yakni semua yang memuaskan Anda-red)
akan ditambahkan kepadamu."(Matius 6:33)

Untuk Kekekalan:
"Barang siapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal,tetapi barang siapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup,melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."(Yohanes 3:36)

Amin.

from: situs kristen.

Read More..

It's Christmas Time


So this is Christmas
And what have you done?
Another year over
And a new one just begun

And so this is Christmas
I hope you have fun
The near and the dear one
The old and the young.

A very Merry Christmas
And a Happy New Year

Read More..

FORGIVE and FORGET

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu (Efesus 4:32)

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.

Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis diatas pasir :

HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi.

Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasildiselamatkan sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang dia menulis disebuah batu :

HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya : “kenapa setelah saya melukai hatimu, kamu menulisnya diatas pasir, dan sekarang kamu menulis diatas batu ?”

Temannya sambil tersenyum menjawab :

“ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu

Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya diatas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis diatas pasir.

Since we all need forgiveness, we should always be forgiving.

Kolose 3:13
Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Read More..

CHANGE

AnakKu,
setiap malam kau berdoa padaKu,
untuk memberikan kekuatan kepadamu,
supaya kamu bisa lebih kuat.

Lebih kuat dalam apa?
Membalas orang-orang yang telah menindasmu?
Menyakiti orang-orang yang pernah menyakitimu?

AnakKu,
pernahkah kamu bertanya?
Mengapa kekuatan seperti itu tak pernah Kuberikan padamu?

Karena untuk menyakiti orang lain, tepat sekali!
Dia yang akan kausakiti itu juga anakKu yang lain.
Aku menyayanginya sama seperti Aku menyayangimu.

AnakKu,
seringkali kamu meminta orang itu untuk berubah.
Berubah sesuai dengan apa yang kamu mau.


Mengapa tidak kausuruh saja
angin untuk berubah arah,
atau sungai untuk membalikkan alirannya?
Atau mengganti cuaca dalam sekejap?

Ketahuilah anakKu,
Aku-lah yang akan mengubahkan mereka.
Aku-lah yang akan bertanggung jawab atas diri mereka.
Kamu cuma perlu mengubah dirimu sendiri,
tidak usah pedulikan orang lain.
Karena kamu hanyalah manusia.
Arah angin, cuaca dan aliran sungai pun tidak bisa kau ubahkan.
apalagi hati sesamamu.

Cukuplah kamu berubah sesuai dengan citraKu.
Orang lain yang melihat, orang lain yang menilai.
Dan orang lain akan terinspirasi.
Sisanya adalah tanggung jawabKu.

AnakKu,
ubah dirimu sendiri terlebih dulu
untuk menunjukkan kepada dunia gaya hidupmu yang baru,
gaya hidup Kristus.
Itulah bentuk tanggung jawabmu.

Your Father,
Yesus

Read More..

Berbeban Berat..

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat,
Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28)

Percaya bahwa Tuhan berkuasa atas alam semesta, itu baik. Tetapi percaya bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita, itu lebih baik. Percaya bahwa Tuhan berkuasa atas segala kekuatan melahirkan mujizat. Tetapi percaya bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita, melahirkan ketaatan. Percaya Tuhan berkuasa atas segala kekuatan, membuka peluang kita memanfaatkan Tuhan, tetapi percaya bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita, membuka peluang Tuhan memanfaatkan kita.

Semakin kita terbelenggu di dalam Tuhan, semakin kita menikmati kemerdekaan. Semakin kita terbelenggu, terikat dan terpenjara oleh Tuhan, semakin kita menemukan kemerdekaan. Sebaliknya, semakin kita ingin merdeka dari Tuhan, semakin membuat kita mau suka-suka sendiri, semakin terbelenggu.

Pada dasarnya, kita adalah makhluk ciptaan-Nya. Sampai kapan pun kita akan menjadi hamba. Sampai kapan pun kita tidak akan pernah menjadi tuan, sebab kita memang pelayan. Masalahnya, apakah kita mau menjadi hamba atau pelayan Tuhan, ataukah menjadi hamba atau pelayan Iblis. Kita tidak bisa berdiri di tengah-tengah, dan menunda untuk memiliki kebulatan tekad kepada siapa kita mengabdi, yaitu kepada siapa kita menyerahkan diri. Kita tidak boleh menunda untuk kehilangan hidup. Kehilangan hidup bagi Tuhan atau kehilangan hidup bagi Iblis.

Ketika kita mengambil keputusan untuk tidak mengambil keputusan, mengambang, atau menggantung. Pada saat itulah kita memberi diri untuk jauh dari rencana Allah, jauh dari cengkeraman Tuhan, jauh dari ikatan Tuhan. Itu berarti menggiring diri ke tempat yang salah.

Orang-orang yang telah memiliki komitmen, membulatkan tekad memberi diri, melayani, dan mengabdi bagi Tuhan. Sungguh, itu pun masih bisa tergeser dari posisi yang benar. Itu pun bisa tawar hati, lemah dan jatuh. Terlebih lagi seseorang yang tidak mempunyai tekad yang mantap, bulat dan solid menyerahkan hidupnya bagi Tuhan. Marilah kita memperkarakan hal ini dengan serius.

Ada orang-orang yang semestinya bisa menuntun dan mengajarkan kebenaran-kebenaran Tuhan kepada yang belum paham. Namun, karena telah menikmati posisi yang nyaman, menjadi kurang mempedulikan Tuhan dan pekerjaan-Nya. Terlanjur menjadi Sarjana, Master atau Doktor dalam theologia, tetapi karena belum dibelenggu Tuhan, keberadaannya menjadi berbahaya. Orang itu terlanjur menjadi hebat dengan posisi besar di gereja, atau dalam institusi lembaga-lembaga Kristen lainnya, sungguh berbahaya. Orang-orang yang telah dibelenggu dan serius mengikut Tuhan saja, masih terus menggeliat, meronta, dan mau mengambil kembali apa yang telah diserahkannya kepada Tuhan. Terlebih lagi orang-orang yang belum sepenuhnya menyerahkan dirinya kepada Tuhan. Sebab itu jangan menangis kalau saudara ditinggal pacar, dikhianati pasangan hidup, atau nama kita dirusak orang. Bahkan jika usaha dagang kita merugi, atau penyakit yang merongrong dan mengancam hidup. Tetapi, “Merataplah jika engkau menemukan liarnya jiwamu.” Ratapilah jika unsur-unsur pemberontakan kepada Tuhan itu masih ada dalam dirimu.

Sampai-sampai kita berkata, “Tuhan jika begini terus, bawa sajalah aku pulang ke rumah Bapa.” Jangan menangis untuk hal-hal yang fana, sia-sia dan membuang energi, tetapi merataplah tatkala engkau tidak menemukan adanya ketertundukan (submission) yang utuh kepada Tuhan dalam dirimu. Seperti yang dikatakan Tuhan Yesus saat memikul salib di sepanjang via Dolorosa. Dengan tubuh terkoyak karena cemeti yang ujungnya berkait besi, dan berhiaskan mahkota duri di kepala-Nya. Orang-orang banyak yang menyaksikan menangisi dan meratapi-Nya, tetapi Dia berkata, “Janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisi dirimu sendiri dan anak-anakmu” (Luk. 23:28).

Kita sebagai manusia adalah orang yang tidak sempurna, bahkan masih murid yang terus belajar. Syukur kalau sudah dianggap mahasiswa, tetapi yang jelas belum diwisuda. Selama kita belum diwisuda, belajarlah terus. Belajarlah firman Tuhan secara benar. Kapankah kita diwisuda? Nanti, ketika saatnya kita mati!

Sekali-kali, jangan mempersoalkan hal lain yang harus dikatakan minor. Jangan mempersoalkan hal-hal yang sebenarnya tidak utama. Yang terutama ialah, persoalkanlah diri kita di hadapan-Nya. Bagaimana kita hidup dalam ketertundukan kepada Tuhan, hingga kita bisa berkata, “Tuhan, Engkaulah hukumku.” Kalau hukum yang tertulis bisa ditafsirkan macam-macam, dan orang masih bisa membela diri. Tetapi kalau Tuhan yang menjadi hukum kita, sangat akurat. Lord, You are my law. Engkau-lah hukumku! Tidak ada gerak tubuh, fisik dan mulutku yang di luar kontrol-Mu, karena Engkau-lah Tuhan yang menjadi hukumku!

Setiap otot jiwa kita harus dilatih dan dibiasakan lentur. Manusia bisa kaya mendadak, tetapi manusia tidak bisa tunduk mendadak. Kaya, berpangkat dan terpandang secara mendadak itu bisa, karena pangkat dapat dibeli. Tetapi hati yang menunduk mendadak, itu tidak bisa. Membutuhkan waktu! Dalam sesaat kita bisa mengubah bibir dengan berkata: “Suka-suka-Mu Tuhan.” Itu mudah! Tetapi membuat hati ini lentur kepada Tuhan, tidak dapat dilakukan dalam sekejap. Jika telah terlalu lama otot ketaatan dan ketertundukan ini tidak menguasai kita, maka yang harus dilakukan adalah memperkarakan diri ini di hadapan Tuhan dengan serius. Benar kalau datang kepada Tuhan seperti saat ini, kita harus menganggap tidak punya persoalan lain kecuali diri kita sendiri. Untuk tidak memberhalakan diri, kita harus menjadi manusia Allah, dengan standar manusia Allah. Sebagaimana manusia, kita jangan memanjakan perasaan. Sebagai manusia Allah, yaitu anak-anak Allah yang dilengkapi-Nya dengan hikmat dan kuasa, untuk melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Untuk itu, kita harus sampai dulu di perhentian ambisi, baru bisa dibentuk.

Pembacaan: Injil Matius 11:28-30.

Terlebih dulu kita harus memahami, apa yang dimaksud Tuhan dengan letih lesu dan berbeban berat. Tidak usah bertele-tele, sebab ini sangat beralasan, sederhana, alkitabiah dan jujur. Letih lesu dan berbeban berat itu adalah, hidup yang terikat dan terbelenggu, lemah dan tidak ada kebahagiaan. Ini suatu yang paradoksal. Ketika seseorang datang kepada Tuhan dengan letih lesu dan berbeban berat, Tuhan berkata: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (ayat 28). Bagaimana caranya mendapatkan kelegaan itu, padahal kita sudah punya beban? Malah mau ditambah beban lagi, yaitu kuk di leher (ayat 29). Dibaca sekilas, sepertinya itu konyol. Tetapi kuk yang dipasang-Nya itu, justru membuat jiwa kita mendapat kelegaan.

Sebelum membaca ayat ini kita diberitahukan, kalau datang kepada Tuhan, bertindaklah seolah-olah hidup ini tidak mempunyai persoalan. Dari ayat ini sebenarnya ada satu yang tersirat, walau tidak tersurat secara eksplisit. Tuhan memindahkan beban atau malah menggandakan beban yang baru kepada kita.

Untuk mengerti kebenaran ini, maka kita harus memahami dulu apa itu kelegaan. Kelegaan dalam teks asli bahasa Yunani adalah anapauso. Kata ini sejajar dengan sabatton, sabat, atau berhenti dalam bahasa Ibrani. Seseorang tidak bisa belajar dari Tuhan, dalam hal ini hidup di dalam kedaulatan Allah, atau ketertundukan kepada Tuhan, tanpa dia berhenti. Dia harus berhenti dulu! Jika tidak, maka dia akan tetap dalam bebannya. Dia tidak akan bisa menikmati kelegaannya, maksudnya memindahkan beban berat yang dipikulnya.

Kenalilah didikan dan ajaran Bapa yang diteladankan-Nya, yaitu pengenalan akan Dia. Tuhan Yesus mengatakan “Bapa menyatakan kepada orang kecil” (Mat. 11:25). Kata kecil di sini merupakan misteri. Kecil bukan menunjukkan tubuh yang mungil, tetapi orang-orang yang sederhana. Kepada orang-orang sederhanalah Tuhan berkenan menyatakan ajaran-Nya, diri-Nya; oleh karenanya orang itu akan memperoleh kelegaan. Pendidikan, ajaran yang terus berkembang, dan tunduk taat karenanya.

Dalam Luk 16:11. Harta yang sesungguhnya adalah kebenaran Tuhan (aleitheia). Kalau harta masih diburu dan dikejar, maka Dia tidak bisa mengajar kita. Kita harus terlebih dulu tunduk pada kehendak-Nya. Kelegaan yang dimaksud Tuhan Yesus itu sangat bergantung pada diri kita sendiri. Kelegaan jangan salah dimengerti. Misalnya, karena sudah punya jodoh, pekerjaan atau hidup mapan. Kelegaan di sini adalah kelegaan yang datang dari Tuhan.

Kita yang telah mengenal firman-Nya, harus berani berkata: “Tuhan aku mau, aku serius mengikuti kehendak-Mu.” Kita telah sampai pada pendidikan yang Tuhan berikan. Dalam Yohanes 8:30-32 Tuhan Yesus menjelaskan, bahwa kalau kita tetap dalam firman-Nya, maka kita adalah benar-benar murid-Nya yang telah dimerdekakan. Jika sudah sampai di sini, berarti gereja-Nya sudah layak diwisuda.

Setiap orang punya bayangan hidup yang ideal. Sebagai seorang pendeta, pasti keinginannya mempunyai jemaat yang besar, gedung-gedung gereja dan perlengkapannya. Kelihatannya ini benar, tetapi itu juga salah. Kalau itu semua bukan bagiannya, tetapi hanya karena ambisi, akan tetap hidup dalam letih, lesu dan berbeban berat.

Barang siapa setia dalam perkara yang kecil dia akan mendapat perkara yang besar. Perkara kecil itu adalah soal uang, soal harta dunia, soal mamon. Kalau dalam hal harta saja kita gagal, apalagi untuk perkara yang besar.

Dalam Lukas 16:1-9, Tuhan Yesus memuji bendahara yang tidak jujur. Ini berbicara tentang persiapan sang bendahara sebelum dipecat. Dia telah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin. Ini tentunya sebuah figurasi. Dalam ayat 9 dikatakan, mengikat persahabatan dengan menggunakan Mamon yang tidak jujur. Ini bukan pelecehan, sebab Tuhan tetap menjadi tujuan utama, fokus kita. Sedang materi itu hanyalah alat, atau sarana yang dimanfaatkan. Jelas ini bukan pelecehan kehidupan. Jika nanti orang itu hidupnya tidak dapat ditolong oleh Mamon lagi, maka dia dapat diterima di kemah abadi Tuhan.

Read More..

S E T I A

Pdt. Josia Abdisaputera

Wahyu 2:10b mengatakan bahwa barangsiapa setia sampai mati ia akan menerima mahkota kehidupan. Dalam hidup ini Tuhan mencari karakter yang setia, sebab dengan setia maka kita akan menerima penghargaan dari Tuhan. Dalam Perjanjian lama Tuhan selalu mengatakan bahwa ketika kita setia maka Tuhan akan memberikan berkatNya.
Arti kata setia berasal dari bahasa Yunani PISTO EJ (Pistos)Y yang artinya dapat dipercayai.

**Menurut kamus umum kata setia berarti tetap melakukan tugas bagaimanapun berat dan susahnya; berpegang teguh pada perjanjian. Orang yang setia hari-hari ini sangatlah sulit didapatkan. Amsal 20:6 mengatakan bahwa banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah yang menemukannya?

Saudara, suatu saat ada orang yang datang menemui ibu Theresa dengan mengatakan, ”selama ini ibu Theresa hanya melayani di kotanya di India saja. Padahal di luar masih banyak orang yang menderita kelaparan, apakah ibu Theresa tidak takut menjadi gagal.” Kemudian Ibu Theresa menjawab, ”aku dipanggil bukan menjadi orang yang berhasil namun menjadi orang yang setia.” (isn't it lovely?)



Dalam hidup ini ada 3 ujian kesetiaan

1. Masalah (Habakuk 3:17-18)

Dalam ayat ini mengandung arti yang luar biasa. Sebab di dalamnya menggambarkan adanya banyak masalah atau kondisi yang tidak menyenangkan. Namun dikatakan bahwa Habakuk tetap bersukacita. Dalam hidup ini banyak masalah yang kita alami namun justru disinilah kesetiaan kita akan diuji. Disaat kita mengalami keadaan baik mungkin bagi kita mudah untuk bersukacita. Tetapi saat kita dalam keadaan yang tidak baik apakah kita tetap setia?

Contoh : Enestil adalah seorang pengarang lagu protestan yang sangat terkenal. Namun saat ia kecil Enestil mengalami kecelakaan yang membuat ia cacat. Sehingga ia bertumbuh mejadi gadis yang cacat. Namun suatu saat ia diperkenalkan dengan seorang pemuda yang bernama Elscort. Singkat cerita Enestil dan Elscort berencana untuk menikah. Segala persiapan telah dilakukan. Namun suatu hari Enestil mendapat berita bahwa Elscort meninggal dunia saat berenang. Enestil sangat terpukul ,9 tahun lamanya ia tidak mau keluar kamar, dan hanya keluar disaat-saat tertentu. Namun hati Enestil tetap terbuka untuk Tuhan, ia berdoa meminta kekuatan untuk tetap kuat dan setia. Dan di dalam kamar itulah Enestil mendapat inspirasi untuk mengarang lagu yang boleh menguatkan orang lain untuk tetap setia dalam segala keadaan.



2. Godaan Dunia

Hari-hari ini dunia banyak sekali menyodorkan hal-hal yang membuat kita meninggalkan iman kepada Tuhan. Yakobus 4:4 mengatakan bahwa “Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Dalam hidup ini kita tidak dapat bersahabat dengan dunia namun sekaligus kita ikut Tuhan. Banyak orang yang imannya lemah karena mereka sulit meninggalkan kenikmatan dunia. Dan godaan dunia ini juga menyerang hamba-hamba Tuhan dalam 2 Timotius 4:10 dikatakan karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia. Jadi penyebab hamba Tuhan dapat meninggalkan pelayanannya karena mereka telah mencintai dunia.sehingga kita tidak dapat setia kepada panggilan kita.



3. Waktu (2 Timotius 4:7)

Kita dituntut untuk setia tidak hanya 1 hari,1 minggu, 1 bulan atau 1 tahun, namun sampai akhir hidup kita. Sebab itu pertahankan kesetiaan kita sebab waktu kedepan akan menunjukkan kesetiaan kita.



** Misionaris dari Canada yang bernama John Geddy, mengambil keputusan untuk pergi ke pulau Vanuatu. Disana ia mengalami kesepian bahkan ia juga harus belajar bahasa Vanuatu. Sampai akhirnya ia berhasil menerjemahkan Alkitab perjanjian baru ke bahasa Vanuatu. John Geddy terus melayani sampai akhirnya ia meninggal. Dan ada tulisan bahwa saat ia pertama kali mendarat orang di kepulauan Vauatu belum ada yang mengenal Tuhan. Namun saat ia meninggal tidak ada satu orangpun yang tidak mengenal Tuhan. Ujian waktu adalah ujian yang terberat dari kesetiaan kita.

Last Updated ( Thursday, 20 November 2008 )

Read More..

Saat Hidup Mengharuskanmu Menangis

Kadangkala hidup mengharuskanmu menangis tanpa sebab. Kamu merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadamu. Kamu mengira keputusan yang kamu ambil sudah tepat, ternyata perkiraanmu keliru.

Jangan putus asa !! Bangkitlah !!

Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.

AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil.
Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain?

Bukankah AKU sudah menyediakan suksesmu sendiri?

Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.

Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.

Jadilah seperti air..Selalu mengalir...melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.

Anak-Ku,,,jangan mau dikalahkan oleh keadaan,,tetapi kalahkan keadaaan !!

Anak-Ku yang terkasih,,,jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah mengerjakan yang terbaik.

Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman.

Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu !

Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu.

Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya AKU?

Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi AKU.
Anak-Ku, ingatlah hal ini baik-baik. Aku selalu mebuka tangan-Ku lebar-lebar untuk memberimu rasa aman, kapanpun kau membutuhkannya.
AKU senantiasa menyiapkan bahu untuk tempat kepalamu bersandar dan mencurahkan tangis.
AKU melakukannya karena AKU sungguh-sungguh peduli padamu !!

Ayah yang selalu mengasihimu, ,

YESUS

Read More..

"Bagaimana kalau ALLAH punya answering machine??"

Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar ini:
"Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Bapa".
Pilihlah salah satu:
* Tekan 1 untuk 'meminta'.
* Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
* Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
* Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau, bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini:
"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya."

Bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:
"Jika Anda mau bicara dengan Malaikat Gabriel, tekan 1.
Dengan Malaikat Mikhail, tekan 2.
Dengan malaikat lainnya, tekan 3.
Jika Anda ingin mendengar nyanyian Raja Daud saat Anda menunggu, tekan 4.

"Untuk mengetahui apakah orang yang Anda kasihi akan dipanggil ke Rumah Bapa, masukkanlah nomor KTP-nya.
Untuk pesan tempat di Rumah Bapa, tekanlah Y, O, H, A, N, E, S dan tekan 3,1, 6."

"Untuk jawaban pertanyaan tentang dinosaurus, umur bumi, dan di mana bahtera Nuh berada, silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini."

Atau bisa juga Anda mendengar ini :
"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini, Silakan mencoba kembali esok hari."

"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi."

Namun puji Tuhan, Allah kita mengasihi kita, Anda dapat menelponNya setiap saat !!!
Anda hanya perlu untuk memanggilnya sekali dan Tuhan mendengar Anda.

Karena Yesus, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk.
Tuhan menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil dan Tuhan akan menjawab; Anda akan menangis minta tolong dan DIA akan berkata : "Ini AKU". ( Yesaya 58 :9 ).

Ketika Anda memanggil, gunakan Nomor Telepon Darurat dibawah ini

* Saat Berduka Cita, putar Yohanes 14.
* Ketika dikecewakan sesama, putar Mazmur 27.
* Jika Anda ingin berbuah, putar Yohanes 15.
* Ketika Anda Berdosa, putar Mazmur 51.
* Ketika Anda kawatir, putar Matius 6:19-34.
* Ketika Anda dalam bahaya, putar Mazmur 91.
* Ketika Tuhan terasa jauh, putar Mazmur 139.
* Ketika Iman Anda perlu dikuatkan putar Ibrani 11.
* Ketika Anda merasa sendiri dan takut, putar Mazmur 23.
* Ketika hidup Anda sedang dalam kepahitan, putar I Korintus 13.
* Untuk Rahasia kebahagiaan Paulus, putar Kolose 3 : 12-17.
* Untuk Arti Kekristenan, putar I Korintus 5 : 15-19.
* Ketika Anda merasa kecewa dan ditinggalkan, putar Roma 8 :31-39.
* Ketika Anda menginginkan kedamaian dan ketenangan, putar Matius 11:25-30.
* Ketika Dunia terlihat lebih besar dari Tuhan, putar Mazmur 90.
* Ketika Anda ingin jaminan Kekristenan putar Roma 8 : 1-30.
* Ketika Anda meninggalkan rumah untuk bekerja atau bepergian, putar Mazmur 121.
* Untuk penemuan/kesempatan besar, putar Yesaya 55.
* Ketika Anda membutuhkan keberanian untuk suatu tugas, putar Yosua 1.
* Supaya dapat bergaul dengan baik terhadap sesama, putar Roma 12.
* Ketika Anda memikirkan kekayaan, putar Markus 10.
* Saat Anda mengalami depresi, putar Mazmur 27.
* Jika Anda kesulitan keuangan, putar Mazmur 37.
* Jika Anda kehilangan kepercayaan terhadap orang, putar I Korintus 13.
* Jika orang di sekitar kita tampak berlaku tidak baik, putar Yohanes 15.
* Ketika Anda putus asa dengan pekerjaan, putar Mazmur 126.
* Jika Anda menemukan bahwa dunia mengecil dan Anda merasa besar, putar
Mazmur 19.

Nomor-nomor tersebut dapat langsung dihubungi.
Operator tidak diperlukan. Seluruh saluran ke Surga terbuka 24 jam sehari!!.

Bagikan daftar telepon ini kepada orang-orang disekeliling kita.
Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya.
Jika perlu ajaklah berdoa bersama.

Selamat merenungkan.

Read More..

Siapa Kita bagi dan dalam Tuhan

By. Ervina Budi Wulansari

KASIH TUHAN TIDAK TERBATAS DAN TIDAK BERSYARAT, TETAPI KESELAMATAN ADALAH KASIH KARUNIA TUHAN YANG BERSYARAT. Begitulah kira-kira hasil perenunganku beberapa hari ini setelah aku sempat mendiskusikan hal ini juga kepada beberap teman di waktu lalu. Dan aku akan tuliskan beberap point penting yang menjadi bahan perenungan ku hingga aku sampai kepada kesimpulan ini, yaitu sebagai berikut. –Vina-

Untuk dapat merasakan kasihNYA, kita harus terlebih dahulu mengenali pribadi dan karakter NYA, Mengetahui siapa dan bagaimana TUHAN kita, Menyelidiki apa tujuan TUHAN menciptakan kita (manusia)? siapa kita dimata TUHAN? Dan bagaimana kita sampai ada didunia ini? Kita harus pahami semua kisah penciptaan manusia dan bagaimana DIA bekerja? Dan lain-lain.

Aku percaya, semua keberadaan kita di dunia ini bukanlah sebuah kebetulan, dan aku percaya bahwa TUHAN mempunyai Tujuan mengapa dia menciptakan kita. Sekarang yang mesti selalu kita ingat bahwa TUHAN menciptakan kita sebagai mahluk yang paling sempurna diantara mahluk yang lain, kita tidak saja mempunyai roh, tapi kita mempunyai satu kesatuan paket yang komplit yaitu roh, tubuh dan jiwa terlebih lagi dilengkapi dengan pikiran dan akal..ehm, no wonder if iblis kemudian cemburu berat dengan keindahan kita sebagai ciptaanNYA. Itulah dasyatnya TUHAN kita dan luar biasa pekerjaan dan rencana TUHAN dalam menciptakan kita.

DIA menciptakan kita dengan penuh kasih dan cinta. Terbukti karena DIA berikan kita Nafas dan kehidupan, DIA bentuk kita serupa dengan gambarNYA..but please note walaupun serupa tapi tak sama, karena biarpun kita diciptakan sempurna dari mahluk lain didunia ini, toh kita masih memiliki keterbatasan-keterbatasan yang tidak dapat melebihi kesempurnaan-NYA.

Karena itulah kita tidak akan mungkin pernah bisa menyamakan kedudukanNYA, kita tidak akan mungkin bisa membelaNYA dengan kekuatan kita (kita terlalu kecil untuk dapat menyelamatkan tahta kekuasaanNYA), kita tidak akan mungkin dapat menyelami pikiranNYA, dll..

So dari beberapa alasan yang kusebutkan diatas tadi dan membayangkan proses penciptaanNYA saja, Aku sudah dapat merasakan ada KASIH yang teramat luar biasa bagi kehidupan kita. Bayangkan saja saat DIA memberikan kita begitu banyak keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki mahluk lain. Dari sini Kita akan ketahui bahwa sungguh kita adalah Projek istimewa dan terbesar bagi TUHAN. Bahkan tidak hanya sekedar menciptakan saja lalu kemudian DIA melupakan kita, mencampakan kita atau menelantarkan kita hidup sendirian didunia, TIDAK!

Kasih-NYA kepada kita tak berakhir sampai disitu saja.. karena nyatanya, Alkitab mencatat bahwa TUHAN sendiri telah mendesign masa depan kita.Bahkan jauh sebelum kita dikandung, TUHAN sudah mengenal kita..DIA tahu siapa kita dan DIA telah siapkan rancanganNYA yang besar bagi hidup kita.

“sebab ENGKAUlah yg membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMU oleh karena kejadianku dasyat dan ajaib.” (Mazmur 139-13-16)

KasihNYA masih terus berkelanjutan karena setelah kita dilahirkan kedunia, TUHAN masih memberikan berkatNYA kepada kita, DIA berkati semua manusia di dunia ini tanpa terkecuali, tanpa syarat dan tanpa pilih-pilih, ingat karena waktu kita dilahirkan, kita semua lahir sama sebagai bayi mungil dan jiwa kita masih putih dan polos seperti kertas putih tanpa embel-embel status social,kaya,miskin, agama,dll.

“Allah memberkati mereka, lalu berfirman kepada mereka “Beranak cuculah dan bertambah banyak, penuhilah bumi dan taklukkanlah itu..”” (Kejadian 1:28)

Berkat disini bisa bermacam-macam bentuknya bisa berupa talenta, dll.. Berkat inilah yang akhirnya menjadi bekal dan investasi TUHAN bagi kehidupan kita kelak. Berkat inilah yang nantinya akan membantu kita hidup didunia yang fana, dan Berkat ini TUHAN berikan secara cuma-cuma, GRATIS dan tidak bersyarat supaya kita bisa hidup sesuai dengan rencanaNYA. Dan agar manusia dapat merealisasikan semua yang telah direncanakan TUHAN maka DIA sediakan tempat/sarananya bagi kita, DIA sediakan semua kebutuhan kita berupa kekayaan alam; air, tanah, tumbuh-tumbuhan, udara lengkap dengan semua keindahannya,.wow…excelent, perencanaanNYA luar biasa bukan?

DIA telah memikirkan dan merencanakan segala-galanya bahkan sebelum kita lahir. Sebagai Pemenang dan Penakluk Dunia..itulah rencana dan tujuan kita diciptakan, supaya kita hidup dalam kemenangan dan kelimpahan. Itulah tujuan NYA dan rencana-NYA bagi kita …praise the LORD, DIA sungguh baik, bukan?

So, setiap kali kita mengalami kesulitan untuk mengenal Pribadi TUHAN yang penuh kasih ataupun bila kita sulit merasakan manifestasi kasih TUHAN dalam hidup kita, bayangkan saja sendiri bagaimana TUHAN menciptakan kita dengan kedua tanganNYA sendiri, Renungkanlah setiap prosesnya step by step dan bayangkan bagaimana DIA menjadi ALLAH dan Bapak kita, DIA memang bukan orang tua kita atau ibu yang mengandung dan melahirkan kita tapi DIA lah SUMBER keberadaan kita.

Dengan Memperhatikan factor-faktor tersebut maka sangatlah mustahil jika kita beranggapan bahwa ada manusia yang memang digariskan oleh TUHAN memiliki masa depan yang suram dengan segala keburukannya …Wait a minute! Bagaimana mungkin TUHAN merencanakan sesuatu yang buruk bagi anak-anakNYA? Pikirkanlah itu, Bagaimana mungkin ALLAH kita memberikan kesusahan, kesulitan, penyakit, kutuk, penderitaan,dll kepada kita yang percaya kepadaNYA? Jesus sendiri pernah berkata “seseorang yang jahat saja tahu bagaimana memberikan hal yang baik kepada anaknya, apalagi DIA, BAPA mu yang berada di SURGA!”

Dan permasalahan kemudian datang saat dalam kenyataannya, kita melihat ada banyak orang yang masih saja dikalahkan oleh keadaan? Ada banyak orang yang kenyataannya hidupnya dibawah standard kelayakan, mereka hidup dalam penderitaan, kekurangan dan kemiskinan. Ehm…kalau sudah kadang meraka berpikir dimanakah letak keadilan TUHAN yang katanya mengasihi semua manusia tanpa pandang buluh?

Ok, lets start talk about that…but please, sebelum kita meragukan keadilan TUHAN yang penuh kasih dan mengatakan bahwa TUHAn tidak memperhatikan kita atau TUHAN tidak care dengan semua kekurangan dan permasalahan kita. Kita harus tahu bahwa TUHAN adalah Roh dan Kebenaran. Segala sesuatu yang baik , Indah, mulia, suci, tulus, bijaksana, Kasih adalah gambaran pribadiNYA. Sedari dulu sampai selama-lamanya DIA tetap sama dan tidak pernah berubah!

Bahkan sangking baiknya DIA berikan kepada kita otoritas untuk memilih atau berkehendak bebas then we call it “FREE WILL”. Itulah kenapa kukatakan TUHAN adalah BAPA yang bijaksana, DIA bukan TUHAN yang otoriter yang memaksakan kehendakNYA. DIA tidak memaksa kita untuk menyembahNYA seratus kali sehari dengan cara yang ekstrem, DIA tidak memaksa kita untuk percaya kepadaNYA, dan lain-lain..DIA berikan kepada kita kesempatan untuk memilih, Pilihan sepenuhnya ada ditangan kita, Mau mempercayaiNYA, tidak mempercayaiNYA atau bahkan tidak memilihpun..itu adalah sebuah pilihan.

Dan untuk menjawab pertanyaan kenapa akhirnya ada banyak manusia yang hidup dengan kesia-siaan? Jawabannya ada pada diri kita sendiri. Dan tIdak akan sulit kok untuk dipahami, apa yang membuat akhirnya ada saja manusia yang hidup tidak seperti dan jauh dari rencana-NYA.

Semua ini dikarenakan, Sejak dosa masuk, Hubungan kita dengan TUHAN otomatis menjadi terputus. Dosa yang sifatnya mengikat telah membuat banyak manusia yang perlahan demi perlahan menjauh dari TUHAN. Itu memang hukumnya, itu memang sifat DOSA sebagai buah pekerjaan Iblis yang dari semula memang bertujuan untuk menghancurkan dan menyesatkan kehidupan anak-anak TUHAN. DOSA itu banyak macamnya, Kesombongan, Keangkuhan hati, keinginan daging, dll.. Dosa itulah yang membuat manusia menjadi tidak mengenal siapa dirinya dan siapa TUHANnya yang sebenarnya, Terlebih lagi kenyataannya, Iblis ikut turut andil memasukkan pengajaran-pengajaran palsu yang menyesatkan dan menyembunyikan kebenaran TUHAN. sehingga semakin banyaklah manusia yang pada akhirnya tidak dapat mengenali Pribadi dan karakter TUHAN sebagai BAPAnya, banyak manusia yang tidak sanggup melihat dan mengetahui rencana TUHAN.Semakin banyak Manusia kemudian jatuh dalam kegelapan dan ajaran sesat dan parahnya menjadi hamba iblis, sebagai allah mereka.

Sekarang kalau sudah seperti ini keadaannya, sudah dapat dibayangkan TUHAN pasti akan kecewa berat dengan keputusan dan pilihan kita untuk mengikuti allah-allah lain selain DIA.

Pernah gak kita merasakan dikhianati oleh orang yang selama ini kita cintai dan kita kasihi? Begitulah kira-kira perasaan TUHAN melihat manusia terjebak dalam kesesatan Dan kejahatan bahkan sampai memberikan diri mereka mengabdi kepada allah palsu.. So, jika kemudian hari DIA menghentikan berkatNYA bagi orang-orang itu..janganlah heran dan protes, karena penghakimanNYA adalah adil dan Bijaksana.

Itulah kira-kira kenapa ada banyak orang yang hidupnya dalam kesia-siaan, bagaimana kita bisa hidup dalam kemenangan, jika kita sendiri tidak menjalin hubungan yang intim dengan DIA? Bagaimana TUHAN dapat penuhi janjiNYA untuk membawa hidup kita kepada kehidupan yang penuh dengan berkat, jika kita sendiri tidak mempercayai NYA? Bagaimana TUHAN dapat menyelamatkan kita, jika DIA sudah tunjukan jalanNYA tapi kita bebal dan menolakNYA. Bagaimana kita mengetahui rencana TUHAN bagi kita, Bagaimana kita dapat mendengarkan suaraNYA jika kita putus komunikasi dengan TUHAN?

Tapi jangan khawatir TUHAN yang penuh kasih tidak pernah meninggalkan kita, Karena nyatanya DIA tidak tinggal diam dan membiarkan Iblis menyeret lebih banyak jiwa kepada kesesatan dan kebinasaan, Untuk itulah DIA berikan anakNYA yang tunggal yaitu JESUS kepada kita dan turun ke dunia untuk menyelamatkan kita.BAPA kita mengutus JESUS kedunia tidak hanya untuk menunjukan jalan yang benar kepada manusia kembali kepangkuanNYA, tapi juga untuk menjadi satu-satunya JALAN kepada-NYA. NO OTHER WAY. Tidak ada jalan lain selain JESUS, karena JESUS sendiri sudah mengatakan dengan TEGAS, JELAS dan KERAS bahwa tidak ada satupun yang dapat membawa kita kepada BAPA tanpa melalui NYA. Perhatikan baik-baik, TIDAK ADA SEORANG PUN DIDUNIA INI YANG BERANI MEMBERIKAN PERNYATAAN SEPERTI INI, SELAIN OLEH DIA (JESUS) YANG DIBERI KUASA DI ATAS BUMI DAN DI SURGA.


Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Dari sini kita akan tahu, bahwa karena kasihlah, TUHAN memberikan sekali lagi kesempatan kepada kita untuk memperbaiki hubungan kita dengan-NYA, dan mengenal-NYA. Kita sekali lagi diberi 2 pilihan. Apakah kita akan tetap hidup dengan kesia-siaan dan menjadi hamba iblis? Atau kita hidup dengan damai sejahtera kembali kepada NYA?

Jika pada akhirnya kita tetap menolak JESUS…that’s okay. (Kita semua tahu bukan, bagaimana hidup orang-orang diluar JESUS? ) Tapi jika kita memilih untuk kembali kepada BAPA dan menerima JESUS sebagai TUHAN dan Juruselamatnya..wow..Aku akan katakan bahwa anda berada pada pilihan yang sangat TEPAT sekali karena seperti janji ALLAH kepada setiap orang yang percaya kepadaNYA, DIA akan beri kita sukacita, damai sejahtera, kelimpahan, lebih banyak lagi berkat, kemenangan tidak hanya didunia tapi juga di surga dan yang terpenting dari kesemua itu adalah KESELAMATAN .. Dan Can’t you see the different? Tidakkah terlihat ada perbedaan yang luar biasa dalam kehidupan kita dengan mereka yang tidak percaya? sudah terbukti bukan bahwa ada banyak anak-anak Terang yang hidup penuh berkat dan kemenangan. Amin. Tidak usah jauh-jauh mencari tahu..lihat saja di Negara ini, Kita (pengikut KRISTUS) adalah kaum minoritas dinegara ini, jumlah kita tidak ada sepersekian persennya, tapi kita mampu membuat perbedaan. Kehidupan yang kita miliki tidaklah sama dengan kehidupan orang kebanyakkan atau mayoritas dinegara ini. Bukan semata-mata KEBERUNTUNGAN yang berpihak kepada kita, bukan pula karena kemampuan kita semata, tetapi lebih daripada itu, KITA adalah orang-orang yang diBerkati. (Boleh donk bermegah didalam TUHAN? )

But eiitz… jangan heran yach jika seandainya ada juga orang –orang yang tidak percaya kepadaNYA tapi hidup nya kelihatan baik-baik saja, kelihatan penuh dengan kelimpahan, dll..Don’t worry..Jangan cemburu dulu ataupun bingung…hitungannya belum selesai..coba sesekali tanyakan kepada mereka, ada tidak damai sejahtera didalam hati mereka? Karena semua kelimpahan itu mungkin saja didapati dari kemampuan dan usaha mereka,mungkin juga didapat dari allah mereka… tapi aku berani menjamin bahwa allah mereka tak akan mampu menyelamatkan mereka.Dan TUHAN kita tidak akan mampu dikalahkan oleh allah-allah palsu (iblis.red).

Lagipula..TUHAN tidak akan membiarkan mereka mengalahkan kita yang percaya kepadaNYA. TUHAN tidak akan mungkin mengecewakan kita dengan membiarkan hidup kita hancur dalam kesia-siaan. Karena DIA tak pernah ingkar janji. Karena TUHAN kita adalah TUHAN yang hidup dan bekerja! DIA tahu benar siapa-siapaYang mengenal dan percaya kepadaNYA.

DIA tahu benar siapa-siapa yang tetap setiap mengasihiNYA dan berada di Jalan dan ketetapanNYA. DIA sendiri yang akan mengalahkan dunia dan kegelapan melalui kita sebagai anak-anak terang. DIA sendiri yang akan memenuhi kebutuhan kita dan memberikan kita kehidupan yang layak dan damai sejahtera yang tidak pernah dimiliki oleh orang-orang dunia.
Selama kita hidup dalam TUHAN, Kitalah PEMENANG tidak hanya di dunia tetapi juga di Surga. Amin

TUHAN memberkatimu

Read More..

Be The Best..!!!!!!

By. Andri Wongso

Di dalam masyarakat terutama di negara berkembang, banyak sekali masyarakatnya yang terjangkit penyakit mitos-mitos yang menyesatkan. Di antara mitos itu adalah: mitos pendidikan, ’saya tidak bisa sukses karena pendidikan saya rendah’. Mitos nasib, ‘biar berjuang bagaimanapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya memang sudah begini dari sononya’. Mitos kesehatan, merasa diri tidak kuat secara fisik. Mitos usia, ‘ini pekerjaan untuk anak muda, saya terlalu tua untuk pekerjaan ini’. Mitos gender, ‘jelas aja bisa, dia kan perempuan sayakan pria’ atau sebaliknya. Mitos shio, ‘dia shio macan memang bisa sukses, saya kan shio babi’ dan lain sebagainya. Dan penyakit mitos-mitos lainnya.

Jika mitos-mitos itu telah dijadikan pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan gagal sebelum berjuang!!!

Dalam memasuki dunia bisnis, ada dua mitos yang berpengaruh paling besar, yaitu masalah modal dan pendidikan. Saya justru tidak memiliki keduanya saat memulai usaha dulu. Yang saya miliki hanyalah ide membuat kartu kata-kata mutiara dan keberanian untuk mencoba. Saya memiliki kemampuan kungfu, dan potensi diri itulah yang saya manfaatkan. Saya mengajar kungfu secara privat untuk mendapatkan modal awal.

Jadi saya berangkat tanpa modal, tanpa uang, tanpa pendidikan formal yang memadai, tapi mana yang mendahului usaha saya? Ide! Dan keyakinan bahwa saya bisa sukses, saya berhak untuk sukses! Dengan pemahaman itu, muncul keberanian untuk mencoba.

Dari penolakan-penolakan dan melalui proses perjuangan yang luar biasa ulet, ulet, dan ulet, usaha itu baru bisa berkembang baik. Kegagalan dan penolakan adalah konsekuensi dari setiap keputusan yang kita ambil. Kita hanya punya dua pilihan, berhasil atau gagal. Kuncinya dalah action dan mental yang positif. Sebab kedua pilihan itu bisa jadi ‘benar’ karena di balik setiap kegagalan terdapat proses pendidikan, sebuah pelajaran untuk kita berbuat dan bertindak lebih bijak di kemudian hari.

Seperti kata-kata mutiara yang sering saya ucapkan: “Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses perjuangannya”. Jika itu disadari oleh semua orang, maka tidak ada lagi yang namanya larut dalam frustasi, kecewa, depresi, apatis, kehilangan motivasi, apalagi putus asa.

TETAP MENJADI YANG TERBAIK.
Memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Perlu motivasi yang kuat, komitmen pada tujuan, serta melewati proses latihan dalam praktek kehidupan yang nyata. Sebagai manusia yang mengerti, menyadari, dan dapat berpikir jernih, maka kita harus bisa dan berani menentukan sikap dengan segenap tenaga, waktu, dan pikiran untuk tetap mengembangkan diri semaksimal mungkin.

Ilmu untuk memelihara motivasi diri bisa dipelajari oleh siapa pun. Salah satu latihan yang paling mudah untuk menguatkan diri sendiri adalah melakukan self talk. Kita gali potensi-potensi positif dalam diri kita dengan melakkukan dialog dengan diri kita sendiri.

Yakinkan bahwa diri kita memiliki kemapuan untuk sukses. Jika orang lain bisa sukses, kita pun mempunyai hak untuk sukses sama seperti mereka.

Keyakinan kepada Tuhan, serta doa dan praktek dalam kehidupan ini merupakan upaya yang mampu memberikan kekuatan motivasi diri yang luar biasa.

Sikap mental lain yan perlu kita pelihara adalah menyadari bahwa sukses yang kita raih bukan hanya sekedar mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya. Rendah hati adalah kata kuncinya, tetapi sebaliknya, tidak rendah diri pada saat mengalami kegagalan.

Dengan demikian tidak hanya semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan ini, yang pasti kualitas kehidupan kita akan semakin baik, semakin
sukses, yang pada akhirnya akan bermanfaat pula bagi orang lain. PASTIKAN menjadi yang terbaik !!! BE THE BEST!!!!

Success is my right - sukses adalah hak saya
Salam sukses luar biasa


Read More..

Best Poem UN 2006


This poem was nominated by UN as the best poem of 2006,
Written by an African Kid

When I born, I black
When I grow up, I black
When I go in Sun, I black
When I scared, I black
When I sick, I black
And when I die, I still black


And you white fellow
When you born, you pink
When you grow up, you white
When you go in sun, you red
When you cold, you blue
When you scared, you yellow
When you sick, you green
And when! You die , you gray

And you calling me colored?

Read More..

For Love or For Lust

by. Pastor Jose Carol

This is a secret to building deeper relationship... Dan bicara soal membangun hubungan, tentunya bukan hanya hubungan antara pria dan wanita yang akan bersatu dalam pernikahan saja dan bukan soal berpacaran saja, tapi juga tentang bisnis, relasi persahabatan, hubungan dengan orang tua, hubungan antara pemimpin dan bawahan. Intinya, selama kita berhubungan dengan orang lain, kita perlu tahu bagaimana cara untuk membina dan membangun hubungan tersebut, supaya kita bisa menikmati kebahagiaan dan segala yang baik, yang disediakan oleh Tuhan di dalam atau melalui hubungan-hubungan yang kita bangun.

"Kekuatan dan kekokohan suatu bangunan sangat ditentukan oleh dasar di mana bangunan tersebut dibangun di atasnya"

Pertanyaannya adalah, di atas dasar apakah hubungan-hubungan dalam kehidupan kita dibangun? Berdasarkan apa? Apakah itu dibangun di atas dasar kasih (love) atau di atas nafsu (lust/keinginan daging)?

Ini bukan hanya berlaku dalam marital relationship atau pre-marital relationship, tapi juga dalam bussiness relationship, family relationship, friendship, semua relasi atau hubungan yang kita bangun. "Hey, tapi apakah bisnis ada hubungannya dengan kasih? Saya tidak mencintai partner bisnis saya..." Let's see the definition of love.

Love is a decission made based on the desire to benefit others. Kasih adalah keputusan yang kita ambil berdasarkan keinginan kita untuk menguntungkan orang lain. Kasih adalah keputusan, bukan perasaan yang kita rasakan waktu berkorban. Kasih adalah keputusan yang diambil oleh seseorang, yang didasari oleh keinginannya untuk menguntungkan pihak lain, bahkan kalau perlu, mengorbankan dirinya. Sebaliknya, Lust atau nafsu adalah keputusan yang diambil berdasarkan keinginan untuk menguntungkan diri sendiri, bahkan kalau perlu, merugikan seluruh dunia, "korbankan semua asal jangan saya".

Kalau kita menjalin hubungan bisnis dengan seseorang yang punya kasih, dia punya keputusan dalam bisnisnya dengan kita yang didasari oleh keinginannya untuk menguntungkan kita, apakah bisa kita bayangkan bagaimana jadinya jika kita juga merespon dengan hal yang sama? Betapa langgengnya hubungan bisnis yang terjalin itu!



Nah, apakah yang mendasari hubungan-hubungan kita? Dan apakah orang yang menjalin hubungan dengan kita itu didasari oleh kasih atau nafsu? We shall think about it. Ada peribahasa yang berkata seperti ini "The omelette is only as good as the eggs in it." Omelet hanya sebagus kualitas telur yang ada di dalamnya. Kalau telurnya busuk, mau dikasih merica, sambel, bawang putih, bawang merah sebanyak apapun juga, kualitasnya ga bisa bagus.

(Luk 6:43-45)
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara, dan dari duri-duri orang tidak memetik anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik. Orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat, karena yang diucapkan mulutnya meluap dari hatinya."

Kalau hati seseorang jahat, keluarnya pasti jahat. Kalau telurnya busuk, walau kita kasih bumbu apapun, pasti tidak akan bisa jadi omelet yang bagus. Ada banyak jenis telur di dunia ini. Dan pertanyaannya, darimana saya tahu kalau telurnya bagus? Dari luar keliatan ada yang bintik-bintik, warnanya beda, bentuknya beda, ada telur negeri, ada telur kampung, kualitasnya beda, ada yang dibeli di pasar, di Hero, ada yang mengandung bebas salmonela, omega 3, plus vitamin, DHA, dst. Darimana kita bisa tau kalau telur ini ga busuk? Kita bisa aja liat labelnya. Tapi masalahnya di supermaket saya seringkali diajari, kalau mau telur bagus, sentrongin ke bohlam, kalau bening, bagus. Iya kalau bisa disentrong ke bohlam... kalau dibungkus di kotak gimana? Kita cuma bisa baca merk-nya aja. Kita ga bisa tau pasti.

Penampilan itu bisa mengelabui. Ini berbahaya kalau misalnya kita mau pacaran. Kita ngeliat cakepnya, proporsi bodinya, dll. Masalahnya, mau didandani seperti apapun juga, kalau tadinya dia "busuk", tetap "busuk". Alkitab berkata, baik buruknya orang ditentukan dari hatinya, bukan dompetnya, bukan rumahnya, bukan mobilnya. Mau naik ferrari, mau punya banyak kartu kredit yang ga ada batasnya pun, it doesn't change the inside. Bagaimana dia bisa membangun hubungan dengan kita, tergantung apa yang ada di dalam dirinya. Nah, kalau kita membangun hubungan (apapun), bahaya kalau kita lihat penampilan luar saja. This is our life, this is your life, hati-hati dengan siapa kita menjalin hubungan, entah itu bisnis, pacaran.. dengan siapa kita bergaul, dengan siapa kita mau menikah...

Bagaimana kita bisa tahu bahwa seseorang itu akan membina hubungan dengan kita berdasarkan kasih dan tidak akan merugikan kita? Kriteria apa yang kita bisa pakai untuk menguji bahwa orang-orang itu akan menguntungkan kita, dan kita akan menguntungkan mereka, dan kita akan saling menguntungkan, completing each other, dalam pernikahan, dalam bisnis, dalam persahabatan, agar kedua belah pihak akan menikmati kebaikan?

Suatu hubungan yang baik membutuhkan kejujuran. Salah satu perintah yang Tuhan ucapkan dari 10 perintah yang Dia berikan kepada Musa, yaitu jangan kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta terhadap sesamamu (Im 19:11). Tuhan memperingatkan kita tentang kerusakan dan rasa sakit yang dapat ditimbulkan akibat kebohongan dan ketidakjujuran dalam relationship. Masalahnya banyak orang menghabiskan tenaganya untuk menyembunyikan kebenaran, sehingga akibatnya mereka kehabisan tenaga untuk menyatakan kebenaran, karena tenaganya habis untuk menutupi kebohongannya.

"Honesty and intimacy always go together"
(Amsal 24:26 - NIV - "An honest answer is like a kiss on the lips" - jawaban yang jujur adalah seperti memberikan ciuman di bibir)

Kalau kita ingin dekat dengan seseorang (bisa rekan bisnis, teman, pasangan, dll), keakraban tidak bisa terbangun tanpa kejujuran. Kalau kita berkata jujur kepada seseorang, kita seperti memberikan ciuman di bibir orang itu. Bukan ciuman di kening, dan mencium di bibir itu bicara tentang keintiman. Dengan kata lain, tanpa berbicara atau tanpa jawaban yang jujur, kita tidak akan pernah bisa intim dengan orang tersebut. Dalam hubungan suami istri, banyak suami yang menghabiskan waktu untuk menutupi kebenaran ("Gila, kalo gue kasih tau bisa bubar..."), masalahnya kalau dia tidak jujur, dia tidak akan bisa intim dengan istrinya. Telling the truth and telling the whole truth itu beda. Banyak orang telling the truth tapi tidak telling the whole truth. Alkitab mengatakan agar kita telling the whole truth.

Konsekuensi dari telling the whole truth, mungkin pertengkaran akan pecah di depan, tapi kepercayaan itu tidak hilang. Contohnya, kita punya supir, suatu kali supir kita menabrak mobil lain, tapi dia tidak mengakui itu, dia bilang bahwa dialah yang ditabrak. Padahal dari melihat bekas kerusakan di mobil, kita tahu kalau mobil kitalah yang menabrak mobil lain, tapi tidak ada bukti. Mungkin tidak ada keributan dan kita tidak memecat dia, tapi kita tidak mempercayai dia lagi. Apakah itu lebih baik? Atau ini, dia datang dan berkata kalau dia yang menabrak. Bakal ribut? Tentu aja... atau kalau misalnya kita yang jadi supir, mungkin kita bahkan harus mencicil untuk mengganti kerusakan dalam waktu yang lama, tapi... kita tidak kehilangan kepercayaan.

You can't get close to anybody without honesty. Kita bisa aja make up, dress up, apapun yang kita lakukan, kita bisa membuat orang lain terkesan dan kagum. Tapi rasa kagum itu tidak akan bertahan lama. Hanya kejujuran yang membuat kita bisa dekat dengan seseorang. Be honest, be yourself. Yang konyolnya adalah... how can we be that stupid, percaya bahwa seseorang itu mencintai kita padahal dia tidak memberitahukan kebenaran pada kita? Saya sudah bertemu dengan banyak orang yang terlalu gampang percaya, "Dia sangat menyayangi saya, dia cinta banget sama saya... Ya dia cuman bohong sekali dua kali sih, cuman bohong hal-hal yang kecil, tapi dia sangat mencintai saya..." Nah masalahnya sebodoh apakah kita, percaya bahwa seseorang bisa sekaligus berbohong dan mencintai? Karena mencintai adalah keinginan untuk membuat orang lain untung atau diuntungkan, tanpa merugikan orang lain itu. Banyak wanita yang lebih mudah dibohongi, mereka berpikir bahwa mereka dibohongi demi kebaikan. Saya ga menghakimi, ini hanya dari pengalaman saja. I hope we are smarter today. Mau buktikan cinta? Beritahukan kebenaran. Prove it.

Pertanyaannya adalah "Is he or she, telling you the truth?" or "Are you telling the truth?" Atau selama ini kita menyembunyikan kebenaran dan menghabiskan tenaga untuk menutupi kebenaran? "Ya... habis daripada ribut... Someday, someday, suatu hari nanti deh gue kasih tahu, kalo waktunya tepat, nanti gue cerita." Saya kira today is the best day to tell the truth. Kalo selama ini kita tidak mengatakan kebenaran pada atasan kita, bawahan kita, istri atau suami, pasangan, orang tua kita, hari ini adalah saat yang tepat untuk memulai sesuatu yang benar. Ada konsekuensi? Ada, tapi kita tidak akan kehilangan kepercayaan. Dunia mungkin bilang tindakan itu bodoh, "Goblok.. ngapain lo kasih tau, diem aja..." Tapi itu namanya tulus, and it's based on the truth.

Untuk membangun kedekatan dan pengertian satu dengan yang lain, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan agar kita bisa membangun dasar dan hubungan yang dalam. Mazmur 139 - "Untuk pemimpin biduan, mazmur Daud; Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku, Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh, Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kau maklumi, sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya semuanya telah Kau ketahui ya Tuhan."

Agar bisa dekat dengan seseorang, selain jujur, ayat ini memberikan tips lain. Kedekatan dengan seseorang itu tidak berbicara tentang lokasi geografik. Berapa banyak suami istri secara geografis sangat dekat, dalam satu rumah, satu ranjang, namun mereka berjauhan satu dengan lainnya. Berapa banyak istri yang merasa sangat jauh dengan suaminya? Karen kita hanya akan merasa dekat dan akrab dengan seseorang kalau kita sadar bahwa orang itu mengerti pikiran kita dan mengerti perasaan kita. Kalau kita mau dekat dengan seseorang, share our thoughts, tukar pikiran dengan orang itu. Karena kedekatan tidak dibangun secara fisik, bukan hanya sering berkumpul secara fisik saja. Tanpa adanya tukar pikiran, kita tidak akan pernah bisa dekat satu sama lain. Yang suami istri, tanpa adanya saling bicara dan tukar pikiran, kita akan semakin jauh satu sama lain. Yang pacaran, bagaimana kita bisa kenal isi dari seseorang dengan hanya melihat luarnya saja? Kita hanya bisa lihat hatinya kalau kita tahu pikirannya, pandangan-pandangannya, rencananya, dll. Kemudian tinggal kita buktikan apakah orang itu jujur. Kalau pikiran dan mulutnya jujur seperti yang dia ucapkan, beri dia credit yang bernama kepercayaan.

2. Integritas
Mat 5:37 - Kalau ada seseorang yang berkata "ya" maksudnya "tidak", kita sudah tahu artinya apa. Apa yang dia ucapkan tidak sama dengan apa yang dia lakukan.

Alkitab berkata kalau "ya" itu "ya", kalau "tidak" itu "tidak", di luar itu busuk. Coba kasih dia kesempatan yang kecil untuk membuktikan apakah dia bisa dipercaya atau tidak, baru kemudian bisa diberi kepercayaan yang lebih besar.

Pernikahan itu adalah one way ticket. Semua yang kita investasikan di sana tidak bisa ditarik kembali. Kita menginvestasikan seluruh hidup kita, bukan fifty-fifty. Oleh sebab itu, think of it seriously. Kalau kita saat ini sedang berada dalam satu hubungan dimana kita mulai melihat adanya indikasi-indikasi yang tidak baik, kita harus memikirkan hal ini dengan serius sebelum kita mengambil keputusan untuk melanjutkan atau mengambi keputusan yang lebih besar dalam relationship itu. Seseorang yang tidak punya integritas pasti tidak bertanggung jawab, dan dia tidak akan bisa dipercaya. Because without integrity, there won't be responsibility.

A man will fake intimacy in order to get sex, seorang pria akan berpura-pura intim untuk mendapatkan seks. Dan sebaliknya, a woman will fake sex to get intimate. Intimacy = in to me see = if you can't see into me, we won't be intimate. Kalau kita tidak bisa dilihat sampai ke dalam, kita tidak bisa dekat dengan seseorang. Dalam pernikahan, a man will fake intimacy in order to get sex, while a woman will fake sex to get intimacy (sebenarnya nggak pengen atau terpaksa, tapi demi supaya disayang-sayang akhirnya dilakukan juga, karena suaminya hanya bersikap intim kalau mau berhubungan seks saja). Tanpa adanya integritas (kalau "ya" "ya" dan kalau "tidak" "tidak"), bisa dibayangkan betapa parahnya suatu relationship itu karena di dalamnya penuh kebohongan.

Bicara soal integrity juga bicara tentang tanggung jawab. Pre marital sex adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab, karena engkau mengambil sesuatu yang belum boleh engkau ambil. That's why engkau kehilangan kepercayaan pasanganmu, walaupun itu dilakukan atas dasar suka sama suka, karena engkau mengambil untuk keuntungan diri sendiri. This is not based on love, but lust. Ini bukan untuk menghalangi kita dari menikmati kebaikan, bukan pula sok being religious karena itu dosa, semua juga tahu kalau itu dosa. Tapi faktanya, alkitab berkata kalau engkau melakukan tindakan yang tidak bertanggungjawab, engkau akan kehilangan respect dan kehilangan kepercayaan. Kalau engkau, sebagai pria, pernah menyentuh pasanganmu sebelum waktunya, engkau akan kehilangan respek dari pasanganmu, makanya tidak heran kalau dalam pernikahan engkau tidak dihormati. Dan kalau istri tidak lagi dikasihi sebagaimana seharusnya seperti dirinya sendiri oleh suaminya, itu juga akibat dari pre marital sex, dia kehilangan respect dari suaminya.

Masturbasi: "Oh saya nggak membayangkan yang kotor, saya membayangkan istri saya..." atau apapun alasannya. Kenapa saya katakan bahwa masturbasi adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab? Saya baca dari hasil survei, begitu banyak persentase pria yang mengalami ejakulasi dini di dalam ranjang pernikahan, atau masalah seksual dalam pernikahan. Waktu saya selidiki, Roh Kudus berbicara dalam hati saya (saya tidak bisa buktikan secara scientific atau physical, bahwa masturbasi yang dilakukan oleh seorang anak muda kalau nanti dia menikah, akan mengakibatkan dia mengalami ejakulasi dini, tapi ijinkan saya share pikiran saya dengan saudara, kita tinggalkan argumentasi teologis dahulu....

Kalau anda melakukan masturbasi, dengan siapapun imajinasi anda, anda sedang mengatur pace atau kecepatan anda mencapai tingkat kepuasan tertentu berdasarkan kepentingan dirimu sendiri. Sedangkan di dalam setiap hubungan, the basic fondation for success is to give. Berkorban, sacrifice is a big word, bahkan dalam hubungan seksual pun. Dalam hubungan seksual suami istripun, kalau anda mau masuk dengan niat ingin mengambil, then you won't enjoy happiness in your sexual relationship

Kalau anda juga masuk dalam suatu hubungan bisnis dengan tujuan hanya untuk mengambil keuntungan sendiri, maka hubunga itu tidak akan berhasil. Ini berlaku termasuk juga dalam hubungan seksual. Kalau dalam hubunga seksual tujuannya hanya mau mengambil, you will never be happy. Orang yang terbiasa menyenangkan dirinya sendiri dan memuaskan dirinya sendiri dengan masturbasi, akan kelabakan menguasai dirinya sendiri dalam hubungan pernikahan. Sex is not about release, it's about sacrifice, to give. Dalam semua hubungan, kalau motivasinya bukan memberi, maka hubungan itu tidak akan berhasil. Kita tentu saja tidak mau berhubungan dengan seseorang yang hanya ingin mengambil dari kita. Ini benar-benar tersimpulkan dalam firmanNya "kasihilah orang lain sama seperti engkau mengasihi dirimu sendiri", kalau kita tidak mau diperlakukan seperti itu, ya jangan melakukan itu terhadap orang lain. Are you smart enough?

Jangan pernah percaya dia mengasihimu padahal dia maunya mengambil terus. Ada mitos yang terakhir... Banyak orang yang berkata, "Tapi bagaimana kalau dia adalah satu-satunya? Alkitab kan berkata waktu Adam tidur, cuma satu tulang rusuk yang diambil, hanya satu... Jangan-jangan dia orangnya, satu-satunya yang sudah Tuhan tetapkan..." Di dalam amsal dikatakan "Dia yang menemukan istri, menemukan kebahagiaan,", andalah yang menemukan. Tuhan tidak pernah berkata, "He/She is the one", saya tidak menentang kalau ada yang dapat mimpi atau nubuatan, tapi tidak ada ayat yang berkata "he/she is the one" apalagi the only one. Tuhan cuma kasih tau kita what kind of person we should marry (kualitas orang seperti apa yang kta harus nikahi), dan Tuhan juga memberitahu kualitas orang seperti apa yang jangan kita nikahi. Tuhan memberi guidelines, bukan berkata "he/she is the one".

Kalau anda adalah orang yang berada di posisi yang selama ini tidak memberitahukan kebenaran, menutupi kebenaran, tidak menjunjung tinggi kejujuran, tidak berkata "ya" diatas "ya" dan "tidak" diatas "tidak", hari ini, betulkan hubungan anda. Kalau anda mau hubunganmu work out seperti yang Tuhan inginkan dan sediakan buat anda, lakukan apa yang Firman Tuhan ajarkan pada anda. Kalau anda lakukan itu, maka anda membuka pintu pada kebahagiaan dan pada semua hal yang sudah Tuhan sediakan untuk anda. Just do it...

Read More..

Kristen Yang Berbuah

Kekristenan adalah berjalan dengan Tuhan setiap hari, bergaul intim dengan-Nya di tengah peperangan setiap hari. Kekristenan bukan suatu kehidupan yang diatur oleh seperangkat hukum. Anda tidak bisa bergaul intim dengan Yesus karena mengikuti peraturan dan persyaratan. Anda dapat bergaul intim dengan-Nya karena kasih karunia-Nya. Jadi, jika Anda ingin melihat tangan Tuhan yang luar biasa melindungi Anda, Anda tidak bisa mengandalkan kekuatan Anda sendiri, tetapi Anda harus mengandalkan Tuhan, mengakui kebutuhan Anda akan Tuhan dalam segala lakumu (Amsal 3:5-8).

Efesus 2:1-6
"Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita-oleh kasih karunia kamu diselamatkan- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, ....

Bayangkan ilustrasi ini. Anak Anda meninggal tertabrak mobil. Ada beberapa kemungkinan yang dapat Anda lakukan. Pertama, Anda bisa memanggil orang yang menabrak dan langsung membunuhnya.


Ini dinamakan balas dendam. Kedua, Anda dapat melaporkan si penabrak pada polisi yang akan mengadili orang itu sesuai proses hukum yang berlaku. Ini disebut keadilan. Ketiga, Anda lakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh manusia manapun, yaitu mengampuni si pembunuh, kemudian mengadopsinya untuk menggantikan posisi anak Anda. Bukan hanya itu, Anda pun memberikan kepadanya kedudukan dan harta warisan yang seharusnya diterima oleh anak Anda. Inilah yang dinamakan kasih karunia.

Kasih karunia adalah upah yang Anda terima, yang sebetulnya tidak layak untuk Anda terima, yang Tuhan lakukan pada kita setiap harinya. Mayoritas orang Kristen lebih suka dibelenggu oleh peraturan, ketentuan dan hukum. Padahal hukum akan memperbesar kelemahan, dosa dan kegagalan Anda. Hukum yang diberikan Tuhan kepada orang Israel, yaitu hukum Taurat, tidak bisa menggenapi perjanjian Allah dengan Abraham sebab hukum tersebut hanya diberikan sebagai penuntun atau guru bagi orang Israel sampai Kristus muncul.
Dengan kata lain, selama Anda ada di dalam Dia, kasih karunia Tuhan selalu memegang Anda, Dia tidak akan mengijinkan setan menarik Anda - "dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku", Yohanes 10:28. Karena itu, jika Anda berjalan dalam kasih karunia Tuhan, Anda dijamin aman dan selamat dan Anda akan berbuah banyak.

Yohanes 15:5
"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."

Kehidupan kekristenan Anda dilihat dari buahnya. Yesus berkata bahwa Dia adalah pokok dan Anda rantingnya. Ranting tidak bisa hidup apalagi menghasilkan buah kecuali menempel pada pokoknya. Semua bahan yang Anda butuhkan untuk berbuah, ada pada pokoknya. Anda tidak berbuah karena bekerja keras untuk berbuat baik. Itu adalah hukum. Anda berbuah karena Anda menempel pada Dia sehingga Anda menerima kehidupan, vitamin dan nutrisi dari Dia. Dan jika Anda berada di luar Dia, terlepas dari pokok, Anda tidak akan bisa berbuat apa-apa dan tidak akan berbuah. Kristen yang tidak berbuah adalah Kristen yang terbelenggu dengan peraturan, dia akan dipotong.

Anda harus mengerti bahwa Anda diselamatkan oleh kasih karunia-Nya, bukan karena kerja keras Anda. Anda tidak bisa sibuk dengan kegiatan agama dan program pelayanan tetapi tidak ada buahnya. Setiap kali Anda menghidupi firman, maka ada buah yang akan Anda tuai, dan buah itulah yang akan dilihat orang lain.

Read More..

Second Coming

KEDATANGAN JESUS YANG KEDUA
Ditulis Oleh Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

Pengertian tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah suatu peristiwa kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dunia bersama-sama dengan orang-orang kudusNya

Pengertian kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali


Pengertian tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah suatu peristiwa kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dunia bersama-sama dengan orang-orang kudusNya. Ini terjadi secara kilat untuk mengakhiri 7 tahun masa antikristus (Mat 24:29-31; 25:31-46; Why 19:11-21; Zak 14:4; Jud 14-15). Ada dua macam bentuk kedatangan Tuhan Yesus Kristus yaitu:

1. Pengangkatan:

Pengangkatan ini terjadi tanpa tanda-tanda istimewa pada saat terjadi perjanjian antara Presiden Eropa bersatu dengan bangsa Israel. Gerakan antikris saat pengangkatan mulai menampakkan diri secara jelas.


Anak-anak Tuhan yang setia dan layak bagi Tuhan, diangkat diawan-awan ( 1 Tes 4:16-18; Wahyu 11:1-14) agar tidak tidak mengalami penderitaan yang sangat dasyat. Proses penyingkiran ini sperti sama dengan kasus:
1. Lot dan keluarganya disingkirkan, diamankan maka murka Allah turun atas Sodom dan Gomora.
2. Nuh dan keluarganya disertai sepasang-sepasang hewan disingkirkan, diamankan masuk kedalam bahtera, segera sesudah itu murka Allah turun keats dunia melalui air bah.
3. Untuk menjemput orang-orang salehNya diawan-awan permai Kedatangan Kristus yang kedua kali

Kedatangan Tuhan yang kedua

Tuhan Yesus datang dengan orang-orang salehNya diiringi para malaikatnya dari angkasa (Wahyu 19:11-16) ini, orang sering kali menyebutnya dengan kiamat. Hari ini juga disebut dengan “Dies Irae dies illa/solvit saeculum in favila” yaitu murka yang menghancurkan dunia didalam sekejap mata- demikian dinyanyikan oleh leluhur kita.
Berbagai peristiwa yang akan terjadi pada kedatangan Tuhan yang kedua kali:

a. Kosmos/alam semesta dilanda oleh nyala api: Bumi, bintang-kosmos hangus lenyap.
- “Bumi remuk redam, hancur luluh, bergoncang-goncang” Yes 24:19
- “Langit dan bumi digoncangkan” Hag 2:22-23; Ibrani 12:26-28
- “Bumi memburuk seperti seperti pakaian yang sudah usang” Maz 102:26-27; Yes 51:6
- “Segera tentara langit (bintang-bintang) akan hancur” Yes 34:4
- “langit akan digulung seperti gulungan kitab” Yes 34:4
- “Dan semua orang fasik seperti jerami dalam perapian dengan tidak ditinggalkannya akar dan cabang” Mal 4:1
- “Langit akan lenyap dengan gemuruh yang dasyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api dan bumi beserta segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap” 2 Pet 3:13

b. Hukuman terakhir
Wahyu 20:11-12, Yang dihakimi dihadapan arasy putih besar ialah “segala yang mati” yang pernah hidup dibumi ini. Mereka diadili menurut perbuatannya masing-masing dan menurut kitab kehidupan semua orang mati akan diadili terkecuali mereka yang sudah mendapat bagian dalam kebangkitan pertama (yaitu milik gereja bersama orang-orang kudus jaman PL dan yang dilepaskan dari dalam masa kesengsaraan besar). Alkitab mengajar adanya kebangkitan tubuh orang-orang yang mendapat hidup kekal sebaliknya juga ada yang dibangkitkan untuk mendapat hukuman yang kekal (Kis Ras 24:15;Yoh 5:29;Dan 12:2). Perbedaan diantara kebangkitan ini akan sangat mengejutkan. Yang satu memperoleh tubuh terang, karena tubuh itu sudah sebelumnya menyerahkan tubuhnya sebagai alat kebenaran. Yang lain memperoleh tubuh kegelapan, karena tubuh tersebut sebelumnya menjadi alat kejahatan. Bait Roh Kudus yang satu – bait iblis yang lain: hari kebangkitan akan menyatakannya.

Kedatangan Tuhan yang kedua ini merupakan jawaban terakhir dari pemberontakan manusia, pernyataan murka Allah yang paling akhir ini akan Menginjakkan kakiNya di bukit Zaitun (Zak14:4). Untuk mengakhiri jaman bangsa-bangsa (Luk 21:24) akan terjadi pada akhir kesusahan besar. Akhir dari dunia ini berarti akhir dari jaman ini, bukan akhir kemanusiaan dari planet bumi ini. Kata Yunani untuk dunia disini adalah “aion” (Mat 24:3), Yaitu suatu jangka waktu apakah panjang atau pendeknya, jangka waktu ini berhubungan dengan jaman dimana kita sekarang kita hidup dan jaman dimana Israel menolak Injil dan Juru selamat mereka. Jaman ini akan berakhir pada saat kedatangan Tuhan Tuhan Yesus yang kedua kali sesudah masa aniaya yang akan datang. Pada saat itu kerajaan yang sesungguhnya akan datang ( Kis 1:6,7; Why 11:15; 19:11-21; 20:4-6).

Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali telah dinubuatkan oleh Nabi-Nabi dalam kitab :
I. Perjanjian lama
1. Yakub (Kej 49:10)
2. Bileam (Bil 24:17-19)
3. Daud (Mz 22:26-31; 72:1-17; 110:1-7)
4. Yesaya ( Yes 59:20; Yes 9:6-7; 40:9-11; 66:15-21)
5. Yermia (Yer 3:14-25; 23:5-6; 25:3—33; 30:3-24)
6. Daniel (Dan 2:44-45; 13:14-9-14,18,22,27)
7. Joel (Joel 2:1-11; 13:14-17, 2021)
8. Mikha (Mikha 4:1-7; Yes 2:2-4)
9. Zakaria (Zak 8:3-8; 20-23; 12:1-3:9; 14:1-21)
II. Dalam Perjanjian baru
1. Yesus (mat 16:27; 13:39-43; 49-50; 24:29-31; 25:31-46; Luk 9:26)
2. Petrus (Kis 3:20-21; 15:13-18)
3. Paulus (Roma 11:25-27; 2 Tes 1:7-10; 2:2:8; 1Tes 4:16; Titus 2;13; Ibr 9:28)
4. Yohanes (Why 1:7; 19:11-21)

III. Oleh Malaikat (Luk 1:32-33; Kis 1:11)
Secara global tujuan Kedatangan Tuhan Yesus yang Kedua dapat diungkapkan sbb:
1. Mengadili bangsa-bangsa (Mat 25:31-46; Dan 7:9-14)
2. Menghadirkan penyembahan yang benar (Maz 72:11; Zak 14:16-21; 2 Tes 1:10)
2. Membawa keselamatan (Yes 49:6; Roma 11:25-29)
3. Menghancurkan musuhNya (Jud 14-15; 2 Tes 2:7-8; Why 19:11-21; Yoel 2-3; Zak 14)
4. Membangun kembali tahta dan kerajaan Daud ( Yers 9:6-7; Yer 37:7-11; Yeh 36:1-37: 26; Hos 3:5; Luk 1:32-33; Kis 15:13-18)
5. Memerintah atas segala bangsa di dunia ( Dan 2:44-45; 7:9-14; Why 11:15; 1911-21)
6. Mengumpulkan semua sisa-sisa Israel ( Yes 11:11-12; Kerj 49:10; Mat 24:31)
7. Menyatakan kemuliaan Allah di bumi ( Yes 4; 40:5; Mat 16:27; 25:31)
8. Memberikan Damai dan kekayaan bagi segala bangsa ( Yes 2:2-4; Mikha 4:1-7)
9. Menghapuskan bumi dari segala kutuk ( Yes 35; 65:20-25; Mikha 4; 1 Kor 125:24-28; Why 21:1-7; 22:3)
10. Mengangkat orang-orang kudusNya sebagai imam dan Raja (Mat 19:28; Why 2:26-27;5:10; 20:4-6; Dan 7:18,22,27; 1 Kor 6)
Secara Fisik kedatangan Tuhan ini akan sangat berharga bagi Israel karena Israel sedang berada dalam tekanan yang berat dari akibat perjanjian dengan Antikris. Seperti kedatangan Tuhan yang pertama dimana Israel menantikan Messias sebagai seorang pribadi yang turun dari Surga/langit dan membebaskan Israel dari penindasan Romawi. Demikian juga Israel menantikan Messias yang turun dari langit untuk membebaskan dari tekanan dari Eropa bersatu dan orang-orang Arab yang mulai mengepung Israel. Dan saat ini Yesus akan datang bukan menjadi bayi lagi tetapi sungguh-sungguh dari langit dengan bala tentaranya yang membebaskan Israel, sehingga Israel akan mengagumi Mesias yang dinantikan tersebut. Setelah mereka mengetahui Yesus Kristus yang pernah ditolak (Penyaliban) maka bangsa Israel akan:

1. Ratap tangis ….. akan hancur hati dan menangis tersendat-sendat (Zak 12:10-14); Wahy 1:7)
2. Pertobatan ……. Sadar diri sebagai pembunuh Mesias (Yeh 36:31) dan mencari Messiasnya (Yer 50:4-5; Hos 3:5)
3. Kelahiran baru … Israel mengalami pembaruan (Zak 13:1)Kesesatan di sembuhkan (Hos 14:5)
4. Kesucian…… Dengan demikian Israel menjadi umat yang kudus ( Yes 4:3), tidak ada lagi perbuatan jahat (Yes 11:9). Dll

Waktu kedatangan Tuhan.

Tidak ada tanda-tanda waktu (Hari jam dan tahun) yang tepat diungkapkan oleh Alkitab. Tetapi waktu ini berjalan bersama tanda-tanda jaman dan nubuatan yang segera digenapi satu persatu. Dalam Peta perang dunia ketiga yang pernah kita pelajari, maka kita melihat bahwa Mesir dan persatuan Arab yang akan menyerang kembali Israel mendapat hambatan karena Rusia menghadang dan ingin menunjukkan kekuatan militernya sebab sudah lama ia berdiam diri (lihat ayat-ayatnya dalam pelajaran yang lalu). Tetapi Eropa segera memberikan bantuannya kepada Israel sehingga serangan dari utara ini dapat dihalau, dan inilah yang membuat Israel mengagumi dan mengadakan Perjanjianm selama 7 masa dan tiga setengah tahun terakhir Antikris mulai menguasai semuanya dan membuat Israel sangat menderita. Menjelang akhir dari 7 masa inilah maka cawan kelima mengeringkan sungai Efrat (di Irak) untuk mempersiapkan jalan bagi tentara Asia Timur Raya WAH 16:12 Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya keatas sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur.

Perang Armagedon.

Perang dunia ke empat terjadi dilembah Meggido disebut perang Harmagedon. Sudah lama Asia Timur Raya ingin berkuasa juga di Timur tengah.Ia cemburu dengan antikristus yang menduduki Israel. Mereka menyimak keretakan hubungan antikristus dengan Israel yang ditimbulkan oleh si pembinasa keji karena menghentikan kebaktian Israel di Bait Allah (Dan 9:27b, mat 24:15). Dengan mengambil keuntungan dari situasi tegang tersebut, pimpinan Asia Timur Raya kesurupan roh najis yang menyerupai katak menyeret bangsa-bangsa (Why 16:13-14) mengirim kan tentaranya sebanyak 200 juta personil (20.000 laksa, 1 laksa =10.000, Why 9:16) berkumpul di Harmageddon ( Why 16:16). Pada kondisi ini Israel sangat terjepit karena disatu pihak harus mengusir antikristus dan dipihak lain harus menolak raja dari Timur. Pada saat itu Israel berteriak minta tolong (Zak 12:1011) maka Tuhan Yesus datang kembali membantu umat pilihanNya dan mengalahkan antikristus serta nabi palsu dan membuang mereka hidup-hidup ke jurang maut (why19:20) Pada saat itu darah dari raja dan tentara yang mati tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratu mil (Wahy 19:21). Kemudian Tuhan Yesus menyuruh burung nazar untuk memakan daging para bangsawan (Why 19:17-18) dan ini membutuhkan waktu 30 hari (Dan 12:11). Berita terakhir diperoleh bahwa saat ini perkembang biakan burung nazar di lembah Megido naik 4 kali lipat. Bila pada saat biasanya bertelur 1 telur pada satu tahun, kini satu tahun bertelur 4 kali. Allah telah mempersiapkan penggenapan firmanNya melalui peristiwa-peristiwa alam dan binatangpun juga dipersiapkan untuk menyambut kedatanganNya yang kedua kali.

Pemerintahan Seribu Tahun

Pemerintahan dibumi selama seribu tahun akan terjadi sesudah masa kedatangan Tuhan yang kedua kali. Bumi akan diperintah oleh Yesus sendiri bukan secara demokrasi tetapi dengan sistim Theokrasi yakni pemerintahan Allah. Yesus akan menjadi tuan segala tuan dan Raja atas segala raja, setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah akan mengaku bahwa Yesus Tuhan ( Pilipi 2:10). Pokok pembahasan ini memerlukan waktu khusus tetapi bila kita sudah berada dalam pengangkatan dan hadir dalam kedatangan Tuhan yang kedua kali bersama Yesus menginjakkan kaki di bumi yang di perbaruhi atau Yerusalem baru maka kita tidak perlu dipusingkan akan apa yang kita lakukan pada masa 1000 tahun.

SELAMAT MENYAMBUT KEDATANGANNYA
YANG KEDUA KALI,
SAMPAI JUMPA DI SURGA

Read More..

BINCANG-BINCANG ISU: ALKITAB MU PALSU

oleh. Dede wijaya

Taurat,Zabur dan Injil asli telah hilang, dan Bible kalian yang sekarang adalah kitab yang telah dikorup, dipalsu oleh manusia. Itu sebabnya Quran diturunkan kemudian oleh Allah secara langsung demi menegakkan kebenaran yang asali.”

Perhatikan!
Tidak seperti isu lain, tudingan Muslim dalam perkara “Alkitabmu palsu”, sulit dicarikan ayatnya dari Quran. Muslim hanya menuduh menurut kesan-kesan dan slogan yang telah ditanamkan dalam-dalam ke hati mereka melalui sejarah dan tradisi keagamaan yang sedemikian lama.

Apa yang tertanam dalam, tentu sulit dibongkar oleh tangan-tangan luar.Oleh karena itu Anda tidak perlu membuang enegri dengan adu ”jual-beli”argumentasi. Muslim bangga akan Quran mereka yang diwahyukan langsunglewat Jibril kepada nabi yang terakhir, Muhammad. Itu adalah manifestofinal dari kehendak Allah untuk menggantikan Taurat dan Injil.

Dimata mereka alangkah jauhnya beda otoritas Quran terhadap Bible yangdianggap ditulis dan dikumpulkan secara gado-gado oleh orang-orang yangtidak jelas silsilahnya dari pelbagai lingkar masyarakat sepertipetani, nelayan, gembala, jenderal, tabib, narapidana, dsb. Baginya itutidak lebih daripada hadis-hadis maudhu atau da’if, palsu dan jauh dari yang shahih!

Menghadapi tudingan jenis ini, Anda bisa memilih pembukaan paraphrase. Artinya, Anda mengutip-ulang tudingannya, namun dengan kata-kata Anda sendiri yang menggiring kepada suatu maksud lanjutan.

„Ya, saya terlalu sering mendengar teman Muslim berkata bahwa kitab Taurat dan Injil itu palsu, dan yang aslinya telah tiada. Lalu Allah mengkoreksinya lewat Quran, dan Muhammad gencar memperingatkan manusia tentang pemalsuan ini. Tetapi sebenarnya apa yang diperingatkan oleh Muhammad mirip dengan apa yang telah diperingatkan oleh Yesus dan rasul-rasulNya. Apakah Anda tahu akan hal ini?“

Ah, masa, apa iya?! Sensasi kali. Dan mereka akan memasang kuping lebar-lebar untuk mendengar penjelasan Anda lebih lanjut.


PENJELASAN TENTANG PEMALSUAN ALKITAB

Kita sama sekali tidak bersensasi di sini. Kita amat serius, karena Alkitab memang telah memperingati anak-anak Tuhan agar mereka jangan sampai tertipu oleh macam-macam kepalsuan yang mengatasnamakan Tuhan dan kebenaranNya! Kita akan kutip sejumlah peringatan demikian dari Alkitab tentang ajaran-ajaran dan guru-guru palsu, bahkan mesias-mesias palsu:

”Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar, dan supaya mengikut mereka.” (Kis 20:30).


”Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.” (2 Petrus 2:1).


”Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudahmengatakannya terlebih dahulu kepadamu.” (Matius 24:24-25).


Atas sajian ayat-ayat di atas, teman muslim mungkin akan membantah,”Itukan lain. Itu bukan berkenaan dengan pemalsuan Taurat dan Injil, melainkan memperingatkan adanya nabi dan guru-guru palsu dengan ajaran yang palsu.” Nah, persis seperti apa yang dibantahnya, disinilah kita membalikkan isu tuduhan mereka dengan cara yang sama, dengan pernyataan kunci Anda kepada mereka:

”Justru sesungguhnya Muhammad mengecam orang-orang Yahudi yang mengajarkan dan menyampaikan firman yang palsu. Persoalannya bukanlah Kitab Allah dari orang Yahudi, melainkan orang-orang Yahudinya yang khusus dikecam oleh Muhammad! Mari kita periksa bersama. Kita kumpulkan semua ayat Quran yang mempersoalkan ulah Yahudi terhadap keotentikan Alkitab. Total ada 11 ayat.”

Persilahkan teman Muslim untuk menyimaknya sendiri apa bentuk kecaman Muhammad yang semuanya terekam dalam 11 ayat Quran, dan tidak lebih:

Allah membenarkan apa yang ada pada bani Israil (Taurat).

Janganlah mereka mengingkari dan jangan menukarkan ayat-ayatNya (QS 2:41).

Janganlah mereka mencampuradukkan yang hak dengan yangbatil dan jangan sembunyikan kebenaran (2:42).
Segolongan mereka mengubah firman Allah setelah mengetahuinya (2:75).

Orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, tetapi mengatakan ”Ini dari Allah”, demi memperoleh keuntungan yang sedikit (2:79).

Segolongan dari mereka menyembunyikan kebenaran (2:146).

Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampuradukan yang benar dengan yang batil, dan sembunyikan yang benar (3:71).

Segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Alkitab…Mereka berkata dusta terhadap Allah (3:78).

Sebagian dari orang-orang Yahudi merobah-robah kalimat-kalimat dari tempat-tempatnya (4:46).

Yahudi merobah-robah kalimat-kalimat dari tempat-tempatnya, dan melupakan sebagian dari apa yang telah diperingatkan Allah kepada mereka (5:13).

Orang-orang Nashara melupakan sebagian dari apa yang telah diperingatkan Allah kepada mereka (5:14).

Ahli Kitab banyak menyembunyikan isi Alkitab dan membiarkannya (5:15).

Jadi, apa persisnya substansi Alkitab yang dipersoalkan oleh Muhammad disitu? Muhammad tidak pernah mempermasalahkan Kitab yang beredar, melainkan orang-orang yang melancungkan KalimatNya dalam tutur katanya, dalam ajarannya, dan dalam otaknya karena kelupaan. Tidak ada ancaman Alkitab palsu yang dikhawatirkan atau yang diharamkan Muhammad. Ia tidak berkata: ”Percayalah kepada Alkitab/Injil yang Asli, dan awas terhadap Kitab yang palsu!” Tidak ada Kitab yang sengaja dihilangkan atau musnah, apalagi musnah semua dan digantikan dengan yang palsu. Dimanapun Muhammad dalam pewahyuan, hanya mengenal Alkitab asli, tidak pernah mengenal menjumpai, atau mengantisipasikan Alkitab-Palsu seperti yang ”diinginkan” oleh sekalangan penafsir Islam. Tidak ada firman Tuhan yang dinyatakan hilang-lenyap, kecuali sebagian isinya dilupakan, disembunyikan, diubah-ubah dan dicampur-adukkan, lidah bacaan diputar-putar, dipindahkan kalimat-kalimat dri tempatnya, diubah firmanNya, ditukar ayatNya, berkata dusta terhadap Allah.

Jadi Muhammad—sama halnya dengan Yesus—memberi peringatan bertubi-tubi akan penyelewengan pemberitaan/ajaran Alkitab (bukan palsunya semua Kitab yang beredar).

Bedanya ialah Muhammad lebih mengecam dan mengutuk pelaku-pelaku Yahudi yang memalsu ketimbang memperingati umat, sedangkan Yesus dan rasul-rasulNya lebih memperingatkan umat Tuhan ketimbang mengecam pelaku pemalsuan yang otomatis sudah menjai terkutuk!

”Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” (Wahyu 22:18-19).

Sebaliknya, Muslim segera dapat melihat bahwa Muhammad amat membela semua Kitab Tuhan, serta mengajukan sedikitnya 6 alasan mutlak kenapa Alkitab itu mustahil terpalsu, hilang atau digantikan oleh ulah manusia yang terbatas:

(1). Dikatakan bahwa Kalimat-kalimat Allah tidak dapat ditukarkan oleh manusia manapun; dan tidak ada perubahan atasnya sejak kapanpun (QS 6:34; 10:64; 48:23). Semua Kitab-kitab Allah itu dalam induk Alkitab disisi Allah (QS 43:4; 85:22), baka dan kekal. Dapatkah kebenaran Induk Alkitab yang terjaga disisi Allah itu dicuri, dihilangkan dan dipalsukan manusia bejad? Ini yang menjadikan para sesepuh awal Islam seperti Buchari dan Al-Razi setuju bahwa Alkitab tak dapat dirubah karena itu adalah Firman Tuhan.

(2). Dimanapun, Muhammad selalu mengingatkan bahwa tidak ada perlakuan Tuhan yang membedakan Kitab-KitabNya. Tidak ada yang satu terjaga, yang lain terlantar. Yang mendiskriminasikan itu hanyalah penafsir yang ngotot memilih menutup hati sendiri terhadap firman Allah yang jelas berkata kepada mereka:<>

Dan dapatkah manusia menghilangkan Kalimat Tuhan, sedang setan dan iblis pun tak mampu melakukannya?”

Sungguh, Alkitab sejati tidak pernah gagal oleh ulah manusia, karena ia adalah pernyataan dan Sabda Tuhan yang kekal. Berapa banyak Alkitab telah dirusak, dinyatakan illegal, dibakar orang dan Negara. Berapa banyak penyebar-penyebarnya telah dianiaya, dibunuh atau dibungkamkan dipenjara. Tetapi Firman Tuhan yang kekal tidak bisa terbungkam, atau dihilangkan seperti tuduhan sejumlah orang. Ringkas dan sederhana saja, bilamana Firman Tuhan bisa hilang, maka kita bisa mencurigai bahwa itu bukanlah Firman Tuhan yang baka, melainkan “kalimat manusia” yang fana belaka.

Kitab Wahyu 14:6, Yesaya 40:8, dan 1 Petrus 1:25 mewahyukan kekekalan wahyu:

“Dan padanya(malaikat), ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam diatas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum…”

Nabi Yesaya an Rasul Petrus sama berucap: “Rumput menjadi kering, dan bunga menjadi layu, tetapi firman Tuhan kita tetap untuk selama-lamanya.”

Dan siapakah selain sang Kalimatullah sendiri, yang sanggup berkata sepenuh wibawa:

“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu” (Matius 24:35).

Sebagai penutup, biarlah setiap teman Muslim tahu, bahwa Taurat dan Injil yang terlalu sering didiskreditkan manusia ternyata mendapat pembelaan dari Tuhan sendiri! Bukan kebetulan bahwa Tuhan sengaja mengistimewakan kedua KitabNya ini dengan satu janji rezeki yang teramat eksklusif. Janji mana hanya ditujukan bagi kaum yang menjalankan Taurat dan Injil, tidak yang lain:

“Dan sekiranya ereka (kaum Ahli Kitab) sunguh-sungguh menjalankan Taurat dan Injil dan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka.” (QS 5:66).


PARA PEMBACA YANG DIKASIHI TUHAN.

Kita sedih melihat begitu kasat-mata, luas dan jauhnya salah paham yang terjadi sesama umat beragama ketika kita-kita ini bermaksud mencari sebuah kebenaran dari Tuhan.

Betapa lelahnya kita mencari-cari dalam kesia-sian. Mata hati kita yang telah terpolusi tidak akan mampu menemuinya. Kultur dan hakekat manusia yang memberontak dan jahat pada dasarnya, telah membutakan pencaharian manusia akan kebenaran. Dalam Alkitab, kita-kita yang berdosa ini disebut orang-orang buta. Kita yang buta ini tidak mampu mencari, kecuali membuka diri dan mengundang untuk dicari! Kita perlu merendah-diri, perlu menanggalkan segala “cawat daun” sambil membukakan pintu hati kita bagi Dia Yang Menebus kita dari vonis-kematian. Sebab Yesus Al-Masih yang bangkit dari kematian itulah yang mengalahkan MAUT. Dialah yang mampu memberikan kepada Anda dan saya hidup, hidup yang berkelimpahan:

"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

”….Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Wahyu 3:20, Yohanes 10:10).

Sumber:
ISMAEL…, Saudaraku, Bincang-Bincang Tentang Tudingan dan Salah Paham, Umar Tariqas, Reach Catalog, Jakarta, Cape Town. Penerbitan awal dengan judul: :”Bagaimana Mengatasi Penolakan Muslim”, 2005, Fitrah Eden.

Roma 10:4-18
10:4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
10:5 Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: “Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.”
10:6 Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: “Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?”, yaitu: untuk membawa Yesus turun,
10:7 atau: “Siapakah akan turun ke jurang maut?”, yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.
10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.
10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”
10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
10:14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang
memberitakan-Nya?
10:15Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!
10:16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”
10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
10:18 Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”

Read More..

Bagaimana kita dapat mengenali guru/nabi palsu?

www.gotquestion.org

Yesus memperingatkan kita bahwa
“Mesias-Mesias palsu dan nabi-nabi palsu” akan datang dan akan berusaha menyesatkan orang-orang pilihan Tuhan
(Matius 24:23-27; lihat juga 2 Petrus 3:3 dan Yudas 17-18).

Cara terbaik melindungi diri dari ajaran sesat dan guru-guru palsu adalah kenali kebenaran. Untuk dapat menemukan kepalsuan, pelajari yang asli. Setiap orang percaya “yang berterus terang memberitakan (terjemahan Inggris: membedakan) perkataan kebenaran” (2 Timotius 2:15) dan yang mempelajari Alkitab dengan teliti akan dapat mengidentifikasikan doktrin yang salah.

Contohnya, orang percaya yang telah membaca apa yang dilakukan Bapa, Anak dan Roh Kudus dalam Matius 3:16-17 akan langsung mempertanyakan doktrin yang menyangkal Trinitas. Oleh karena itu, “langkah pertama” adalah mempelajari Alkitab dan menilai semua pengajaran berdasarkan apa yang dikatakan oleh Alkitab.

Yesus mengatakan “dari buahnya pohon itu dikenal” (Matius 12:33). Ketika mencari buah, berikut ini ada tiga ujian yang dapat diterapkan pada semua pengajar untuk menentukan apakah yang diajarkannya itu benar atau tidak.

1). Apa yang dikatakan guru ini tentang Yesus?
Dalam Matius 16:15-16 Yesus bertanya,
“Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" maka jawab Simpon Petrus:"Engkau adalah Mesias, anak ALLAH yang hidup."dan karena jawaban ini Petrus dikatakan “berbahagia.”

Dalam 2 Yohanes 9 kita membaca,
“ Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.”

Dengan kata lain, Yesus dan karya penebusanNya sangatlah penting; waspadalah dengan orang yang menolak bahwa Yesus adalah Allah, yang merendahkan kematian Yesus yang menggantikan kita, atau yang menolak kemanusiaan Yesus.

1 Yohanes 2:22 mengatatakan, “Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.”

2). Apakah guru ini memberitakan Injil?
Injil didefinisikan sebagai kabar baik mengenai kematian, penguburan dan kebangkitan Yesus sesuai dengan apa yang dikatakan Alkitab (1 Korintus 15:1-4). Sebaik apapun yang mereka katakan, kalimat-kalimat “Allah mengasihi engkau,” “Allah mau kita memberi makan mereka yang lapar”dan “Allah mau Anda menjadi kaya” BUKANLAH berita Injil yang lengkap. Sebagaimana diperingatkan oleh Paulus dalam Galatia 1:7, “Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.” Tidak ada seorangpun, termasuk pengkhotbah besar yang memiliki hak untuk mengubah berita yang Allah telah berikan kepada kita. “Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.” (Galatia 1:9).

3) Apakah guru ini memperlihatkan sifat-sifat yang memuliakan Tuhan?
Berbicara mengenai guru-guru palsu, Yudas 11 mengatakan, “Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.” Dengan kata lain, guru palsu dapat dikenal melalui kesombongan mereka (penolakan Kain terhadap rencana Allah), ketamakan (Bileam bernubuat demi uang) dan pemberontakan (Korah mempromosikan dirinya lebih tinggi dari Musa).

Untuk studi lebih lanjut, telaah kembali kitab-kitab Alkitab yang secara khusus ditulis untuk melawan ajaran palsu dalam gereja: Galatia, 2 Petrus, 2 Yohanes, dan Yudas. Sering kali sulit untuk mengenali guru/nabi palsu. Inilah yang disebut “serigala berbulu domba.” Iblis dan pengikut-pengikutnya menyamar sebagai “malaikat terang” (2 Korintus 11:14) dan hamba-hambanya menyamar sebagai hamba-hamba kebenaran (2 Korintus 11:15). Hanya dengan sangat mengenali kebenaran barulah kita dapat mengenali yang palsu.

Read More..

Nubuat Akhir Zaman

Ada banyak nubuatan akhir zaman yg beredar dikalangan umat kristiani apalagi mengenai krisis ekonomi Amerika sekarang-sekarang ini yang ternyata juga sudah dinubuatkan dengan tepat . Salah satu nubuatan akhir zaman yg akan kuposting disini khususnya dari sudut gereja katolik roma. Artikle ini aku dapat dari situs Khatolik, Sangat menarik untuk dibaca. -Vina-


Saudara-saudara yang terkasih:

Dibawah ini adalah nubuat-nubuat sepanjang jaman, sebagian besar oleh Orang-orang Kudus Katolik. Saya menyertakan tulisan aslinya dalam bahasa Inggris, berikut terjemahan saya, sekedar supaya anda bisa membandingkan kalau-kalau ada terjemahan saya yang tidak tepat. Setelah itu kalau ada saya menuliskan komentar saya. Beberapa dari kita mungkin akan diliputi keragu-raguan dan masih terpengaruh oleh tayangan mengenai JPV. Oleh karena itu saya ingin menyebutkan disini bahwa tulisan dibawah saya dapat dari suatu website yang berisi mengenai Bunda Maria.

Dan mari kita bandingkan nubuat-nubuat tersebut dengan - misalnya - Injil Matius 24:1-44, juga Matius 25:1-13.

Terjemahan dari catatan asli penulis sebagai berikut:

Dalam membaca nubuat-nubuat ini, kelihatannya ada dua periode kekacauan dan penghukuman yang dipisahkan oleh suatu masa damai. Penghukuman yang pertama dan lebih lunak agaknya dapat ditawar - dapat dikurangi melalui doa dan pertobatan. Itu didahului dengan masa yang penuh penyelewengan agama dan kejatuhan iman dalam Gereja Katolik - terutama dalam ritual Roma. Masa penghukuman ini berakhir dengan naiknya seorang Paus yang Suci dan Agung, seorang Negarawan yang hebat, yang akan membawa seluruh dunia kepada ajaran agama Katolik dan mendirikan Kekaisaran Roma kedua - yang ini adalah sebuah kerajaan yang dibangun atas dasar kepercayaan terhadap Tuhan Yesus Kristus. Penghukuman yang kedua tidak dapat ditawar. Hal itu bersamaan dengan bangkitnya manusia super jahat, yang pada gilirannya, didahului oleh seorang nabi palsu. Nabi palsu ini datang pada saat orang sedunia menjauh dari iman dan pecahnya kekaisaran Roma kedua menjadi 10 kerajaan.
Hal ini akan terjadi meskipun masa damai dan karunia yang diberikan Allah kepada dunia, tetapi waktunya tidak diketahui kapan. Urut-urutan kejadian ini muncul dari penyidikan atas ratusan nubuat-nubuat yang diakui Gereja yang telah ditulis sepanjang 2000 tahun! Para pe-nubuat ini banyak diantaranya adalah Orang-orang Kudus dan dalam banyak kasus, pekerja-pekerja Gereja dalam nama Yesus Kristus. Banyak dari nubuat mereka menunjukkan kejadian-kejadian yang mirip meskipun nubuat2 tersebut dibuat pada abad2 berbeda dan di wilayah2 dunia yang jauh berbeda dan dalam budaya yang sama sekali berlainan.


Komentar :
Menurut saya periode pertama sudah terjadi pada tahun 1960 disaat mana
Konsili Vatikan II dimulai dan banyak aturan-aturan dalam agama Katolik
diubah/ditiadakan, misalnya Roman Rite - ritual Roma - misa dalam bahasa Latin yang ditiadakan/dilarang. Penghapusan devosi terhadap Bunda Maria atas tekanan-tekanan para pengamat Protestan yang hadir dalam KV II, maupun gerakan reformasi dalam tubuh Gereja Katolik sendiri yang dimotori oleh kelompok sungai Rhine (The Rhine Gang) - dinamakan demikian karena mereka berasal dari negara-negara yang dilalui oleh sungai Rhine. (Nyaris saja! Diselamatkan pada saat-saat terakhir oleh footnote oleh Sri Paus sendiri).

Untuk lengkapnya bacalah sejarah Konsili Vatikan II di http://www.fatima.org Sejak masa itu (1960- ) terjadilah konflik internal antara kelompok Tradisionalist yang ingin mempertahankan ritual Roma - sebuah tradisi 1500+ tahun Gereja Katolik - dengan kelompok Reformis yang berdalih ingin mempersatukan Gereja dengan kelompok Protestan. Umat Katolik, terutama di negara-negara Barat - berbondong-bondong meninggalkan gereja dalam jumlah jutaan. Para gembala gerejapun berjatuhan dalam jumlah massal. Periode setelah Konsili Vatikan II adalah masa-masa paling suram bagi Gereja Katolik dan masih terus berlangsung hingga sekarang. Penghancuran massal terhadap Gereja pada umumnya dan Gereja Katolik pada khususnya dan kemanusiaan mungkin akan terjadi di masa depan yang dekat, dalam masa hidup kita seperti dikatakan penulis asli. Kita tentunya berdoa semoga hal-hal diatas tidak akan pernah terjadi atau semisal terjadipun, kita adalah orang-orang terpilih yang tetap selamat. Saya berpegangan erat-erat pada kata-kata Bunda Maria dibawah ini yang diucapkan kepada visioner di Medjugorje:
"Kamu telah melupakan bahwa dengan doa-doa dan puasa kamu dapat mencegah peperangan dan menghentikan hukum-hukum alam." Hukum-hukum alam yang dimaksudkan disini tentunya adalah bencana-bencana alam. Pada saat ini, pada detik ini juga, ada berjuta-juta orang diseluruh dunia yang percaya kepada Bunda Maria dan menjalankan doa-doa dan puasa sepanjang hari sepanjang tahun tanpa putus. Yang berjuta-juta ini bisa meredam murka Allah dan menyelamatkan lebih banyak nyawa-nyawa manusia. Maka sudah layak dan semestinya kita turut mengambil bagian dalam proses penyelamatan kemanusiaan ini dan menghindari/mengurangi bencana maha-dahsyat di masa depan dengan menjalankan pesan-pesan Bunda Maria.
------------------

"Men will surrender to the spirit of the age. They will say that if they had lived in our day, faith would be simple and easy. But in their day, they will say, things are complex; the Church must be brought up to date and made meaningful to the day's problems. When the Church and the world are one, then those days are at hand"
-St. Antony the Abbot - Fourth Century -

Terjemahannya:
Manusia akan terseret oleh arus jaman. Mereka akan mengatakan bahwa jika mereka hidup pada jaman kita (4th Century), kehidupan agama akan sederhana dan gampang. Tetapi di jaman mereka (abad 20), mereka akan mengatakan, hidup ini kompleks; Gereja harus di-modernisasi dan supaya cocok dengan masalah-masalah jaman itu. Ketika Gereja dan dunia seia-sekata, maka hari-hari (akhir) sudah dekat.
-------------------

"Falsehood will characterize that class of men who will sit in judgment to pass sentence according to law: between the father and his son, litigations will subsist. The clergy of the holy church will be addicted to pride and injustice. Women will abandon feelings of delicacy, and cohabit with men out of wedlock"
- St. Senanus - Sixth Century -

Terjemahannya:

Kepalsuan akan menandai kelompok orang-orang yang akan mengambil bagian dalam mengeluarkan keputusan berdasarkan hukum: antara bapa dan puteranya, proses pengadilan akan berlanjut. Imam Gereja Suci akan terobsesi oleh kesombongan dan ketidak-adilan. Wanita akan meninggalkan cita-rasanya dan tinggal bersama-sama laki-laki diluar perkawinan.

-------------------

"The time is coming when princes and peoples will reject the authority of the Pope. Some countries will prefer their own Church rulers to the Pope. The German Empire will be divided."
-Saint Hildegard - Twelfth Century -

Terjemahannya:
Waktunya akan datang ketika para pangeran dan orang-orang akan menolak otoritas Sri Paus. Beberapa negara akan memilih pemimpin gerejanya sendiri diluar Paus. Kekaisaran Jerman akan terbagi.

Komentar:

Ini sudah terjadi, ketika negara-kerajaan di Eropa meninggalkan agama dan menjadi sekuler. Inggris mempunyai Anglican dan negara-negara Eropa Timur mempunyai Patriarch sementara negara-negara lain punya gereja-gereja Protestan. Jerman terbelah setelah PD II.

-------------------

"In the 20th century there will be wars and fury that will last a long time; whole provinces shall be emptied of their inhabitants, and kingdoms shall be thrown into confusion. In many places the land shall be left untilled, and there shall be great slaughters of the upper class. The right hand of the world shall fear the left, and the north shall prevail over the south."
-Bishop Christianos Ageda - Twelfth Century -


Terjemahannya:
Di abad ke-20 akan ada banyak peperangan dan angkara murka yang berlangsung untuk waktu lama; seluruh propinsi2 akan dikosongkan dari penghuninya dan kerajaan-kerajaan berada dalam kebingungan. Di banyak tempat, tanah akan dibiarkan ...?, dan akan banyak pembantaian orang-orang kaya/penguasa. Tangan kanan dunia akan takut terhadap yang kiri, dan Utara akan lebih kuat dari Selatan.

Komentar:

Maksudnya Utara pasti negara-negara Barat sedangkan Selatan mewakili negara-negara miskin. Abad ke-20 memang dipenuhi dengan berbagai
peperangan termasuk dua perang dunia.

-------------------

"Before the comet comes, many nations, the good excepted, will be scourged by want (=wars?) and famine. The great nation in the ocean that is inhabited by people of different tribes and descent will be devestated by earthquake, storm, and tidal wave. It will be divided and, in great part, submerged. That nation will also have many misfortunes at sea and lose its colonies"
-Saint Hildegard - Twelfth Century -

Terjemahannya:
Sebelum kedatangan komet, banyak negara, kecuali yang baik, akan dilanda
oleh peperangan dan kelaparan. Negara besar di lautan yang dihuni oleh orang-orang dari berbagai suku bangsa dan keturuan akan dihancurkan oleh gempa bumi, topan badai, dan tsunami (air pasang). Ia akan terbagi, dan ada bagian besar yang tenggelam. Negara itu juga akan mengalami banyak kemalangan di laut dan kehilang koloni-koloninya.

Komentar:

Negara besar di lautan atau yang dikeliilngi laut? Tampaknya yang dimaksudkan adalah Amerika Serikat. Nubuat lain juga meramalkan kehancuran Amerika Serikat diakhir abad ke-20 Amerika memang mempunyai beberapa koloni yang terpisah: Alaska, Hawaii,
Guam, Puerto Rico dan US Virgin Islands.

-------------------

"The pope will change his residence and the Church will not be defended for twenty-five months or more because, during all that time there will be no Pope in Rome...After many tribulations, a Pope shall be elected out of those who survived the persecutions"

John of Vitiguerro - Thirteenth Century

Terjemahannya:
Sri Paus akan pindah dari tempat tinggalnya dan Gereja (Katolik) tidak akan dibela selama 25 bulan atau lebih, karena selama waktu itu tidak akan ada seorang Paus di Roma. Setelah banyak kesengsaraan berat, seorang Paus akan diangkat dari antara mereka yang selamat dari pembantaian.

Komentar:

Nubuat lain menunjukkan bahwa Bapa Suci Yohannes Paulus II mungkin adalah Paus terakhir sebelum datangnya kehancuran yang dahsyat
terhadap Gereja Katolik dan umat manusia.

-------------------

"The great Monarch and the great Pope will precede Antichrist. The nations will be at war for four years and a great part of the world will be destroyed. The Pope will go over the sea carrying the sign of Redemption on his forehead. The great Monarch will come to restore peace and the Pope will share in the victory."
Abbot Werdin D'Orante - Thirteenth Century

Terjemahannya:

Kerajaan besar dan Paus yang Agung akan mendahului Anti Kristus. Negara-negara akan berada dalam peperangan selama empat tahun dan sebagian besar dunia akan dihancurkan. Sri Paus akan berlayar ke laut membawa tanda Penebusan di dahinya. Kerajaan besar akan datang untuk mengembalikan perdamaian dan Sri Paus akan menikmati kemenangan.

-------------------

"In the days of peace that are to come after the desolation of revolutions and wars, before the end of the world, the Christians will become so lax in their religion that they will refuse to receive the Sacrament of Confirmation, saying 'it is an unnecessary Sacrament'"
St. Vincent Ferrer - Fourteenth Century

Terjemahannya:
Pada hari-hari perdamaian yang akan datang setelah kehancuran oleh revolusi2 dan peperangan, sebelum akhir dunia, orang-orang Kristiani akan
menjadi begitu lalai terhadap agama mereka sehingga mereka menolak untuk menerima Sakramen Penguatan, dan mengatakan 'Ini adalah Sakramen yang tidak perlu'.

------------------

"The chastisement will come when carriages go without horses and many accidents fill the world with woe. It will come when thoughts are flying around the earth in the twinkling of an eye, when long tunnels are made for horseless machines, when men can fly in the air and ride under the sea, when ships are wholly made of metal, when fire and water great marvels do, when even the poor can read books, and when many taxes are levied for war."

Mother Shipton - Sixteenth Century ...

Terjemahannya:
Penghukuman akan datang ketika kereta-kereta ditarik tanpa kuda dan banyak kecelakaan memenuhi dunia dengan penderitaan yang mendalam. Hari penghukuman itu akan datang ketika pemikiran2 terbang melintasi bumi dalam satu kedipan mata, ketika terowongan panjang dibuat untuk mesin-mesin tanpa kuda, ketika manusia dapat terbang di udara dan berkendaraan dibawah air, ketika kapal dibuat sepenuhnya dari metal, ketika api dan air......? , ketika bahkah yang miskin dapat membaca buku, dan ketika banyak uang pajak digunakan untuk perang.

Komentar:

Kereta tanpa kuda pastilah mobil maksudnya dan kecelakaan yg dimaksud adalah kecelakaan lalu lintas. "Pemikiran yang melintasi bumi dengan satu kedipan mata" maksudnya mungkin adalah televisi, radio, telepon dan berbagai alat telekomunikasi lainnya. Terowongan panjang untuk mesin tanpa kuda? Mungkin kereta api. Manusia terbang di angkasa dengan pesawat terbang dan dibawah air dengan kapal selam. Kapal laut yang terbuat dari besi. Orang miskin dapat membaca buku, karena tingkat literasi tinggi. Uang pajak digunakan untuk berperang, setiap negara punya budget untuk angkatan bersenjatanya. Pada jaman modern inilah 'penghukuman' akan datang.

------------------

"The fifth period of the Church, which began circa 1520, will end with the arrival of the holy Pope and of the powerful Monarch who is called 'Help >From God' because he will restore everything. The fifth period is one of affliction, desolation, humiliation, and poverty for the Church. Jesus Christ will purify His people through cruel wars, famines, plagues, epidemics, and other horrible calamities. He will also afflict and weaken the Latin Church with many heresies. It is a period of defections, calamities and exterminations. Those Christians who survive the sword, plague and famines, will be few on earth."
Ven. Bartholomew Holzhauser - Seventeenth Century

Terjemahannya:
Periode kelima dari Gereja (Katolik) yang dimulai tahun 1520, akan berakhir dengan kedatangan Bapa Suci dan Kerajaan yang kuat yang disebut 'Bantuan dari Tuhan' karena Dia akan memperbaiki semuanya kembali. Periode kelima ini adalah yang mengandung penderitaan, kehancuran, penghinaan, dan kemiskinan untuk Gereja (Katolik). Yesus Kristus akan memurnikan orang-orangNya melalui peperangan yang kejam, kelaparan, wabah penyakit, epidemi dan bencana-bencana lain yang mengerikan. DIA juga akan membawa kesengsaraan dan melemahkan Gereja Latin dengan bidaah-bidaah. Itu adalah masa kemurtadan, marabahaya, dan kemusnahan. Mereka orang-orang Kristen yang selamat dari pedang, wabah, dan kelaparan akan sedikit jumlahnya di bumi.

------------------

During this period, many men will abuse of the freedom of conscience conceded to them. It is of such men that Jude the Apostle spoke when he said: 'These men blaspheme whatever they do not understand; and they corrupt whatever they know naturally as irrational animals do... They will ridicule Christian simplicity; they will call it folly and nonsense, but they will have the highest regard for advanced knowledge, and for the skill by which the axioms of law, the precepts of morality, the Holy Canons and religious dogmas are clouded by senseless questions and elaborate arguements."
Ven. Bartholomew Holzhauser - Seventeenth Century

Terjemahannya:
Selama masa ini, banyak orang akan menyalah gunakan kebebasan akal budi yang diberikan kepada mereka. Merekalah jenis manusia yang dikatakan rasul Yudas murid Yesus ketika dia berkata: "Orang-orang ini bersumpah-serapah terhadap apapun yang tidak mereka mengerti; dan mereka merusak apapun yang mereka ketahui secara alami, seperti dilakukan oleh binatang tak berakal budi. Mereka akan mencemooh kesederhanaan Kristiani; mereka akan menyebutnya tolol dan omong kosong, tetapi mereka akan memuji-muji ilmu pengetahuan yang maju, dan untuk keahlian yang mana prinsip2 dasar hukum, aturan-aturan moral, norma-norma Suci dan dogma-dogma religius dikaburkan oleh pertanyaan-pertanyaan bodoh dan argumentasi yang berlarut-larut.

------------------

"These are the evil times, a century full of dangers and calamities. Heresy is everywhere, and the followers of heresy are in power almost everywhere...But God will permit a great evil against His Church: Heretics and tyrants will come suddenly and unexpectedly; they will break into the Church...They will enter Italy and lay Rome waste; they will burn down churches and destroy everything."
Ven. Bartholomew Holzhauser - Seventeenth Century

Terjemahannya:
Inilah masa-masa yg sangat buruk, satu abad penuh dengan bahaya dan bencana. Bidaah ada dimana-mana, dan pengikut bidaah memegang kekuasaan hampir dimana-mana. Tetapi Allah akan mengijinkan kejahatan besar terhadap Gereja-Nya: Pembangkang-pembangkang dan pemimpin lalim akan muncul tiba-tiba dan tanpa diduga-duga; mereka akan masuk menerobos kedalam Gereja. Mereka akan memasuki Italia dan membawa kehancuran Roma; mereka akan membakar gereja-gereja dan menghancurkan semuanya.

-------------------

"It was revealed to me that through the intercession of the Mother of God, all heresies will disappear. This victory over heresies has been reserved by Christ for His Blessed Mother...Before the Second Coming of Christ, Mary must, more than ever, shine in mercy, might and grace in order to bring
unbelievers into the Catholic Faith."

Venerable Mary of Agreda - Seventeenth Century

Terjemahannya:
Dinubuatkan kepadaku bahwa melalui perantaraan Bunda Allah, semua bidaah-bidaah akan menghilang. Kemenangan ini atas bidaah-bidaah telah dipersiapkan Kristus untuk Bunda-Nya Yang Terberkati. Sebelum Kedatangan Kristus Kedua-kalinya, Maria harus, lebih daripada sebelum-sebelumnya, berkilauan dalam belas kasihan, kekuasaan dan karunia untuk membawa orang-orang yang tidak percaya, kedalam Agama Katolik.

-------------------

"The most Holy Trinity confirmed the desire of my Queen, assuring that God will bless all those who, by their support and help, contribute in the making of the Holy Statue, as well as all those who help spread this devotion (to Our Lady of Good Success) throughout the centuries, making known its origin and these apparitions in the 20th century. This will be a
time of great corruption of customs...the sacred sacrament of Holy Orders will be ridiculed, oppressed and despised, for in doing this, one scorns and defiles the Church of God, and even God Himself, represented by His priests. The Demon will try to
persecute the Ministers of the Lord in every possible way..."
Sr. Marianne de Jesus Torres - Seventeenth Century

Terjemahannya:
Trinitas Maha Kudus menyetujui keinginan Ratuku (Bunda Maria), memastikan bahwa Allah akan memberkati mereka semua yang dengan dukungan dan bantuannya, turut mengambil bagian dalam pembuatan Patung Suci, sebaik mereka semua yang membantu penyebaran devosi (pemujaan) (kepada Bunda Keberhasilan Agung) sepanjang abad-abad, menyatakan asal-muasalnya dan penampakan-penampakan ini di abad ke-20. Ini adalah masa pembusukan besar-besaran terhadap tradisi-tradisi. Sakrament Suci dari Tahta Suci (Vatican) akan dicemooh, ditindas dan dimusuhi, dan ketika melakukannya, seseorang melecehkan dan menyumpahi Gereja Allah, dan bahkan Allah sendiri, yang diwakili oleh pastor-pastorNya. Iblis akan mencoba untuk mengadili Imam-imam Allah dengan segala cara.

-----------------

"God will punish the world when men have devised marvelous inventions that will lead them to forgetting God. They will have horseless carriages, and they will fly like birds"
Blessed Rembordt - Eighteenth Century

Terjemahannya:
Allah akan menghukum dunia ketika manusia telah menemukan berbagai penemuan yang mengagumkan yang membuat mereka melupakan Tuhan. Mereka akan mempunyai kereta-kereta tanpa kuda dan mereka akan terbang seperti burung.

Komentar:

Ini juga merujuk pada abad kedua puluh yang dipenuhi dengan
berbagai penemuan-penemuan di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.
Sungguh banyak manusia di abad ini yang tidak lagi mengindahkan Allah
karena kemajuan teknologi.

-------------------

"Before the war breaks out again, food will be scarce and expensive. There will be little work for the workers, and fathers will hear their children crying for food. There will be earthquakes and signs in the sun. Toward the end, darkness will cover the earth. When everyone believes that peace is assured, when everyone least expects it, the great happening will begin. Revolution will break out in Italy almost at the same time as in France. For some time the Church will be without a Pope.".
The Ecstatic of Tours - Nineteenth Century

Terjemahannya:
Sebelum perang kembali pecah, makanan akan sulit didapat dan mahal. Hanya ada sedikit lowongan kerja bagi para pekerja dan para ayah akan mendengar tangisan anaknya untuk makan. Akan ada banyak gempa bumi dan tanda-tanda pada matahari. Menjelang akhir, kegelapan akan menyelimuti bumi. Ketika semua orang percaya bahwa kedamaian sudah pasti, ketika setiap orang tidak menyangka-nyangkanya, Kejadian Besar akan mulai. Revolusi akan pecah di Italia hampir bersamaan dengan di Perancis. Untuk beberapa waktu Gereja (Katolik) akan tidak memiliki seorang Paus.

-------------------

"All states will be shaken by war and civil conflict. During a darkness lasting three days the people given to evil ways will perish so that only one-fourth of mankind will survive."
Sr. Mary of Jesus Crucified - Nineteenth Century

Terjemahannya:
Semua negara-negara akan digoncang oleh perang dan pertikaian sipil. Selama kegelapan yang berlangsung tiga hari, orang-orang yang menyerah pada Iblis akan musnah maka hanya tinggal seperempat dari umat manusia akan selamat.

-------------------

"The crisis will come on all of a sudden and the Chastisement will be worldwide." .
Marie-Julie Jahenny - Nineteenth Century

Terjemahannya:
Krisis akan datang tiba-tiba dan Penghukuman akan terjadi di seluruh dunia

-------------------
Sebagai tambahan atas wahyu/nubuat diatas, ada nubuat yang anonim dan
ditemukan di sebuah pekuburan gereja di Inggris, yang kelihatannya merujuk pada masa kini.

"When pictures look alive, with movement free, When ships like fish swim beneath the sea, When man outstripping birds can soar the sky, Then half the world deep drenched in blood shall die."
Tombstone Inscription, Kirby Cemetery, Essex, England - Seventeenth(?) Century

Terjemahannya:
Ketika gambar-gambar kelihatan hidup, dengan gerakan bebas, ketika kapal-kapal berbentuk seperti ikan berenang dibawah laut, ketika orang-orang -lebih cepat daripada burung- menerbangi angkasa, maka sebagian dunia yang digenangi oleh darah akan mati.

Komentar:

Gambar-gambar hidup yang bergerak bebas tentunya adalah televisi, dan kapal berbentuk ikan adalah kapal selam dan seterusnya adalah kapal terbang.

------------------
In 1946, just after the end of World War II, Therese Neumann, a German stigmatic and mystic, was asked by an American GI if the United States would ever be destroyed or invaded in a war. Her answer was pointed:

"No, but at the end of this century America will be destroyed economically by a series of natural disasters."

Therese Neumann, German mystic, Twentieth Century

Terjemahannya:
Pada tahun 1946, segera setelah akhir PD II, Therese Neumann, seorang stigmatic dan mistik Jerman, ditanya oleh seorang serdadu Amerika kalau-kalau Amerika Serikat akan pernah dihancurkan atau dijajah dalam
suatu perang. Jawabannya tajam:

"Tidak, akan tetapi pada akhir abad ini Amerika akan dihancurkan secara ekonomi oleh serentetan bencana alam."

Komentar:

Lihat Krisis Ekonomi yang dialami Amerika saat ini dan bencana.


-----------------
Catatan akhir penulis:

Meskipun kemungkinan bencana-bencana alam, perang saudara dan perang dunia yang dibarengi dengan wabah dan kelaparan, dan bahkan suatu tabrakan meteor atau asteroid, masa depan masih menyimpan harapan yang besar, karena suatu masa damai sedunia DIJAMIN oleh Bunda Maria di Fatima pada tahun 1917.


Jaminan ini tampaknya berhubungan dengan masa damai yang telah diwahyukan, yang dimulai oleh Bapa Suci dan Kerajaan Agung setelah masa penghukuman seperti yang diwartakan dalam banyak nubuat.

Lebih jauh lagi, pesan-pesan yang tertulis dalam penampakan-penampakan Bunda Maria yang terakhir sesuai dengan Wahyu Kitab Suci dan sejumlah wahyu/nubuat mengenai jaman ini yang terrekam sepanjang sejarah oleh individu-individu yang dikenal dalam Gereja Katolik sebagai Para Kudus (Santo/Santa). Kelihatannya, jumlah dan sifat penampakan-penampakan Bunda Maria berhubungan dengan waktu dekat di masa depan - sebuah masa yang penuh dengan kekacauan dan bencana yang akhirnya dihentikan melalui campur tangan langsung dari Allah - kemungkinan besar terjadi pada masa hidup anda semua yang membaca ini.

Bunda Maria, Bunda Surgawi kita, kelihatannya mencoba untuk memperingati anak-anakNya bahwa mereka telah sangat menghina Allah dan harus merubah diri. Dia juga memberikan kita cara untuk meringankan bencana-bencana yang akan datang, dan Dia datang untuk membawa pengharapan, kegembiraan, dan damai kembali kedalam kehidupan kita - dengan berdoa Rosario.

Read More..

Terhadap Mereka yang menolak NYA

By: Ervina Budi Wulansari

Kalau sebelumnya aku catatkan semua ayat-ayatnya yang JESUS sendiri pernah katakan kepada kita sebagai pengikutNYA, postingan kali ini aku shares catatan kecilku bagi mereka yang justru menolak-NYA. Mudah-mudahan bermanfaat dan semua ini aku ambil dari Injil kok.-Vina-
Matius 12:22-37

31 Sebab itu Aku berkata padamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. 32 Apabila seseorang mengucapkan sesuatu menentang ANak Manusia (Yesus), ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, didunia ini tidak, dan didunia yang akan datangpun tidak.

Matius 13:1-23

11 Jawab Yesus: “Kepadamu (yg menerima Yesus/pengikut Yesus) diberi karunia untuk mengetahui rahasia kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka (YG MENOLAK) tidak.


14 maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya yg berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, Kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. 15 Sebab hati bangsa ini telah menebal dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

17 Sebab Aku berkata kepadamu, sesungguhnya banyak Nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat tetapi tidak melihatnya dan ingin mendengar apa yg kamu dengar, ttp tidak mendengarnya.

Matius 15:1-20

7 Hai org2 Munafik! Benarlah nubuat nabi Yesaya tentang kamu: 8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu. 9 Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yg mereka ajarkan ialah perintah manusia 10 lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: 11 “ Dengar dan camkanlah : Bukan yg masuk kedalam mulut yg menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yg menajiskan orang.”


Yohanes 3:1-21

18 Barangsiapa percaya kepadaNYA ia tidak akan dihukum, barangsiapa yang tidak percaya, Ia telah berada dibawah hukumannya, sebab ia tidak percaya dalam namaANak Tunggal Allah.”


Yohanes 3:22-36

36 Barangsiapa percaya kepada Anak, Ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa yg tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada diatasnya.”


Yohanes 5:19-47
Kesaksian Yesus tentang dirinya

22 Bapa tdk menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, 23 supaya semua orang yg menghormati anak sama seperti mereka menghormati BAPA. Barangsiapa tidak menghormati Anak, Ia juga tidak menghormati Bapa, yg mengutus DIA.

37 BAPA yang mengutus AKU, Dialah yg bersaksi tentang AKU. Kamu tdk pernah mendengar suaraNYA, rupaNYA pun tidak menetap didalam dirimu, sebab kamu tdk percaya kepada DIA yang diutusNYA.39 Kamu menyelidiki kitab-kitab suci sebab kamu menyangka bahwa olehNYA, kamu mempunyai hidup yg kekal, tetapi walaupun kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang AKU. 40 namun kamu tidak mau datang kepadaKU untuk memperoleh hidup itu.

41 Aku tdk memerlukan hormat dari manusia 42 Tetapi tentang kamu, memang aku tahu bahwa didalam hatimu kamu tdk mempunyai kasih akan Allah.43 Aku datang dalam nama Bapaku dan kamu tidak menerima Aku, Jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu menerima dia.44 Bagaimanakah kamu bisa percaya, kamu menerima hormat seorang dri yg lain dan yg tdk mencari hormat yg datang dari ALLAH yg ESA? 45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu dihadapan Bapa, yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. 46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepadaku, sebab ia telah meneulis tentang Aku. Tetapi jikalau tidak percaya akan apa yg ditulisnya, bagaimana kamu akan percaya akan apa yg Ku katakan?


Yohanes 8:37-47

42 Kata Yesus kepada mereka: Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah dan Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri, melainkan Dialah yg mengutus Aku.43 Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasaKu? Sebab kamu tidak dapat menangkap firmanku.44 Iblislah yg menjadi Bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan Bapamu. Ia adalah pembunub manusia sejak semula dan tdk hidup dlm kebenaran, sebab didalam dia tdk ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan Bapa segala dusta. 45 tetapi karena AKU mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tdk percaya kepadaKu. 46 Siapakah diantaramu yg dpt membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepadaKU? 47 Barang siapa berasal dari Allah, Ia mendengarkan firman Allah, itulah sebabnya kamu tdk mendengarkannya, karena kamu tdk berasal dari ALLAH.


Yohanes 9:1-41

39 Kata Yesus:”Aku datang kedalam Dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yg tidak melihat, dapat melihat dan supaya barangsiapa yg tdk dpt melihat menjadi buta” 40 Kata2 itu didengar oleh bebrapa org farisi yg berada disitu n mereka bertanya kpdNYA:”apakah itu berarti bahwa kami juga buta?” 41 Jawab Yesus kepada mereka: “ Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu.”


Yohanes 10:22-39

24 Maka orang2 Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepadaNYA: Berapa lama lagikah Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau MESIAS, katakanlah terus terang kepada kami.” 25 YESUS menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tdk percaya, pekerjaan-pekerjaan yg Kulakukan dalam nama Bapaku, itulah yg memberikan kesaksian tentang Aku. 26 tetapi kamu tdk percaya, karena Kamu tdk termasuk domba-dombaKu. 27 Domba-dombaKu mendengarkan suaraKu dan AKu mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku. 28 dan AKU akan memberikan hidup yg kekal kepada mereka dan mereka pasti tdk akan binasa sampai selama-lamanya dan eorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKU.29 BapaKu yg memberikan mereka kepadaKu, lebih besar daripada siapapun, dan seorangpun tdk dpt merebut mereka dari tangan Bapa. 30 Aku dan Bapa adalah satu.


38 Tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepadaKU, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya Kamu boleh mengetahui dan mengerti bahwa Bapa didalam Aku dan AKU didalam BAPA.


Yohanes 12:37-43

37 Dan meskipun Yesus mengadakan banyak mukjizat didepan mata mereka, numun mereka tdk percaya kepdaNYA 38 supaya genaplah firman yg disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tuhan , siapakah yg percaya kpd pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?” 39 Karena itu mereka tidak dpt percaya sebab Yesaya tlh berkata juga: 40 “Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka, supaya mereka jangan melihat dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga Aku menyembuhkan mereka.”


Yohanes 12:44-50
48 Barang siapa menolak AKU, dan tidak menerima perkataanKu, Ia sudah ada hakimnya yaitu firman yang telah kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir jaman.

Read More..

Menjadi Pengikut KRISTUS

By. Ervina Budi Wulansari

Satu persatu aku catat dan aku kumpulkan ayat-ayat yang jadi favorite aku saat teduh. Supaya teman-teman semakin tahu who we are and how blessed we are. Semoga menjadi berkat bagi teman-teman, happy reading! -vina-


Matius 5:1-12

Yesuspun mulai berbicara dan mengajar murid2nya, kataNYA:
11 Berbahagialah kamu, jika karena AKU kamu dicela dan dianiaya dan kepadaMU difitnahkan segala yang jahat. 12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum AKu.

Matius 10:16-33

32 Setiap orang yg mengakui AKU didepan manusia, Aku juga akan mengakuinya didepan BAPA-KU yang disorga. 33 Tetapi barang siapa menyangkal AKU didepan manusia, Aku juga akan menyangkalnya didepan BapaKu yg disorga.”

Matius 10-:34-11:1
38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikuti AKU, ia tidak layak bagiKu, 39 barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena AKU, ia akan memperolehnya. 40 Barang siapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut AKu, ia menyambut DIA yang mengutus Aku.


Matius 13:1-23

11 Jawab Yesus: “Kepadamu (yg menerima Yesus/pengikut Yesus) diberi karunia untuk mengetahui rahasia kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka (YG MENOLAK) tidak.12 Karena siapa yg mempunyai, kepadanya akan diberikan sehingga ia berkelimpahan, tetapi siapa yg tidak mempunyai, apapun yg ada padanya akan diambil daripadanya.

16 tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar 17 Sebab Aku berkata kepadamu, sesungguhnya banyak Nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat tetapi tidak melihatnya dan ingin mendengar apa yg kamu dengar, ttp tidak mendengarnya


Matius 22:1-14

14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang terpilih.”


Markus 2:13-17

17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “ Bukan orang sehat yang memerlukan Tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Lukas 12:22-34

29 Jadi janganlah kamu mempersoalkan apa yg km makan / apa yg km minum dan janganlah cemas hatimu. 30 semua itu dicari bangsa-bangsa didunia yg tidak mengenal ALLAH. Akan tetapi Bapamu tahu bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu, 31 Tetapi carilah kerajaanNya, mk semua itu akan ditambahkan juga kepadamu.”


Yohanes 3:1-21

18 Barangsiapa percaya kepadaNYA ia tidak akan dihukum, barangsiapa yang tidak percaya, Ia telah berada dibawah hukumannya, sebab ia tidak percaya dalam nama ANak Tunggal Allah (YESUS)


Yohanes 3:22-36

36 Barangsiapa percaya kepada Anak, Ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa yg tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada diatasnya.”


Yohanes 6:25-29

37 Semua yg diberikan Bapa kepadaKU akan datang kepadaKU, dan barangsiapa datang kepadaKU, ia tidak akan KU buang.

40 Sebab inilah kehendak BapaKu, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNYA beroleh hidup yang kekal dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.

47 Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.


Yohanes 10:1-21

9 AKulah Pintu, barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan Ia akan masuk dan keluar dan mnemukan padang rumput.

11 Akulah gembala yg baik, Gembala yg baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.

14 Akulah Gembala yg baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal AKu. 15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan AKu mengenal Bapa dan AKu memberikan nyawaKu bagi domba-dombaKu.


Yohanes 10:22-39

27 Domba-dombaKu mendengarkan suaraKu dan AKu mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku. 28 dan AKU akan memberikan hidup yg kekal kepada mereka dan mereka pasti tdk akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKU.29 BapaKu yg memberikan mereka kepadaKu, lebih besar daripada siapapun, dan seorangpun tdk dpt merebut mereka dari tangan Bapa. 30 Aku dan Bapa adalah satu.


Yohanes 12:44-50

44 Tetapi Yesus berseru kataNYA: “ Barangsiapa percaya kepadaKU, Ia bukan percaya kepadaKU, tetapi kepada DIA, yg telah mengutus Aku. 45 Barang siapa melihat Aku, Ia melihat DIA, yg telah mengutus Aku. 46 Aku telah datang kedalam Dunia sebagai terang supaya setiap orang yg percaya kepadaKu, jangan tinggal didalam kegelapan.


Yohanes 14:1-14

1 Janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. 2 Dirumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.3 dan apabila Aku telah pergi kesitu dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ketempatKU, supaya ditempat dimana Aku berada, Kamupun berada.

Read More..

Hope, Faith and Love